Connect with us

Berita Teratas

Perusahaan farmasi di Swiss mengklaim memiliki obat yang dapat membantu pasien Corona, apa itu? Semua halaman

Published

on

KOMPAS.com – Sebuah perusahaan obat di Swiss, Roche, mengatakan produk yang dijualnya untuk meredakan peradangan dapat membantu pasien Covid-19 tidak perlu mesin pernapasan.

Mengutip Al Jazeera, Sabtu (19/9/2020), klaim tersebut merupakan hasil penelitian besar pertama yang diamati pada orang Hispanik dan orang kulit hitam.

Dalam penelitian itu, Roche mengujinya tocilizumab, yang sekarang dijual dengan nama Actemra dan RoActemra untuk mengobati arthritis atau artritis reumatoid dan beberapa penyakit lainnya.

Meski belum direview oleh ilmuwan independen, Roche menyatakan akan segera mempublikasikan hasil lengkap studi ini.

Selain itu, mereka berencana untuk berbicara dengan pihak berwenang untuk tahap selanjutnya.

Pemberian obat dilakukan secara IV atau intravena, yaitu metode pemberian obat melalui suntikan atau infus intravena.

Baca juga: Obat Herbal Afrika Sekarang Dapat Diuji Secara Klinis untuk Covid-19, WHO Merilis Protokolnya

Obat yang diuji bekerja untuk memampatkan protein yang disebut interleukin-6, yang sering ditemukan berlebihan pada pasien virus corona.

Meski begitu, obat tersebut gagal dalam penelitian sebelumnya, bila melibatkan pasien virus corona dengan gejala parah.

Dalam studi terbaru ini, Roche mengklaim telah melakukannya di Amerika Serikat, Afrika Selatan, Kenya, Brasil, Meksiko, dan Peru.

Sekitar 85 persen dari 389 peserta adalah Hispanik, kulit hitam, Penduduk Asli Amerika, dan minoritas lainnya.

Kelompok-kelompok ini terpengaruh secara tidak proporsional pandemi virus corona.

Dari hasil penelitian tersebut, sekitar 12 persen orang yang diberi obat tersebut akhirnya membutuhkan mesin pernapasan dan sebagian meninggal dalam waktu 28 hari.

Sedangkan pada pasien yang diberi plasebo, persentasenya 19 persen.

Hingga saat ini belum jelas bagaimana hasil kajian tersebut. Pasalnya, obat lain yang bekerja dengan cara yang sama gagal dalam eksperimen ketat pada pasien Covid-19.

READ  NASCAR: Bubba Wallace mendapatkan dukungan dari pengemudi setelah jerat ditemukan di garasinya

Namun, beberapa penelitian observasi dan kurang ilmiah telah menunjukkan manfaat dari penggunaan obat serupa.

Sebelumnya, perusahaan obat AS Eli Lilly and Co melaporkan manfaat yang ditemukan dalam penelitian obat anti-inflamasi baricitinib bila dikombinasikan dengan obat antiviral remdesivir.

Pada Rabu (16/9/2020), Eli Lilly mengatakan, hasil pendahuluan dari pengujian pada tahap awal menunjukkan obat antibodi eksperimentalnya cukup menjanjikan, yakni membantu membersihkan virus.

Selain itu, juga memungkinkan untuk mengurangi kebutuhan rawat inap pada pasien yang sakit ringan sampai sedang.

Baca juga: Simak, berikut berbagai studi terbaru tentang Covid-19

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Teratas

Norovirus Sudah Masuk Indonesia, Ini Gejalanya

Published

on

Jakarta – Pandemi virus Covid-19 belum berakhir, sekarang ada virus bernama Norovirus.

Otoritas Kesehatan Cina Baru-baru ini diberitakan telah terjadi KLB baru yang disebabkan oleh Norovirus yang menyerang organ pencernaan.

“Virus ini sebenarnya bukan virus baru. Norovirus merupakan salah satu penyebab utama infeksi usus akut (gastroenteritis) di seluruh dunia,” ujarnya. Guru Jurusan Ilmu Penyakit Dalam Ari Fahrial Syam, Senin 19 Oktober 2020.

Ari mengatakan, virus ini juga mulai ditemukan di Indonesia. Hal itu diketahui berdasarkan laporan peneliti Indonesia di Journal of Medical Virology pada Mei 2020.

Sampel penelitian yang dilakukan pada awal tahun 2019 diambil dari beberapa rumah sakit di Kota Jambi. Kasus serupa juga pernah dilaporkan dari beberapa kota di Indonesia,

Hasil penelitian menunjukkan dari 91 sampel feses yang diperiksa, 14 sampel atau 15,4 persen mengandung Norovirus.

Sampel penelitian yang dilakukan pada awal tahun 2019 diambil dari beberapa rumah sakit di Kota Jambi. Kasus yang sama juga telah dilaporkan dari beberapa kota di Indonesia, kata Ari.

Norovirus dapat ditularkan melalui makanan (makanan ditanggung). Gejala yang dialami penderita norovirus adalah demam, sakit perut, diare, mual dan muntah.

Gejala klinis ini juga muncul pada kejadian luar biasa Norovirus yang terjadi di China, tepatnya di Provinsi Shanxi, kata Ari.

Gejala ini biasanya muncul dalam waktu 24 jam setelah korban mengonsumsi makanan yang terpapar norovirus.

Berdasarkan data dari Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit China, lebih dari 30 kejadian luar biasa telah terjadi sejak September 2020 dan melibatkan 1.500 kasus, terutama dilaporkan ditularkan melalui kantin karena makanan yang terkontaminasi.

“Norovirus bukanlah virus baru dan bisa ditemukan di banyak negara, biasanya dimulai dari restoran yang makanannya terkontaminasi oleh Norovirus hingga akhirnya terjadi peristiwa luar biasa akibat banyaknya pelanggan restoran yang tertular,” kata Ari.

READ  NASCAR: Bubba Wallace mendapatkan dukungan dari pengemudi setelah jerat ditemukan di garasinya

Agar tidak tertular norovirus, yang harus dilakukan adalah menjaga kualitas makanan yang dikonsumsi. Jangan makan di luar jika Anda meragukan kebersihan lingkungan atau bahan makanan yang digunakan.

“Selama ini prinsip penanganan jika tertular virus ini adalah memberikan obat untuk meredakan gejala penyakit dan mencegah dehidrasi akibat muntah dan diare. Gantikan makanan dengan makanan yang lebih lembut seperti bubur dan hindari makan makanan yang pedas dan berlemak,” kata Ari. . []

Baca juga:

Continue Reading

Berita Teratas

Sebelum Boyong mendapatkan iPhone terbaru, apakah saya bisa mengetahui harga perbaikannya?

Published

on

Jakarta, Seluler Apple telah mengumumkan biaya perbaikan iPhone 12 dan iPhone 12 Pro terbaru. Untuk iPhone 12 Pro, harga perbaikan layar $ 279 tidak berubah dari iPhone 11 Pro tahun lalu, meskipun ada perbedaan substansial antara iPhone terbaru dengan kaca ubin.

Namun, biaya perbaikan layar dasar $ 279 untuk iPhone 12 Pro adalah sebanyak $ 80 dibandingkan dengan iPhone 11 Pro. tepiSenin (19/10).

Adapun kerusakan lainnya, biaya perbaikan naik $ 50, atau hanya sekitar tujuh ratus ribu. Harga perbaikan untuk iPhone 12 Pro Max dan 12 mini belum diumumkan.

Baca juga: Kominfo telah menyusun peraturan menteri untuk memblokir media sosial

IPhone 12 telah meningkat secara signifikan dibandingkan dengan biaya perbaikan layar iPhone 11 $ 199, atau sekitar 3 juta rupee. Peningkatan ini kemungkinan besar karena penggunaan layar OLED, bukan LCD.

Untuk 12 Pro, harga $ 279 adalah harga yang sama yang dikenakan Apple untuk perbaikan layar sejak iPhone X 2017, dan harga untuk perbaikan layar, yang ditanggung oleh paket asuransi AppleCare Plus, tetap tidak berubah sekitar $ 29, sekitar 400.000 rupee.

Secara umum, biaya perbaikan tidak berubah untuk calon pemilik iPhone 12 Pro, sedangkan iPhone 12 harus dipersiapkan untuk perbaikan yang mahal. Dan kembali lagi kepada kalian semua, bagaimana cara merawat hp mahal ini, semoga pelindung keramik 12 Pro yang melindungi layarnya cukup kuat untuk mencegah benturan yang menyebabkan kerusakan. Untuk memimpin.

READ  Burung tidak semuanya menyanyikan lagu yang sama. Mereka memiliki dialek juga
Continue Reading

Berita Teratas

Kenali Perbedaan Karakteristik Demam Umum dan Demam Berdarah Dengue (DBD)

Published

on

Tribunjogja.com – Musim hujan telah tiba. Saat musim penghujan, banyak penyakit bermunculan seperti Demam Berdarah Dengue (DBD).

Penyakit ini seringkali ditandai dengan gejala demam. Namun seringkali kita mengacaukan gejala demam biasa dengan Demam Berdarah Dengue (DBD).

“Beda dengan (demam) penyakit lain, pada demam berdarah sifatnya agak membandel dan akut.” Hal tersebut diungkapkan dr. Yudhie krisna wibowo, Sp.A, M. Biomed dari Eka Hospital Cibubur di Instagram Live, Sabtu (17/10/2020).

Ilustrasi DBD (Shutterstock)

Demam pada penderita DBD bisa tiba-tiba tinggi meski baru terjadi dalam satu atau dua hari pertama.

Selain itu, meski sudah mengonsumsi obat penurun demam, namun suhu tubuh penderita DBD hanya sedikit menurun atau hampir tidak turun sama sekali.

Sedangkan demam akibat infeksi lain pada umumnya dapat mereda bila penderita diberikan obat penurun demam, meski beberapa jam kemudian demam dapat kembali jika belum sembuh total.

“Tingkat demamnya (turun), tapi jika Anda merasakannya di tubuh Anda atau Anda menyentuh seseorang yang demam, Anda masih bisa merasakan panasnya,” katanya.

Selain itu, penderita demam berdarah juga bisa mengalami keluhan lain yang membuat kondisi tubuhnya semakin parah, seperti badan pegal-pegal, nyeri sendi, sakit kepala, nyeri di belakang mata, hingga risiko pendarahan seperti mimisan, bercak di bawah kulit atau gusi. berdarah.

Baca juga: Jenis Makanan Penurun Demam, Mudah Didapat

“Makanya disebut demam berdarah karena disertai manifestasi gejala perdarahan,” jelas dr. Yudhie. Gambar pelana kuda Pada demam berdarah, istilah grafik “pelana kuda” digunakan.

Penjelasannya adalah penderita umumnya mengalami demam yang cenderung tinggi selama tiga sampai empat hari, kemudian demam turun pada fase kritis dan akan sedikit meningkat pada fase penyembuhan.

READ  Arsitek UEA membuat semen dari garam

Continue Reading

Trending