Connect with us

Berita Teratas

Redlands fire: Pusat distribusi Amazon terbakar

Published

on

Redlands fire: Pusat distribusi Amazon terbakar

Gumpalan asap tebal terlihat keluar dari gedung di Redlands, California, ketika petugas pemadam kebakaran melawan api.

Pandangan udara dari api menunjukkan seluruh bagian gudang dan atap telah runtuh.

Panggilan datang sekitar pukul 5:30 pagi, dan bantuan timbal balik datang dari seluruh Wilayah San Bernardino dan agen-agen lain di sekitarnya untuk memadamkan api, kata juru bicara kota Redlands Carl Baker kepada CNN. Upaya pemadaman kebakaran aktif masih berlangsung hingga satu jam yang lalu, kata Baker.

Sekitar 100 karyawan dievakuasi sendiri dan bisa mendapatkan keselamatan, dan tidak ada cedera yang dilaporkan, kata Baker. Tidak ada situs Amazon terdekat yang terkena dampak kebakaran.

“Kami senang semua orang selamat, dan berterima kasih atas upaya pemadam kebakaran lokal dan responden pertama,” kata Amazon dalam sebuah pernyataan kepada CNN. “Situs ini dioperasikan oleh pihak ketiga dan kami akan mendukung mereka selama proses ini.”

Kepala Redlands Fire Jim Topoleski mengatakan kepada CNN afiliasi KTLA bahwa mereka akan meluncurkan investigasi penyebab kebakaran. Bangunan itu baru dan memiliki perlindungan kebakaran terbaru, kata Topoleski.

Bangunan ini dioperasikan oleh Kuehne dan Nagel, yang merupakan operator pihak ketiga yang membantu Amazon dalam pengiriman barang ekstra besar kepada pelanggan, kata Amazon.

Amazon mengharapkan dampak pelanggan yang minimal, karena pesanan pelanggan dapat dipenuhi dari lokasi lain, kata perusahaan itu.

READ  Sehaat Paspor Indonesia akan diterima sebagai sertifikat kesehatan digital untuk perjalanan
Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Teratas

Tidak ada lagi pencapaian – Jumat, 6 Agustus 2021

Published

on

Dewan Redaksi (Jakarta Post)

Premium

Jakarta
Jumat, 6 Agustus 2021

“Nunik Heravathi Hudojo memiliki seorang ibu rumah tangga, seorang ibu, seorang guru dan sebuah rumah kos, sebuah depot dan sebuah warung yang menyajikan makanan ala rumahan.”

Kalimat di atas adalah kalimat pembuka dari artikel pertama dalam seri “Rakyat, Bukan Angka” kami, yang ditujukan untuk orang-orang yang lebih peduli dengan statistik dan banyak lagi.

Nunik, yang meninggal karena penyakit Kovit-19 pada 15 Desember 2020 di Malang, Jawa Timur, dibunuh oleh satu dari 100.636 nyawa di Indonesia pada hari Rabu, menurut catatan resmi, dan kami semua mendedikasikan halaman pertama untuk edisi Kamis kami.

Krisis kesehatan masyarakat telah mempengaruhi kita semua dalam banyak hal, dan setiap nyawa yang hilang karena penyakit adalah tragedi nasional.

Di antara rekan-rekan kami Jakarta Post, Salah satu guru senior kami kehilangan saudara laki-laki dan perempuan karena Pemerintah-19, yang lain dirawat di rumah sakit …

Baca cerita lengkapnya

Berlangganan sekarang

IDR mulai dari 55.000 / bulan

  • Akses tak terbatas ke konten web dan aplikasi kami
  • E-posting surat kabar digital harian
  • Tidak ada iklan, tidak ada batasan
  • Hak istimewa untuk acara dan program kami
  • Berlangganan buletin kami

READ  Sehaat Paspor Indonesia akan diterima sebagai sertifikat kesehatan digital untuk perjalanan
Continue Reading

Berita Teratas

Penggemar Marvel tidak senang dengan penghilangan Agen Carter di episode Becky’s Legends

Published

on

Episode baru Peggy Carter-centric dari seri Marvel Legends telah membuat marah beberapa penggemar — berkat penolakan Agen Carter untuk diakui secara kanonik.

Review 10 menit, bagaimana jika didesain untuk menjaring penonton…? Memperkenalkan Kapten Carter ke dunia pada bulan Agustus, ia menjelaskan sejarah karakter Haley Adwell di MCU.

Continue Reading

Berita Teratas

Mulyani mengatakan dibutuhkan Rp3 triliun untuk mengatasi perubahan iklim

Published

on

TEMPO.CO, Jakarta Menteri Keuangan Sri Mulyani Indravati pada Rabu dalam webinar CSIS mengatakan biaya kontribusi CO2 atau mitigasi perubahan iklim terlalu tinggi, dengan investasi yang dibutuhkan untuk memitigasi US$365 miliar dan bagian pemerintah mencapai 26 persen.

“Pada 2030 diperkirakan Rp3,461 triliun dan angka itu dinaikkan menjadi Rp3.779 triliun,” kata Menkeu dalam acara virtual pada 4 Agustus.

Ini berarti bahwa negara dapat merumuskan kebijakan atau kerangka kerja dengan sektor publik dan swasta secara internasional yang dapat menerjemahkan perkiraan dan mengisi kesenjangan keuangan dan mencapai komitmen perubahan iklim.

Bapak Mulyani menjelaskan bahwa 2030 akan menjadi tonggak perubahan iklim dan momen penting bagi banyak negara yang telah berjanji pada Perjanjian Paris.

Menteri juga mencontohkan bencana alam global seperti bencana banjir di Jerman, kebakaran hutan di Turki dan California, yang semuanya mendorong negara-negara untuk mewujudkan komitmen ini.

“Perubahan iklim itu nyata dan ketersediaannya menyusut karena dunia saat ini memanas lebih dari 1 persen,” katanya. Sri Mulyani.

Melangkah: Shri Mulyani memprediksi kenaikan anggaran kesehatan 2021 akan lebih dari Rp300tn

Hendardio Honky

READ  Barcelona menangguhkan Lionel Messi dalam pertandingan sepak bola Real Madrid El Clsico
Continue Reading

Trending