Connect with us

Ekonomi

Rekomendasi Saham Hari Ini dan Pergerakan IHSG 10 Agustus 2020

Published

on

Bisnis.com, JAKARTA – Indeks harga saham komposit (IHSG) berfluktuasi pada sesi perdagangan pertama, Senin (10/8/2020). Sempat beberapa kali tertekan, IHSG mengakhiri sesi pertama dengan sedikit penguatan.

Indeks harga saham gabungan (IHSG) memasuki zona merah pada pembukaan perdagangan sebelum akhirnya menghijau. Pergerakan menyentuh level resistance 5.158.346 sebelum akhirnya membalikkan koreksi setelah pukul 10.00 WIB.

IHSG berhasil keluar dari tekanan jelang penutupan sesi pertama. Indeks naik tipis 0,04 persen menjadi 5.145,978. Total nilai transaksi di pasar tunai, reguler, dan negosiasi senilai Rp 3,747 triliun. Investor asing menekan bursa domestik dengan net sell senilai Rp218,17 miliar.

Peringkat net jual luar negeri teratas diisi oleh tiga emiten di sektor telekomunikasi. PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. memimpin dengan net sell senilai Rp 48,7 miliar. Selanjutnya PT Sarana Menara Nusantara Tbk. (TOWR) juga dirilis investor asing dengan net sell senilai Rp39,5 miliar. PT Smartfren Telecom Tbk. (FREN) juga membukukan jual bersih Rp 35,4 miliar.

Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat berbagai sektor saham industri menjadi penekan utama IHSG di sesi pertama dengan koreksi 1,24 persen. Di sisi lain, sektor stok pertanian menjadi penopang dengan kenaikan 0,64 persen.

Reliance Sekuritas memprediksi sebelumnya indeks harga saham gabungan (IHSG) akan bisa rebound pada perdagangan awal pekan ini.

Kepala Riset Reliance Sekuritas Lanjar Nafi mengatakan IHSG berpotensi menguat di awal pekan ini dengan support resistance di kisaran 5.106-5.210.

Sementara itu, Analis Artha Sekuritas Dennies Christoper memprediksi IHSG akan melanjutkan tren pelemahannya minggu ini. Ia memperkirakan level support IHSG akan berada di level 5.180 hingga 5.218. Adapun level perlawanan diperkirakan berada pada level 5.112 hingga 5.082.

READ  Emas Antam Melonjak Rp 15.000 / Gram Tanggal 29 Agustus, Pegadaian?

“Diperkirakan IHSG akan melemah. Candlestick yang membentuk formasi dark cloud cover mengindikasikan potensi koreksi. Investor akan mencermati laporan keuangan emiten kuartal II tahun 2020 yang merupakan musim rilis laporan keuangan,” jelasnya dalam keterangannya. laporan riset dikutip Bisnis, Senin (10/8/2020).

Direktur Indosurya Bersinar Sekuritas William Surya Wijaya menyampaikan IHSG terlihat betah dalam kisaran konsolidasi yang wajar.

Selain itu, sentimen dari pergerakan pasar global dan regional masih akan membayangi pergerakan IHSG. Pada perdagangan hari ini, Senin (10/8/2020), IHSG disebut-sebut berpotensi berkonsolidasi di kisaran harga 4.821 – 5.188.

“Fluktuasi nilai tukar rupiah dan harga komoditas juga akan mewarnai pergerakan IHSG,” ujarnya.

Berikut berbagi rekomendasi Reliance Sekuritas, Artha Sekuritas, dan Indosurya Sekuritas yang disebut Bisnis

  • Efek Reliance
    ACES, ANTM, BRPT, MAIN, RALS, SIMP, TOWR, dan WIKA.
  • Artha Sekuritas
    MDKA, MNCN, TLKM
  • Indosurya Sekuritas
    AALI, ACES, ERAA, ROTI, SMGR, LSIP, ASII, dan BMRI.

13:32 WIB

Pukul 13.30 WIB: IHSG menguat 4,52 poin di awal sesi kedua

Pukul 13.30 WIB: IHSG menguat 4,52 poin atau 0,09 persen menjadi 5.148,40 pada awal sesi perdagangan kedua Senin (10/8/2020).

11:32 WIB

11.30 WIB: IHSG menutup sesi I dengan penguatan tipis

11.30 WIB: IHSG menutup sesi pertama dengan penguatan tipis 2.08 poin atau 0,04 persen ke level 5.145.976. IHSG dibuka pada 5.143.893 dan bergerak pada kisaran 5.134.865 hingga 5.158.346 pada sesi perdagangan pertama Senin (10/8/2020).

11:26 WIB

Pukul 11.25 WIB: IHSG menguat 1,29 poin

Pukul 11.25 WIB: IHSG berbalik menguat 1,29 poin atau 0,03 persen ke posisi 5.145.1854

READ  IHSG berpeluang menguat kembali pada Rabu (14/10), cermati saham-saham berikut ini
-->

11:01 WIB

11.00 WIB: Menjelang akhir sesi I, IHSG masih melemah 0,04 persen

Pukul 11.00 WIB: Menjelang akhir sesi I, IHSG masih melemah 0,04 persen ke posisi 5.142,506. IHSG berfluktuasi pada kisaran 5.134,86 hingga 5.158,34 selama perdagangan.

10:08 WIB

10.05 WIB: Rupiah melemah 0,03 persen

Pukul 10.05 WIB Rupiah melemah 1,01 poin atau 0,03 persen ke posisi 5.143.235

09:00 WIB

IHSG dibuka menguat sebesar 9,51 poin

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka naik 9,51 poin atau 0,18 persen menjadi 5.152,398. Pekan lalu, IHSG menutup perdagangan dengan pelemahan 0,66 persen ke posisi 5.143.

Konten Premium Masuk / Daftar

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ekonomi

Harga emas hari ini (22/10) di Butik Emas Antam mengalami penurunan sebesar Rp. 1.000 per gram

Published

on

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Harga emas di Butik Emas Logam Mulia Aneka Tambang Tbk (ANTM) hari ini turun Rp1.000 per gram pada Kamis (22/10).

Berikut adalah tabel harga emas hari ini di pecahan lain, tidak termasuk pajak.

Harga Emas Antam
Ukuran (gram)Harga (22/10)Harga (21/10)Perubahan
0,5535.500536.000-0,09
11.011.0001.012.000-0,10
21.962.0001.964.000-0,10
32.918.0002.921.000-0,10
54.835.0004.840.000-0,10
109.605.0009.615.000-0,10
2523.887.00023.912.000-0,10
5047.695.00047.745.000-0,10
10095.312.00095.412.000-0,10

Sumber: Logam mulia

Mengutip situs Logam Mulia, harga emas hari ini Kamis (22/10) di Butik Emas Antam berada pada Rp 1.011.000. Harga emas hari ini turun Rp 1.000 per gram dari harga Rabu (21/10) di Rp 1.012.000.

Sedangkan untuk harga beli kembali atau membeli kembali Emas Antam menjadi Rp 905.000.

Dilihat dari 7 hari lalu (15 Oktober 2020), harga emas Antam naik Rp 2.000 per gram dari sebelumnya Rp 1.009.000.

Harga emas hari ini (22/10) di Butik Emas Antam mengalami penurunan sebesar Rp. 1.000 per gram

Baca juga: Harga emas hari ini di Pegadaian, Kamis 22 Oktober 2020

Di Butik Emas Logam Mulia – Pulo Gadung, Jakarta, harga emas 0,5 gram hari ini adalah Rp535.500. Harga emas saat ini berukuran 2 gram dan 5 gram, masing-masing Rp 1.962.000 dan Rp 4.835.000.

Logam Mulia Antam menjual emas dan perak batangan dalam berbagai ukuran berat (misal 1 gram, 2 gram, dan 500 gram).

Biasanya harga emas Antam per gram akan berbeda-beda tergantung berat batangannya. Perbedaan ini terjadi karena adanya biaya tambahan untuk pencetakan, sehingga harga emas batangan Antam per gram lebih mahal dibandingkan emas batangan yang lebih besar.

Tabel Sejarah Harga Emas Antam

Sejarah Harga Emas Antam adalah 1 Gram
Harga (22/10)Harga (21/10)PersentaseHarga (15/10)PersentaseHarga (22/9)Persentase
1.011.0001.012.000-0,101.009.0000,201.009.0000,20

READ  Ya ampun! Lebih Banyak Emiten Terancam Diusir oleh Bursa
Continue Reading

Ekonomi

Menteri Erick ganti jajaran direksi dan nomenklatur Bulog, ini susunan direksi baru

Published

on

ILUSTRASI. Direktur Utama Bulog Budi Waseso akan didampingi oleh komposisi dan direksi baru. Menteri BUMN Erick Thohir merombak jajaran direksi Bulog.

Reporter: Titis Nurdiana | Editor: Titis Nurdiana

KONTAN.CO.ID -JAKARTA. Menteri BUMN Erick Thohir kembali mengotak-atik direksi badan usaha milik negara. Kali ini giliran Bulog.

Melalui Keputusan Menteri BUMN Nomor: SK-341 / MBU / 10/2020 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Anggota Direksi Perusahaan Umum (Perum) Bulog,

Menteri Erick merombak pengurus atau jajaran direksi Perum Bulog. Lima direksi diberhentikan dengan hormat hari ini, Rabu (21/10).

Lima Direktur Bulog yang dipecat:

Direktur Operasi dan Pelayanan Publik Tri Wahyudi Saleh sebagai,
Direktur Keuangan Triyana
Direktur Pengembangan Bisnis dan Industri Bachtiar Utomo sebagai
Direktur Komersial Mansur
Direktur Pengadaan Wibisono Poespitohadi

Sebaliknya, Erick mengangkatnya

Direktur Supply Chain dan Pelayanan Publik: Mokhamad Suyamto sebagai dan Direktur Bisnis Febby Novita
Direktur Human Capital Purnomo Sinar Hadi
Direktur Keuangan Bagya Mulyanto, sebelumnya Direktur Sumber Daya Manusia dan Umum.

Penyerahan dan pembacaan eksemplar dilakukan oleh Asisten Deputi Industri Pangan dan Pupuk Kementerian BUMN Imam Paryanto dan dihadiri oleh Direksi Bulog secara online.

Sekretaris Perusahaan Bulog Awaludin Iqbal mengatakan dalam rilis resmi perusahaan, Rabu (21/9), Bulog mengucapkan terima kasih atas kerja keras dan dedikasi kelima direktur yang diberhentikan.

Awaludin menuturkan, perubahan ini sekaligus juga perubahan nomenklatur dari jabatan yang sebelumnya Direktur Operasi dan Pelayanan Publik menjadi Direktur Rantai Suplai dan Pelayanan Publik (penggabungan Direktorat Pengadaan dan Direktorat Pelayanan Publik. Operasi).

Kemudian ada Direktur Bisnis dan Pengembangan Industri menjadi Direktur Bisnis (Penggabungan Direktorat Komersial dan Direktorat Pengembangan Bisnis dan Industri) dan Direktur Sumber Daya Manusia dan Umum menjadi Direktur Sumber Daya Manusia.

READ  Emas Antam Melonjak Rp 15.000 / Gram Tanggal 29 Agustus, Pegadaian?

“Selain perubahan nomenklatur, jumlah Direktur Bulog kini berubah dari delapan orang menjadi enam orang. Jadi perubahan nomenklatur dewan direksi juga mengefektifkan jumlah direksi di Bulog,” kata Iqbal dalam keterangan tertulis yang diterima. Kumparan.

Dengan demikian susunan Direksi Bulog yang baru:

  • Direktur Utama: Budi Waseso
  • Wakil Direktur Utama: Gatot Trihargo
  • Direktur Keuangan: Bagya Mulyanto
  • Direktur Rantai Suplai dan Layanan Publik: Mokhamad Suyamto
  • Direktur Bisnis: Febby Novita
  • Direktur Sumber Daya Manusia: Purnomo Sinar Hadi

DONASI, Dapatkan Voucher Gratis!

Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terima kasih atas perhatiannya, terdapat voucher gratis senilai donasi yang dapat digunakan berbelanja TOKO SELAMAT.


Continue Reading

Ekonomi

Hanya Dibeli seharga Rp 781 / unit, Saham BRIS Hilang & Terkena ARB

Published

on

Jakarta, CNBC Indonesia Saham PT Bank BRISyariah Tbk (BRIS) terkoreksi parah hingga turun ke level tersebut tolak otomatis (ARB) yakni koreksi 7% di harga Rp 1.395 / unit penawaran tunai Saham BRIS yang hanya di kisaran Rp 781 / unit.

Angka Rp. 781 / unit diperoleh dari penilaian harga wajar BRIS oleh Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP) Suwendho, Rinaldy dan Rekan, yang artinya harga BRIS saat ini jauh di atas harga wajarnya sehingga terjadi koreksi.

Transaksi saham BRIS hari ini kembali digolongkan ramai dan kembali menjadi nilai transaksi saham terbesar kedua di bursa yakni sebesar Rp 811 miliar. Investor asing mencatatkan penjualan hingga Rp 12 miliar.


Pada saat penutupan, harga ARB tercatat sebesar Rp. 1.395 / unit, antriannya sampai 340 ribu lot atau Rp. 47 milyar, yang menandakan bahwa ada kemungkinan BRIS akan terkoreksi lagi pada perdagangan esok hari.

Dilaporkan sebelumnya, halPemegang saham tiga bank syariah milik negara itu akhirnya mengumumkan kejelasan skema merger PT Bank BRISyariahTbkTbk (BRIS), PT Bank Syariah Mandiri (BSM), dan PT Bank BNISyariah (BNIS).

Pemegang saham publik BRIS nantinya akan terdilusi menjadi hanya 4,4% dalam proses merger bank syariah BUMN tersebut.

Sementara itu, PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) akan menjadi pemegang saham dominan BRIS dengan kepemilikan hingga 51% dalam skema merger ketiga bank syariah milik negara tersebut. BRIS akan menjadi bank yang menerima entitas yang masih hidup.

Berdasarkan keterangan resmi pemerintah, komposisi pemegang saham lainnya di BRIS adalah PT Bank Negara Indonesia Tbk. (BBNI) 25,0%, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) 17,4%, DPLK BRI-Saham Syariah 2% dan investor publik 4,4%.

Namun, jika ada pemegang saham minoritas yang tidak setuju dengan penggabungan ini, BRI atau pihak lain yang ditunjuk BRI siap membeli saham pemegang saham minoritas tersebut dengan harga Rp 781,29 per saham BRIS yang merupakan nilai pasar wajar BRIS yang dinilai oleh KJPP. Suwendho, Rinaldy dan Rekan.

Pemegang saham minoritas BRIS yang berhak meminta sahamnya untuk dibeli adalah pemegang saham yang terdaftar dalam Daftar Pemegang Saham BRIS pada tanggal 19 November 2020, yaitu satu hari kerja sebelum pemanggilan RUPSLB. Jangka waktu permohonan penjualan saham dimulai dari 17 Desember 2020 hingga 5 Januari 2021.

READ  IHSG diprediksi akan terus melemah pada perdagangan Senin (24/8)

TIM PENELITI CNBC INDONESIA

[Gambas:Video CNBC]

(trp / trp)


Continue Reading

Trending