Connect with us

Berita Teratas

Selain menemukan inovasi, LIPI juga mengkaji dampak COVID-19

Published

on

Pada 18 Juni 2020, LIPI merilis dampak PSBB terhadap aktivitas kehidupan masyarakat. Survei menunjukkan bahwa selama pelaksanaan PSBB, 3,2 persen responden mengaku sama sekali tidak keluar rumah; 82,5 persen responden hanya keluar rumah untuk membeli kebutuhan pokok; 10,6 persen meninggalkan rumah untuk bekerja; Sedangkan sisanya melakukan aktivitas di luar rumah, seperti sebelum pandemi COVID-19.

Dari data responden yang terus keluar rumah, 50 persen mengaku tidak bisa meninggalkan pekerjaannya dan 33,3 persen karena merasa bukan bagian dari kelompok rentan.

“Survei ini dilakukan secara online pada 3-12 Mei 2020 dengan total 919 responden valid berusia 15 tahun ke atas di wilayah PSBB DKI, Jakarta, Jawa Barat, dan Banten,” kata Deny Hidayati, peneliti di LIPI Population Research Center. .

Menurut peneliti Puslitbang Kependudukan LIPI Rusli Cahyadi, sebenarnya masyarakat mendukung kebijakan PSBB pemerintah, namun pelonggaran PSBB, seperti di sektor transportasi, membuat bingung masyarakat.

“Masyarakat berharap ada ketegasan berupa sanksi bagi pelanggar kebijakan karantina kawasan dengan menciptakan payung hukum yang jelas dan tegas,” kata Rusli dalam keterangan resmi LIPI.

Kunci penting yang harus dilakukan dalam konteks ilmu sosial adalah terkait dengan norma sosial yang terbentuk di masyarakat. Salah satunya adalah ketaatan masyarakat untuk mengikuti anjuran pemerintah.

READ  Kepala sekolah Vermont ditempatkan cuti melalui pos Facebook di BLM
Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Teratas

Siapa yang berisiko terkena diabetes, inilah jawabannya

Published

on

TRIBUNJAMBI.COM – Siapa yang berisiko diabetes? Sekelompok orang dengan potensi risiko penyakit diabetes ini adalah mereka yang berusia di atas 15 tahun.

Selain penderita itu diabetes juga berpotensi menyerang mereka yang mengalami obesitas atau kelebihan berat badan. Bagi yang mengalami hipertensi (140/90 mmHg) harus waspada karena juga beresiko terserang. diabetes.

Hal lainnya adalah pemilik kolesterol tinggi, memiliki riwayat keluarga diabetes millitus, menderita penyakit kardiovaskular.

Baca juga: Apa Penyebab Diabetes? Kurangi Makanan Ini

Baca juga: Obat Batu Ginjal, Mencegah Komplikasi Diabetes Hingga Asam Urat, Manfaat Air Rebus Daun Salam

Baca juga: Bahan Alami untuk Mengontrol Gula Darah dan Mencegah Komplikasi Diabetes – Belimbing, Kayu Manis, Ciplukan

Baca juga: Manfaat Petai untuk Kesehatan – Obat Impotensi, Obat Diabetes hingga Asam Urat

Baca juga: Sikap Sherrin Tharia Usai Masalah Bodoh Zumi Zola Mengalami Diabetes Yang Mengganggu Penglihatan Disorot

Berdasarkan Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) dari Kementerian Kesehatan Indonesia Pada tahun 2013, sekitar 12 juta penduduk Indonesia yang berusia di atas 15 tahun mengalami hal ini diabetes tipe 2. Namun, hanya 26 persen yang didiagnosis. Selebihnya, tidak menyadari bahwa mereka dipukul diabetes tipe 2.

Sedangkan International Diabetes Federation tahun 2015 memiliki data jumlah penderita diabetes di Indonesia diperkirakan ada 10 juta orang. Usia mereka berkisar antara 20-79 tahun.

Untuk dihindari diabetes, hati-hati dalam menentukan pilihan menu makan. Salah-salah kamu bisa sakit diabetes. Memang ada beberapa makanan penyebab penyakit yang dikenal dengan silent killer.

Diabetes yang juga kita sebut diabetes merupakan ancaman bagi kesehatan karena dapat menimbulkan komplikasi yang sangat berbahaya.

Komplikasi diabetes yang harus Anda waspadai antara lain luka sulit sembuh, daya tahan tubuh menurun, daya ingat lemah, penyakit jantung, stroke, tinja dan kerusakan saraf.

READ  Selamat dari kecelakaan maut di Red Bull Ring, inilah ekspresi terkejut Rossi: Okezone Sports

Baca juga: Teh Minimalkan Risiko Stroke, Kopi Cegah Risiko Diabetes Tipe 2, Haruskah Anda Pilih Kopi atau Teh?

Baca juga: Dianggap sebagai salah satu pemicu diabetes, berikut cara mengonsumsi nasi putih yang aman dan sehat!

Baca juga: Cegah Komplikasi Diabetes, Hindari Lima Jenis Makanan Yang Bisa Bikin Fatal

Baca juga: Sering haus dan kencing keruh, gejala diabetes yang sering tidak disadari, berikut 9 tandanya

Baca juga: Khasiat Daun Salam Efektif untuk Diabetes dan Kesehatan Jantung, Ternyata Karena Senyawa Ini

Selain itu berbagai jenis kanker, misalnya kanker prostat, kanker payudara, kanker usus besar, dan kanker endometrium.

Untuk menghindari diabetes, jadi kamu harus mengurangi makanan berkarbohidrat tinggi dan rendah serat. Makanan tinggi karbohidrat dan rendah serat antara lain tepung putih, pasta, nasi, roti putih.

Makanan ini mudah dicerna oleh tubuh. Kemudian, berubah menjadi glukosa lebih cepat. Dengan demikian, dapat menyebabkan lonjakan gula darah dan insulin. Sehingga, terkadang makanan tersebut bisa memicu diabetes.

Apakah Anda ingin sehat? pilih makanan sumber karbohidrat dari jenis seratnya. Perlu diketahui, tubuh tidak memecah serat dengan cara yang sama seperti karbohidrat lainnya. Jadi, makanan berkarbohidrat jenis serat tidak cepat menaikkan kadar gula darah.

Contoh sumber karbohidrat dari jenis serat ini adalah buah-buahan, sayur mayur, kacang-kacangan. Selain biji-bijian, seperti nasi merah, oatmeal, roti gandum. (tribunjambi.com)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul “Mengapa Banyak Orang Indonesia Terkena Diabetes?”, Klik untuk membaca:
https://lifestyle.kompas.com/read/2018/08/11/181800620/kenapa-banyak-orang-indonesia-yang-kena-diabetes-

Continue Reading

Berita Teratas

Harga Ram HP 6GB Termurah Mulai 1 Jutaan Oktober 2020: Ada Vivo, Oppo, Xiaomi, dan Infinix

Published

on

Meski beberapa produk ponsel dengan RAM tinggi harganya mahal, nyatanya beberapa produk yang diproduksi oleh produsen ponsel tersebut bisa dimiliki dengan harga yang terjangkau.

Untuk itu, Lamongan Today mencoba menghadirkan berbagai pilihan ponsel RAM 6BG yang dikutip dari situsnya carisinyal.com.

Baca juga: Harga Vivo V17 HP RAM 8GB Habis Turun Jadi 1 Jutaan, Beli Saja!

  1. Redmi Note 8

Redmi Note 8 dipasarkan di Indonesia dalam beberapa varian memori, salah satunya RAM 6 GB dan ROM 128 GB. Varian ini merupakan salah satu rekomendasi terbaik untuk jajaran varian di seri ini.

Smartphone ini menawarkan sejumlah keunggulan di kelas harganya. Keunggulan pertama adalah desainnya yang mencolok dibuat bagian depan dan belakang yang kokoh dengan lapisan Gorilla Glass 5.

Karenanya, Anda tidak perlu khawatir lagi saat perangkat bersentuhan dengan benda tajam yang sering berada di saku celana atau tas Anda, seperti kunci misalnya.



Baca juga: Harga Vivo V17 HP RAM 8GB Habis Turun Jadi 1 Jutaan, Beli Saja!

Selain itu, ponsel ini juga menawarkan tampilan yang lebar dengan tingkat kecerahan dan kontras yang baik.

Ponsel dibuat Xiaomi ini juga menghadirkan pengaturan kamera belakang yang bagus, cocok untuk Anda yang menyukai fotografi.

Harga: Rp 1.590.000

Editor: Nugroho

Sumber: carisinyal.com, shopee



Tag



Baru

Continue Reading

Berita Teratas

6 Tips Mengatasi Asam Lambung Tanpa Obat, Cukup Menyesuaikan Kebiasaan

Published

on

RINGTIME BANYUWANGI – Refluks asam terjadi ketika isi lambung naik ke esofagus, yang dikenal sebagai regurgitasi asam atau refluks gastroesofagus.

Jika gejala ini bertahan lebih dari dua kali seminggu, Anda mungkin mengalami gejala yang dikenal sebagai penyakit refluks gastroesofageal (GERD).

Gejala asam lambung Meningkatnya atau GERD yang menyebabkan ketidaknyamanan seperti sensasi terbakar atau rasa terbakar di dada yang bisa naik ke leher, ini bisa disebut mulas atau sensasi terbakar di dada.

Sebab asam lambung kenaikan biasanya disebabkan oleh tekanan pada perut saat hamil, obesitas, sindrom hernia lambung, alkohol, merokok, diabetes, dan asma.

Gejala yang sering terjadi pada penderitanya asam lambung tinggi atau GERD, yang meliputi mulut asam, sakit tenggorokan, mual, muntah, kembung, kesulitan menelan, suara serak, batuk, nyeri dada, dan cegukan.



Baca juga: Sorotan aktivitas belanja, ShopeePay Deals Rp1 hadir di Euphoria 11.11

Untuk mengatasi asam lambung kelebihan bisa dilakukan dengan mengatur kebiasaan sehari-hari, berikut ini hal yang bisa Anda lakukan ringtimesbanyuwangi.com diringkas dari 99.co.

1. Perhatikan porsi makan

Jangan makan terlalu banyak dalam porsi besar dalam satu waktu, hal ini justru akan membuat iritasi asam lambung meningkat.

READ  Walikota DC memiliki 'Black Lives Matter' yang dilukis di jalan dekat Gedung Putih
Continue Reading

Trending