Connect with us

Berita Teratas

Setidaknya 39 terluka dalam serangan pisau di TK Cina

Published

on

Setidaknya 39 terluka dalam serangan pisau di TK Cina

BEIJING – Seorang penjaga keamanan sekolah melukai setidaknya 39 orang dalam serangan pisau di sebuah taman kanak-kanak di China selatan pada Kamis pagi, media pemerintah melaporkan. Motifnya masih belum diketahui.

Serangan itu adalah kemunduran yang menakutkan untuk serangan mematikan di sekolah-sekolah di China selama beberapa tahun terakhir yang mendorong peningkatan keamanan dan bahwa pihak berwenang telah menyalahkan sebagian besar orang yang menyimpan dendam atau yang memiliki penyakit mental yang tidak dikenal.

Pemerintah setempat di wilayah Cangwu wilayah Guangxi mengatakan, 37 siswa dan dua orang dewasa menderita luka-luka dengan berbagai tingkat dalam serangan itu.

Media pemerintah Tiongkok mengidentifikasi penyerang sebagai penjaga keamanan di sekolah yang bermarga Li. Tersangka telah ditahan saat investigasi sedang berlangsung, kata mereka.

Penyiar negara bagian CCTV mengatakan 40 telah terluka, tiga serius, termasuk kepala sekolah, penjaga keamanan lain dan seorang siswa.

Dalam serangan sebelumnya, seorang wanita yang menggunakan pisau melukai 14 anak-anak di sebuah taman kanak-kanak di kota barat Chongqing pada Oktober 2018.

Hampir 20 anak tewas dalam serangan sekolah pada tahun 2010, mendorong tanggapan dari pejabat pemerintah terkemuka dan memimpin banyak sekolah untuk menambah gerbang dan penjaga keamanan.

Hukum Tiongkok membatasi penjualan dan kepemilikan senjata api, dan serangan massal umumnya dilakukan dengan pisau atau bahan peledak buatan sendiri.

READ  Linkard berkembang pesat di West Ham dalam kampanye comeback-nya: Mengapa?
Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Teratas

Tidak ada lagi pencapaian – Jumat, 6 Agustus 2021

Published

on

Dewan Redaksi (Jakarta Post)

Premium

Jakarta
Jumat, 6 Agustus 2021

“Nunik Heravathi Hudojo memiliki seorang ibu rumah tangga, seorang ibu, seorang guru dan sebuah rumah kos, sebuah depot dan sebuah warung yang menyajikan makanan ala rumahan.”

Kalimat di atas adalah kalimat pembuka dari artikel pertama dalam seri “Rakyat, Bukan Angka” kami, yang ditujukan untuk orang-orang yang lebih peduli dengan statistik dan banyak lagi.

Nunik, yang meninggal karena penyakit Kovit-19 pada 15 Desember 2020 di Malang, Jawa Timur, dibunuh oleh satu dari 100.636 nyawa di Indonesia pada hari Rabu, menurut catatan resmi, dan kami semua mendedikasikan halaman pertama untuk edisi Kamis kami.

Krisis kesehatan masyarakat telah mempengaruhi kita semua dalam banyak hal, dan setiap nyawa yang hilang karena penyakit adalah tragedi nasional.

Di antara rekan-rekan kami Jakarta Post, Salah satu guru senior kami kehilangan saudara laki-laki dan perempuan karena Pemerintah-19, yang lain dirawat di rumah sakit …

Baca cerita lengkapnya

Berlangganan sekarang

IDR mulai dari 55.000 / bulan

  • Akses tak terbatas ke konten web dan aplikasi kami
  • E-posting surat kabar digital harian
  • Tidak ada iklan, tidak ada batasan
  • Hak istimewa untuk acara dan program kami
  • Berlangganan buletin kami

READ  Istri presiden Ukraina dirawat di rumah sakit dengan coronavirus moderat
Continue Reading

Berita Teratas

Penggemar Marvel tidak senang dengan penghilangan Agen Carter di episode Becky’s Legends

Published

on

Episode baru Peggy Carter-centric dari seri Marvel Legends telah membuat marah beberapa penggemar — berkat penolakan Agen Carter untuk diakui secara kanonik.

Review 10 menit, bagaimana jika didesain untuk menjaring penonton…? Memperkenalkan Kapten Carter ke dunia pada bulan Agustus, ia menjelaskan sejarah karakter Haley Adwell di MCU.

Continue Reading

Berita Teratas

Mulyani mengatakan dibutuhkan Rp3 triliun untuk mengatasi perubahan iklim

Published

on

TEMPO.CO, Jakarta Menteri Keuangan Sri Mulyani Indravati pada Rabu dalam webinar CSIS mengatakan biaya kontribusi CO2 atau mitigasi perubahan iklim terlalu tinggi, dengan investasi yang dibutuhkan untuk memitigasi US$365 miliar dan bagian pemerintah mencapai 26 persen.

“Pada 2030 diperkirakan Rp3,461 triliun dan angka itu dinaikkan menjadi Rp3.779 triliun,” kata Menkeu dalam acara virtual pada 4 Agustus.

Ini berarti bahwa negara dapat merumuskan kebijakan atau kerangka kerja dengan sektor publik dan swasta secara internasional yang dapat menerjemahkan perkiraan dan mengisi kesenjangan keuangan dan mencapai komitmen perubahan iklim.

Bapak Mulyani menjelaskan bahwa 2030 akan menjadi tonggak perubahan iklim dan momen penting bagi banyak negara yang telah berjanji pada Perjanjian Paris.

Menteri juga mencontohkan bencana alam global seperti bencana banjir di Jerman, kebakaran hutan di Turki dan California, yang semuanya mendorong negara-negara untuk mewujudkan komitmen ini.

“Perubahan iklim itu nyata dan ketersediaannya menyusut karena dunia saat ini memanas lebih dari 1 persen,” katanya. Sri Mulyani.

Melangkah: Shri Mulyani memprediksi kenaikan anggaran kesehatan 2021 akan lebih dari Rp300tn

Hendardio Honky

READ  Jajak pendapat Biden: Mantan Wakil Presiden meraih tonggak sejarah Hillary Clinton tidak pernah: 50% mayoritas mendukung
Continue Reading

Trending