Connect with us

Ekonomi

Saham LQ45 ini PER rendahnya, masih menarik?

Published

on

ILUSTRASI. Tren IHSG menguat belakangan ini. Meski IHSG menguat, sejumlah saham yang tercatat di Indeks LQ45 masih memiliki price to earning ratio (PER) yang rendah.

Reporter: Akhmad Suryahadi | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) cenderung bergerak menguat belakangan ini. Dalam satu bulan perdagangan, IHSG mengalami penguatan 1,80%. Sementara dalam tiga bulan perdagangan, IHSG menguat 12,62%.

Namun sejumlah saham yang tercatat di Indeks LQ45 masih memilikinya rasio harga terhadap pendapatan (PER) rendah. Untuk diketahui, PER adalah rasio antara harga saham dan laba bersih per saham. Secara umum terdapat asumsi bahwa semakin kecil angka PER maka harga saham akan semakin murah dibandingkan dengan saham lain pada sektor usaha yang sama.

Salah satu saham dengan PER terkecil adalah saham PT Sri Rejeki Isman Tbk (SRIL). Saham emiten tekstil ini hanya memiliki PER 2,74 kali. Saham perbankan milik negara yaitu PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) hanya memiliki PER 5,07 kali.

Baca juga: 10 saham ini yang tertinggal IHSG, perhatikan rekomendasi analis

Saham emiten pertambangan yaitu PT Adaro Energy Tbk (ADRO) memiliki PER 5,45 kali, dan saham PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) dengan PER 9,38 kali.

Lantas, apakah PER yang kecil membuat saham-saham tersebut tetap menarik dan murah secara valuasi?

Analis Panin Sekuritas William Hartanto mengatakan saham dengan PER kurang dari 10 kali dianggap murah. “Apalagi jika dibandingkan dengan emiten di industri yang sama,” kata William, Minggu (9/8).

Meski demikian, menurut William, PER tidak selalu menjadi acuan untuk menilai valuasi suatu saham. Terkadang nilai PER yang besar juga disebabkan karena pelaku pasar menganggap saham tersebut tergolong ‘mahal’, misalnya karena prospeknya yang dinilai positif di masa mendatang. Kemungkinan lainnya adalah emiten memiliki pertumbuhan yang stabil sehingga PER yang tinggi dianggap wajar.

READ  Honda Jazz Terbaru Hadir dengan Atap Sunroof

Dari beberapa saham di atas, William menilai saham PGAS, BBNI dan ADRO masih akan menarik. Pasalnya, saham-saham tersebut relatif murah dalam PER dibandingkan dengan saham emiten di sektor yang sama.

Namun, William menilai saham SRIL masih kurang menarik. Dari sisi PER, saham emiten tekstil terbesar di Indonesia ini relatif kecil, namun perdagangannya juga relatif sepi. Hal ini mencerminkan bahwa pelaku pasar tidak tertarik dengan saham ini.

Baca juga: Ini menjadi rekomendasi portofolio investasi di tengah resesi

DONASI, Dapatkan Voucher Gratis!

Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terima kasih atas perhatiannya, terdapat voucher gratis senilai donasi yang dapat digunakan berbelanja TOKO SELAMAT.


Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ekonomi

Menunggu Mobil Baru Honda, Meluncur Akhir Tahun Ini?

Published

on

JAKARTA, KOMPAS.com – 2020 hampir berakhir, tetapi PT Honda Prospect Motor (HPM) belum diluncurkan mobil baru. Selama 9 bulan berjalan tahun ini, Honda masih tetap berpegang pada model yang sudah ada.

Meskipun saya tidak punya produk baruPenjualan Honda diklaim mengalami tren positif saat pandemi. Dimana pada September, penjualan retail tercatat 5.835 unit, naik 20 persen dibanding bulan sebelumnya.

Yusak Billy, Direktur Inovasi Bisnis dan Penjualan & Pemasaran PT Honda Prospect Motor (HPM), menyebutkan ada sejumlah cara untuk merangsang pasar.

Baca juga: Pelat Lisensi Kendaraan Listrik Yang Sah Memiliki Tanda Warna Biru Khusus

KHUSUS Ilustrasi penjualan mobil.

Tentunya menghadirkan produk baru adalah salah satu caranya. Namun selain itu produsen dapat memanfaatkan program pembelian dan melakukan digital marketing melalui berbagai kegiatan yang diadakan secara virtual.

Penyegaran produk Itu adalah strategi kami untuk meningkatkan penjualan selain program penjualan. Jadi untuk waktu atau modelnya mengikuti kondisi pasar, “kata Billy, dalam konferensi virtual (19/10/2020).

Ia mengatakan, kehadiran produk baru menjadi kebutuhan di tengah kondisi pasar yang tidak stabil akibat badai pandemi.

Baca juga: Mengapa bus tidak mematikan mesinnya saat diisi solar?

Ekspor Honda Brio ke Filipinaдок.ХПМ Ekspor Honda Brio ke Filipina

Billy memberikan sinyal bahwa pihaknya akan segera memperkenalkan produk baru saat pasar mulai stabil. Dan menjelang kuartal keempat tahun ini, PT HPM mulai merasakan tren positif.

Berdasarkan data Gaikindo, Honda Brio menjadi model paling laris pada September lalu. Untuk Brio Satya jumlahnya mencapai 2.507 unit, meningkat 33 persen dibanding bulan sebelumnya.

Sedangkan Brio RS meraih 1.115 unit, meningkat 80 persen dari Agustus 2020 sebanyak 621 unit. Secara akumulatif pada Januari-September tahun ini, Honda sudah mengumpulkan 55.548 unit.

READ  Pengusaha Pusat Perbelanjaan Pastikan Mereka Akan Mematuhi Semua Halaman Pengetatan PSBB

Baca juga: Sri Mulyani Tolak Usulan Pajak Nihil, Ini Kata Produsen Mobil

Honda HR-VSEMENTARA. HONDA PROSPECT MOTOR Honda HR-V

“Mengenai waktu peluncurannya, kita akan lihat seperti apa kondisi pasarnya, jadi belum bisa dikatakan kapan akan disegarkan,” ucapnya.

“Apa kebutuhan pasar, konsumen seperti apa. Kapan dia menyegarkan Kami terus belajar, kalau ada waktu akan segera kami informasikan, ”kata Billy.

Continue Reading

Ekonomi

Luhut pernah ditelpon Tesla soal pabrik, apakah lahan sudah siap?

Published

on

Jakarta, CNBC Indonesia – Kabar mengejutkan mengenai rencana Tesla masuk ke Indonesia melalui pembangunan pabrik baterai disambut baik oleh pengelola kawasan industri. Menteri Perindustrian Agus Gumiwang mengungkapkan, pemerintah akan mendorong Tesla masuk ke kawasan industri Batang. Bahkan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Pandjaitan telah mendapat telepon dari Tesla tentang rencana pembangunan pabrik baterai lithium.

Apakah lahan untuk investor seperti Tesla sudah siap?

Direktur Operasional PT KIW (Persero) Ahmad Fauzie Nur mengatakan terus memantau perkembangan investor yang akan masuk ke Indonesia. Salah satu hal yang paling menyedot perhatian saat ini adalah rencana masuknya pemain mobil listrik besar dunia, Tesla by Elon Musk, yang sedang menjajaki pembangunan pabrik baterai di Indonesia.


Untuk menyambutnya, persiapan terus dilakukan oleh konsorsium PT KIW bersama PT PP (Persero), PTPN IX dan Perusda Batang untuk mengembangkan dan mengelola Kawasan Industri Terpadu (KIT) Batang.

“KIT Batang siap terima,” kata Fauzie kepada CNBC Indonesia, Senin (19/10).

Ia mengatakan konsorsium KIT Batang menyambut baik kabar tersebut. Apalagi, ada rencana 153 perusahaan sudah antri untuk bisa membangun bisnisnya di Indonesia.

“Untuk itu, kami percepat pembangunan KIT Batang. Penyiapan lahan dan dukungan pembangunan infrastruktur secara paralel juga terus dilakukan. KIT Batang optimistis dengan percepatan yang ada saat ini akan menarik lebih banyak investor di KIT Batang,” ucapnya. Fauzie.

Penyiapan lahan tahap pertama seluas 450 hektar diharapkan siap pada Triwulan I-2021. Tidak berhenti pada tahap pertama, penyiapan lahan juga berlanjut untuk tahap selanjutnya pada cluster 1 (satu) seluas 3.100 hektar. Total luas target KIT Batang sekitar 4.300 Ha.

Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang membenarkan soal rencana Tesla tersebut, ia mengatakan nantinya Tesla akan diarahkan untuk membangun pabrik di Batang. Saat ini proses pembahasan antara Tesla dan pemerintah masih berlangsung.

READ  [POPULER TREN] Cara Mendapatkan Token Listrik Gratis September | Syarat dan Mekanisme Uang Tunai Rp 500.000 Halaman semua

“Sedang berlangsung pembahasan, arahnya ada (Batang),” kata Agus kepada CNBC Indonesia, Senin (19/10).

Kabar ketertarikan Tesla membangun pabrik baterai di Indonesia sudah berkembang sejak bulan lalu. Bahkan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Penanaman Modal Jenderal TNI (Purn) Luhut Binsar Pandjaitan mengaku dipanggil Tesla.

“Saya ingin sampaikan lagi banyak yang tertarik berinvestasi di Indonesia, saya baru mendapat telepon dari Tesla di Amerika, mereka juga berminat membangun baterai (pabrik) lithium di Indonesia,” kata Luhut Rabu (9/9) 9/2020).

[Gambas:Video CNBC]

(Hai, Hai)


Continue Reading

Ekonomi

Adaro Energy (ADRO) membantah rumor akuisisi saham PLTU Paiton

Published

on

ILUSTRASI. Suasana Kompleks PLTU Paiton

Reporter: Dimas Andi | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. PT Adaro Energy Tbk (ADRO) melalui anak perusahaannya, Adaro Power & Adaro Water, menepis laporan bahwa mereka berencana bermitra dengan PT TBS Energi Utama Tbk (TOBA) sebelumnya bernama PT Toba Bara Sejahtra untuk mengakuisisi 45,5% saham Mitsui Corp Jepang di Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Paiton.

Direktur Utama Adaro Power & Adaro Water Wito Krisnahadi mengatakan saat ini pihaknya belum berencana mengakuisisi saham di PLTU Paiton. “Kami juga tidak ada kerja sama dengan TKEDUA terkait hal ini, ”ujarnya, Senin (19/10).

Sebelumnya, manajemen ADRO memang sempat melakukan kajian internal terkait peluang di PLTU Paiton yang dikelola Paiton Energy. Namun, saat itu belum ada kepastian apakah perseroan benar-benar tertarik untuk ikut ambil bagian dalam Paiton Energy atau tidak.

“Karenanya belum ada kepastian untuk ikut,” ujarnya Kepala Komunikasi Perusahaan Adaro Energy Febriati Nadira saat dihubungi Kontan.co.id, beberapa waktu lalu.

Baca juga: Adaro Energy (ADRO) mendukung rencana insentif untuk izin usaha pertambangan

Sampai tulisan ini dibuat, Direktur TOBA Pandu Patria Sjahrir dan Sekretaris Perusahaan TOBA Pingkan Ratna Melati belum memberikan konfirmasi atau menjawab pertanyaan Kontan.co.id terkait masalah akuisisi saham PLTU Paiton.

Asal tahu saja, saat ini mayoritas saham PLTU Paiton dimiliki oleh Mitsui Corp, yakni 45,5%. Namun, Mitsui dikabarkan akan melepas seluruh kepemilikan sahamnya di pembangkit listrik 2.045 megawatt (MW) tersebut.

Selain Mitsui, ada beberapa investor asing lainnya yang memiliki saham di PLTU Paiton yang berlokasi di Probolinggo, Jawa Timur. Diantaranya, Nebras Power Qatar yang memiliki 35,5% saham, dan Jera, perusahaan patungan antara Tokyo Electric Power Group dan Chubu Electric Power Group, yang memiliki 14% PLTU. Sisa 5% saham PLTU Paiton dimiliki oleh TOBA.

READ  Genset Terlalu Banyak, Listrik PLN Berlebihan

Mengutip situs resmi Paiton Energy, PLTU Paiton didirikan pada tahun 1994 dan mampu menghasilkan listrik sekitar 13.500 GWh per tahun. PLTU ini menyumbang sekitar 10% dari konsumsi listrik tahunan di Pulau Jawa.

DONASI, Dapatkan Voucher Gratis!

Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terima kasih atas perhatiannya, terdapat voucher gratis senilai donasi yang dapat digunakan berbelanja TOKO SELAMAT.


Continue Reading

Trending