Connect with us

Berita Teratas

Prof. Chairul Nidom: Jangan Benci Covid-19

Published

on

Jakarta, Beritasatu.com – Jumlah kasus positif Covid-19 di Indonesia telah melebihi 350.000, dan telah merenggut lebih dari 12.300 nyawa. Namun, Ketua Tim Peneliti Corona dan Formulasi Vaksin Yayasan Profesor Nidom (PNF) Prof.Dr.Chairul Anwar Nidom mengatakan, masyarakat diharapkan tetap waspada tanpa harus membenci keadaan.

Menurut dia, virus SARS-CoV-2 yang lebih dikenal dengan Covid-19 juga merupakan makhluk hidup yang juga memiliki naluri untuk bertahan hidup. Jadi, untuk menggandakan atau mereproduksi dirinya sendiri, virus biasanya membutuhkan inang.

“Sebenarnya virus tidak membunuh manusia, tapi tubuh manusia lemah, sehingga ketika terinfeksi virus itu akhirnya jatuh sakit dan menjadi korban. Jika manusia kuat, mereka akan menanggung apapun beserta segala sesuatu di dunia ini. Jadi keseimbangan antara virus, manusia dan lingkungan, ”terangnya dalam diskusi online di kanal Jaya Suprana Show, Jumat (16/10/2020).

Setelah meneliti virus itu selama bertahun-tahun, dia menganggap Covid-19 sebagai virus yang cerdik dan unik. Menurutnya, Covid-19 bukanlah virus yang dapat membunuh secara langsung, melainkan memiliki kemampuan menular ke manusia dengan cepat.

Salah satu penyebab kematian manusia, lanjutnya, karena faktor kekebalan dari manusia itu sendiri. Biasanya manusia memiliki penyakit bawaan seperti kadar gula tinggi, kolesterol, dan penyakit lainnya. Sehingga ketika Covid-19 mentok, itu membuat manusia semakin lemah.

“Ada tatanan konseptual di alam. Saling memberi, dan bertanya. Mirip dengan virus Covid, hanya ingin menempel dan melakukan ini (replikasi), ya yang harus kita lakukan adalah menutup lubang yang akan dimasuki virus kita. Untuk itu, kunci penanganan Covid adalah masker, bukan vaksin, ”ujarnya.

Menurutnya, masker bersertifikat terbukti mampu menutupi virus yang masuk. Jadi, virus akan mengudara dan menjadi tidak aktif lagi. Jadi dalam penggunaan vaksin, masyarakat terbiasa bukan untuk membasmi virus, tapi untuk menekan masyarakat agar masyarakat tidak sakit ketika terkena Covid-19 di dalam tubuhnya. Virus masih akan menyebar ke masyarakat sehingga vaksinasi harus terus dilakukan.

READ  Protokol 3M Masih Relevan untuk Mencegah Penularan Covid-19

“Virus ini ditularkan dari droplet droplet yang dilepaskan di udara. Itu mekanik, jadi tutup saja dengan masker standar. Jadi orang yang mengidap virus tidak menularkan virus karena terjebak di masker, dan orang yang terkena virus. Pakai masker kalau sedang di udara tidak akan terhirup. Di situ penularan virus ini, ”ujarnya.

Sumber: BeritaSatu.com

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Teratas

Konsumsi Banyak Kalsium Penyebab Batu Ginjal? : Gaya Hidup Okezone

Published

on

Mendapatkan cukup kalsium sangat penting untuk pertumbuhan tulang manusia. Kalsium akan membantu meningkatkan massa tulang sehingga seseorang dapat terhindar dari penyakit osteoporosis.

Namun banyak mitos yang beredar tentang kalsium. Kalsium dilaporkan bisa menyebabkan batu ginjal. Menanggapi hal tersebut, Ketua PB. PEROSI, DR. dr. Fiastuti Witjaksono, MKM, MS, Sp.GK-K mengatakan masyarakat tidak perlu khawatir akan kelebihan kalsium.

“Kebutuhan kalsium bervariasi jika anak membutuhkan 700-1.000 per hari. Kalau minum susu, 300 kalsium sudah cukup. Tapi kalau susu diperkaya lagi dengan kalsium bisa mencapai 600,” kata dr. Fiastuti, dalam Talkshow ‘Cintai Tulang Anda, Lindungi Masa Depan Anda’ baru-baru ini.

Ia mengatakan, hal yang paling ditakuti adalah makanan yang telah diperkaya dengan kalsium di dalamnya. Jika tidak dikontrol dengan baik, kondisi ini akan membuat seseorang menjadi kelebihan kalsium.

“Kalau makan dari sumber makanan, biasanya jangan berlebihan. Tapi banyak makanan yang sudah menambah gizi. Ada juga yang menggunakan suplemen. Yang penting jumlahnya tidak boleh lebih dari 500 mg karena akan menyebabkan penyumbatan, “dia melanjutkan.

Lebih lanjut dr. Fiastuti juga menyarankan ibu hamil untuk mengonsumsi kalsium dalam jumlah besar. Karena kalsium sangat berguna untuk pertumbuhan tulang pada janin di dalam kandungan.

Baca juga: 5 Gaya Nagita Slavina di Labuan Bajo, Cantik Pakai Topi Maria Mercedes!

“Ibu hamil harus memiliki kalsium yang cukup, karena kalsium diambil lebih dulu oleh anak. Anak mengambil semua zat gizi dari ibunya sehingga ibu membutuhkan lebih banyak gizi,” pungkasnya.

(DRM)

Continue Reading

Berita Teratas

Sepakat! Merger Bank Syariah, Mandiri Memegang 51% Saham BRIS

Published

on

Jakarta, CNBC Indonesia – Penggabungan ketiga bank syariah milik negara tersebut nantinya akan menjadikan PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) sebagai pemegang saham mayoritas PT Bank BRISyariah Tbk (BRIS), sebagai bank hasil penggabungan (entitas yang masih hidup) dengan kepemilikan 51%.

Komposisi pemegang saham lainnya adalah PT Bank Negara Indonesia Tbk. (BBNI) 25,0%, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) 17,4%, DPLK BRI – Saham Syariah 2% dan publik 4,4%.

Bank yang akan bergabung dengan Bank BRISyariah dalam mega merger bank syariah BUMN adalah PT Bank Syariah Mandiri (BSM) dan PT Bank BNI Syariah.


Kepala Project Management Office Integration (PMO) dan Peningkatan Nilai bagi Bank Syariah BUMN sekaligus Wakil Direktur Utama Bank Mandiri Hery Gunardi menuturkan total aset bank hasil merger tersebut mencapai Rp 215,6 triliun dengan modal inti lebih dari Rp 20,4 triliun.

DDengan demikian bank hasil merger tersebut akan masuk dalam TOP 10 bank terbesar di Indonesia dalam hal aset dan TOP 10 bank syariah terbesar di dunia dalam hal kapitalisasi pasar.

Bank hasil merger tersebut akan tetap menjadi perusahaan publik dan tercatat di Bursa Efek Indonesia dengan kode ticker (kode saham) BRIS.

Integrasi ini lebih dari sekedar aksi korporasi. Mengawal dan membesarkan bank syariah terbesar di negeri ini sebenarnya amanah yang besar. Saya mewakili PMO diamanatkan oleh Pemerintah melalui Kementerian BUMN untuk terus mengawal tidak hanya legal merger. , selain juga memastikan keberadaan bank syariah “Bangsa terbesar nasional ini benar-benar dapat memberikan manfaat bagi banyak orang dan membawa nama Indonesia ke kancah global sebagai pusat ekonomi syariah dunia,” kata Hery dalam siaran persnya, Rabu (21/10 / 2200).

READ  Menko Luhut Sampaikan Kabar Baik tentang Vaksin, Begini Infonya

Ke depan, BRIS akan memiliki permodalan dan aset yang kuat baik dari sisi keuangan, sumber daya manusia, sistem teknologi informasi, serta produk dan layanan keuangan untuk memenuhi kebutuhan nasabah sesuai dengan prinsip syariah.

Sehingga kedepannya bank ini diharapkan menjadi meningkatkan penetrasi aset syariah dan meningkatkan daya saing untuk mencapai visi menjadi salah satu dari 10 bank syariah terbesar berdasarkan kapitalisasi bruto secara global dalam 5 tahun ke depan.

Direktur Utama BRISyariah Ngatari mengatakan tahap merger masih panjang jalannya perseroan sesuai regulasi. Dia mengatakan merger ini akan mengutamakan karyawan, pelanggan, mitra bisnis, dan manfaat yang sebesar-besarnya bagi masyarakat.

Senada dengan itu, Direktur Utama Bank BNI Syariah, Abdullah Firman Wibowo menambahkan bahwa strategi dan rencana bisnis Bank Hasil Penggabungan yang tertuang dalam Rancangan Penggabungan sejalan dengan upaya Pemerintah untuk mewujudkan ekosistem halal dan mengembangkan syariah. ekonomi di Indonesia.

Direktur Utama Bank Syariah Mandiri (BSM) Toni EB Subari menjelaskan merger ini memadukan kekuatan tiga bank BUMN syariah sehingga nantinya bank ini memiliki 1.200 cabang dan 1.700 jaringan ATM, serta didukung oleh 20.000 karyawan yang tersebar di seluruh Indonesia.

Bank ini juga akan memberikan layanan keuangan berbasis syariah, sosial bahkan spiritual kepada lebih banyak nasabah.

[Gambas:Video CNBC]

(tas tas)


Continue Reading

Berita Teratas

Mahasiswa Gowa Meninggal akibat Depresi PJJ, Kata Psikolog Ini

Published

on

Memuat…

JAKARTA – Satu murid sekolah Winah over (SMA) berinisial MI di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, diduga melakukan bunuh diri dengan meminum racun rumput. Berdasarkan informasi Kepala Badan Reserse Kriminal Polres Gowa, AKP Jufri Natsir, korban diduga mengalami depresi karena banyaknya tugas belajar jarak jauh (PJJ) dari sekolah-sekolah selama pandemi COVID-19.

Sebelum meninggal, korban mengadu kepada teman-temannya tentang sulitnya mengakses internet di rumahnya di daerah pegunungan. Kesulitan ini membuat tugas sekolah korban menumpuk.

(Baca Juga: Mengenal Kanker Limfoma yang Diderita oleh Aktor Jeff Bridges)

Terkait kasus ini, psikolog Kasandra Putranto mengatakan, tekanan PJJ bisa menjadi pemicu seseorang mengalami depresi. Namun penyebab pasti depresi adalah kondisi psikologis korban sebelumnya.

“Saya tidak bisa langsung setuju bahwa bunuh diri korban merupakan dampak langsung dari tekanan PJJ karena tekanan PJJ yang menjadi pemicunya. Penyebab pasti masih kondisi psikologis korban yang pernah mengalami depresi sebelumnya,” kata Kasandra saat dihubungi. SINDOnews, Selasa (20/10).

Idealnya PJJ dilakukan dengan cara yang menyenangkan dan kreatif. Pasalnya, PJJ bisa memberi tekanan pada anak sehingga penting bagi orang tua dan guru untuk mengusutnya.

“Harus menyenangkan dan kreatif agar anak-anak tidak bosan, tidak bermasalah dengan jaringan, dan tidak harus di depan komputer,” kata Kasandra.

“PJJ sudah pasti memberikan tekanan, yang harus diselidiki oleh guru dan orang tua. Yang terpenting kondisi psikologis Nak, “lanjutnya.

Sebelumnya, Komisioner Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Retno Listyarti mengapresiasi langkah cepat polisi mengungkap motif korban bunuh diri. Jika benar karena mengalami PJJ, menurutnya perlu dilakukan evaluasi secara menyeluruh di Kabupaten Gowa.

(Baca juga: Hipertensi Dapat Memperparah Kondisi Covid-19)

READ  AS menuntut Korea Utara dalam skema penghilangan sanksi $ 2,5 miliar

“KPAI mendorong peran sekolah dalam membantu anak-anak yang mengalami gangguan mental atau psikis akibat pandemi COVID-19 yang sudah mencapai tujuh bulan. Peran wali kelas dan guru bimbingan konseling sangat strategis dalam membantu anak-anak yang mengalami gangguan psikologis, termasuk kesulitan dalam menindaklanjuti. PJJ, ”kata Retno.

(tsa)

Continue Reading

Trending