Connect with us

Berita Teratas

Resmi, Begini Harga Realme 7 dan Realme 7i di Indonesia

Published

on

Jakarta

Realme secara resmi merilis dua pahlawan baru di negara ini. Berikut spesifikasi lengkap dan harganya Realme 7 dan Realme 7i di Indonesia.

Realme 7

Realme didukung oleh Helio G95 pertama di dunia. Chipset ini diklaim membawa peningkatan yang signifikan dibanding pendahulunya Helio G90t. Menyematkan RAM 8GB dan ROM 128GB.

Baterainya memiliki kapasitas lebih besar, yakni 5.000 mAh. Dilengkapi dengan Dart Charge 30W.

“Mampu mengisi 50% waktu dalam 20 menit, 100% hanya 65 menit,” jelas Felix Christian, Product Manager Realme Indonesia saat peluncuran online.

Daya tahan baterainya juga dibuat lebih awet dibandingkan Realme 6. Juga diberikan Super Power Saving Mode yang berguna saat trevelling.

Layar Realme 7 berukuran 6,5 inci dengan resolusi Full HD + dan rasio screen to body sebesar 90,5%. Mengikuti tren, ponsel ini mengusung dukungan refresh rate 90Hz dan sampling rate 120Hz.

Realme 7 Foto: Adi Fida Rahman / detikINET

Artinya layar bisa menangkap sentuhan jari 120 kali per detik. Ini berguna untuk bermain game tanpa penundaan, jelas Felix.

Ada empat kamera yang dibenamkan di bagian belakang. Kamera 64 MP utamanya menggunakan Sony IMX682.

Bersama dengan kamera ultrawide 8 MP, makro 2 MP, dan B&W 2 MP. Dilengkapi pula dengan fitur starry mode, night filter, UIS & UIS Max, slo-mo dan ultra wide angle video.

Kamera depannya 16 MP. Realme menyediakan fitur HDR otomatis, AI Beauty, Portrait Mode, Portrait Night Mode, Time Lapse dan Slow-motion.

Khusus untuk versi Indonesia, Realme 7 memiliki fitur NFC. Terdapat sidik jari di bagian pinggir bodi dan memiliki dual SIM Card + microSD.

Realme 7i

Realme 7i diluncurkan secara global di Indonesia. Ponsel ini hadir dengan kamera 64 MP, disandingkan dengan lensa ultra wide 8 MP, lensa 2 MP B&W, dan makro 2 MP.

READ  Groupon menawarkan kesepakatan kembang api di tengah peningkatan kembang api

“Kami menyediakan fitur perekaman Cinema Mode. Menghadirkan rasio 21: 9, kami dapat menciptakan efek kreatif agar terlihat dramatis. Sangat cocok bagi yang ingin belajar membuat video pendek atau vlog sinematik,” ujar Krisva Angnieszca, PR. Manajer Realme Indonesia di acara tersebut. sama.

Kamera depannya sendiri berukuran 16 MP. Sony memasangkan sensor Sony IMX471.

Soal layarnya mengusung layar 6,5 inci dengan resolusi HD +. Hadir pula dukungan refresh rate 90 Hz yang menjanjikan layar mulus.

Realme 7Foto Realme 7i: Realme

“Kami menyediakan mode Auto Switch yang memudahkan pengguna untuk mengubah refresh rate 60Hz saat membuka aplikasi yang tidak mendukung 90Hz, tujuannya untuk menghemat baterai,” kata Krisva.

Baterai Realme 7i berkapasitas 5.000 mAh diklaim mampu bertahan hingga 34 hari standby. Menyediakan dukungan pengisian cepat 18W.

Dapur pacunya memiliki Snapdragon 662 dengan RAM 8GB dan ROM 128GB. Terdapat slot triple, terdiri dari dual SIM card dan microSD.

Harga

Realme 7i hadir dalam varian warna Aurora Green dan Polar Blue. Harganya Rp 3.199.000 dengan flash sale harga Rp 3.099.000.

Flash sale akan digelar pada 18 September pukul 10.00 WIB di Lazada, Akulaku dan Realme.com. Pelanggan akan diberikan Realme Buds Classic secara gratis. Realme 7i mulai dijual di seluruh Indonesia pada 19 September.

Sementara Realme 7 memiliki pilihan warna Mist Blue dan Mist White. Harganya Rp 3.999.000 dengan banderol flash sale Rp 3.899.000.

Flash sale akan digelar pada 18 September pukul 13.00 WIB di Lazada, Akulaku dan Realme.com. Pelanggan akan diberikan Realme Buds Classic secara gratis. Realme 7 mulai dijual

Menonton video “Ada tanda-tanda kehidupan, planet Venus langsung menjadi prioritas NASA
[Gambas:Video 20detik]
(afr / fay)

READ  Vietnam: How this country of 95 million kept its coronavirus death toll at zero
Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Teratas

Deteksi Dini HIV / AIDS Pemerintah Kota Tangerang di Tengah Pandemi COVID-19

Published

on

Meski penanganan pandemi COVID-19 menjadi prioritas utama, Pemerintah Kota Tangerang tetap mengambil langkah pencegahan penyebaran penyakit menular lainnya, seperti melakukan deteksi dini HIV / AIDS di 73 puskesmas di Kota Tangerang. (Foto: tangerangkota.go.id)

Tangerang – Meski penanganan pandemi COVID-19 menjadi prioritas utama, Pemerintah Kota atau Pemerintah Kota Tangerang tetap melakukan langkah-langkah pencegahan penyebaran penyakit menular lainnya seperti HIV / AIDS.

Dikutip BantenHits.com Dari laman tangerangkota.go.id, dalam rangka memperingati Hari AIDS Sedunia, Pemerintah Kota Tangerang melalui Dinas Kota Tangerang menggelar Deteksi Dini Penyakit HIV yang dilakukan serentak di 73 puskesmas di 13 kecamatan, Selasa, 1 Desember 2018. , 2020.

Kepala Dinas Kesehatan dr. Liza Puspadewi yang ditemui saat pantauan langsung pendeteksian di Puskesmas Karawaci Baru mengatakan, kegiatan ini melibatkan komunitas ODHA di Kota Tangerang, serta ibu hamil yang ingin melaksanakannya. deteksi sedini mungkin.

“Kegiatan ini dilakukan untuk mendeteksi ODHA sedini mungkin agar bisa segera ditangani dan angka kematiannya menurun,” ujarnya di Puskesmas Karawaci Baru, Selasa, 1 Desember 2020.

Salah satu ODHA, Bejo, mengatakan seharusnya tidak ada lagi stigma buruk tentang penderita AIDS. Namun, dukungan itulah yang menjadi peningkatan moral bagi ODHA. Menurutnya, selama ini Pemerintah Kota Tangerang sangat baik dalam mendampingi ODHA.

“Kami sangat sedih dan sangat sedih jika masih ada orang yang mengecualikan kami. Kami hanya butuh dukungan untuk bisa terus berkarya dan berkarya, “pungkasnya.

Selain itu, meski tidak ada ODHA di wilayah Gembor, Kabupaten Periuk, Dinas Kesehatan melalui Puskesmas setempat juga terus melakukan deteksi dini di Puskesmas Gembor dengan melibatkan 20 ibu hamil.

“Meski tidak ada ODHA, kami terus berupaya melakukan deteksi dini agar tidak muncul kasus yang berulang. Utamanya kami mendeteksi orang-orang yang berpotensi seperti ibu hamil dan penderita tuberkulosis,” kata Ketua Gembor. Puskesmas, Andi Hidayat.

READ  Vietnam: How this country of 95 million kept its coronavirus death toll at zero

Dinas Kesehatan Kota Tangerang juga menargetkan dalam 10 tahun ke depan tidak ada lagi kasus penularan HIV AIDS dari ibu ke anak, melalui program deteksi dini HIV AIDS yang dilakukan pada ibu hamil. (Advertorial)

Continue Reading

Berita Teratas

Qualcomm Akan Bekerja pada Game Smartphone?

Published

on

Qualcomm Snapdragon 888. Foto: Gizchina

jpnn.com, JAKARTA – Qualcomm baru-baru ini membantah laporan bahwa perusahaan sedang mengembangkan lini smartphone gamingnya sendiri.

Hal tersebut diungkapkan langsung oleh Qualcomm di sela-sela perkenalan prosesor Snapdragon 888 terbaru di ajang tahunan Snapdragon Tech Summit 2020.

Presiden Qualcomm China Frank Meng menjelaskan, mereka memang membuat banyak prototipe smartphone untuk mendemonstrasikan teknologi perusahaan kepada mitranya, bukan untuk pengguna umum.

“Kami akan terus melakukannya ke depan, tapi prototipe smartphone tidak akan dijual secara komersial,” kata Frank Meng, seperti dikutip Gizchina, Kamis (3/12).

Frank menambahkan, prototipe smartphone tidak dirancang untuk pasar konsumen.

Selain itu, Frank juga menjelaskan bahwa belum ada rencana untuk mengubah model bisnis Qualcomm saat ini.

Qualcomm memang sempat dikabarkan akan membuat ponsel gaming. Untuk pengembangan ponsel Gamin, Qualcomm akan menggandeng perusahaan asal Amerika Serikat, Asus.

Namun sayangnya belum ada konfirmasi dari Qualcomm dan Asus terkait laporan tersebut. (ddy / jpnn)

Yuk, tonton juga video ini!

READ  Artis Christo meninggal pada usia 84
Continue Reading

Berita Teratas

Semua pihak harus bekerja sama untuk menghindari terciptanya kasus baru HIV / AIDS

Published

on

Balitribune.co.id | Denpasar – – Ibu Putri Suastini Koster mengajak seluruh pemangku kepentingan baik masyarakat maupun pemangku kepentingan, organisasi kemasyarakatan, pemerintah dan lainnya untuk bersinergi mewujudkan Indonesia khususnya Bali yang tidak (nol) kasus HIV baru. / Memiliki AIDS.

Harapan tersebut tersampaikan satu arah saat menjadi keynote speaker pada talk show Mabes Pramuka Bali, Selasa (12/1) lalu, secara virtual melalui aplikasi zoom Kantor Gubernur Bali, Jayasabha Denpasar.

Selain itu, ia yang juga menjabat sebagai Ketua Dewan Kehormatan Kwarda Bali mengatakan bahwa seluruh masyarakat yang saat ini terkena pandemi Covid-19 menghadapi ancaman virus lain seperti HIV-AIDS dan penyalahgunaan zat yang akan menjadi generasi emas. dari masa depan. hancurkan bangsa, jangan lupa.

Untuk itu berbagai upaya sosialisasi, edukasi kepada masyarakat tentang virus HIV / AIDS dan bahaya narkoba harus terus dilakukan secara masif dan berkesinambungan. “Kita bersama dan tidak pernah berhenti dan bosan selalu bersosialisasi, mendidik, mengenang, mengingatkan masyarakat tentang HIV-AIDS dan bahaya penyalahgunaan zat. Bersama-sama kita akan menciptakan nihil (nol) kasus baru HIV-AIDS di Bali,” ujarnya. .

Dalam talkshow, “Jauhi HIV / AIDS – Dekat dengan Orang dengan HIV,” pendamping nomor satu di Bali itu mengajak masyarakat untuk mengubah stigma negatif ODHA (ODHA). Stigma dan diskriminasi negatif yang dihadapi ODHA dapat membuat mereka tidak mengetahui bahwa dirinya adalah HIV positif. “Jangan sampai ODHA yang sakit jasmani sakit jiwa karena dianiaya di masyarakat. Kami membangun keterbukaan untuk melihat apakah mereka tertular virus. Seharusnya tidak ada diskriminasi dan tidak ada hal negatif. Stigma terhadap ODHA lebih banyak,” ujarnya berharap.

Di akhir masa kepemimpinannya, perempuan multi talenta ini mengajak seluruh komponen untuk meningkatkan sosialisasi dan edukasi terkait upaya pencegahan penyebaran HIV-AIDS di masyarakat dengan mengadvokasi gerakan hidup sehat seperti: B. loyalitas kepada pasangan dan penolakan obat yang dapat menularkan HIV-AIDS melalui suntikan.

Selain itu, semua pihak harus terus mendorong para penderita HIV-AIDS untuk menjalani pemeriksaan kesehatan dan penggunaan narkoba secara rutin. “Saya tegaskan lagi, jauhi faktor risikonya, bukan penderitanya. Jauhi virus dengan menerapkan pola hidup sehat dan menghindari seks bebas,” kata Ibu Putri Koster.

Talkshow sore itu juga menghadirkan sejumlah pembicara lainnya diantaranya AKBP I Ketut Suandika SH MH selaku ketua P2M BNNP Bali, Dr. I Made Oka Negara SKed MBiomed selaku Ketua Forum Peduli AIDS Bali dan Ni Wayan Ika Ayu Rayni yang bekerja sebagai konsultan.

READ  Planet Bulan Jupiter Memancarkan Cahaya Hijau dalam Kegelapan: Okezone techno

Continue Reading

Trending