Connect with us

Berita Teratas

Pemimpin Virginia KKK mengendarai truk pick-up menjadi pengunjuk rasa: jaksa

Published

on

Pemimpin Virginia KKK mengendarai truk pick-up menjadi pengunjuk rasa: jaksa

Seorang pemimpin Ku Klux Klan dari Virginia ditangkap Minggu karena diduga mengendarai truknya ke kerumunan demonstran, kata sebuah laporan.

Harry Rogers, 36, dituduh menghidupkan mesinnya dan mengendarai mobil melalui sekelompok demonstran yang berkumpul di median jalan Richmond sekitar pukul 5:45 malam, Richmond Times-Dispatch melaporkan, mengutip seorang jaksa wilayah.

Satu orang di tempat kejadian diperiksa karena cedera, tetapi menolak perawatan medis, kata polisi.

Pengacara Henrico Commonwealth Shannon Taylor menyebut episode yang diduga “keji dan tercela” dan mengatakan kantornya “akan menuntut sejauh mungkin dari hukum,” menurut laporan itu.

Rogers, yang dipukul dengan beberapa tuduhan, termasuk percobaan melukai, “adalah pemimpin Ku Klux Klan yang diakui dan seorang penyebar ideologi Konfederasi,” kata Taylor.

Kantornya sedang mempertimbangkan kemungkinan tuduhan kejahatan rasial, kata laporan itu.

Dalam sebuah wawancara dengan Richmond Times-Dispatch, pacar Rogers mengatakan ia berusaha melarikan diri dari pengunjuk rasa setelah seseorang memukul putranya yang berusia 14 tahun, yang mengendarai di kursi penumpang truk Rogers.

“Dia mencoba mengemudi di atas rata-rata untuk mengeluarkan anakku dari bahaya,” katanya kepada surat kabar itu.

Polisi sedang menyelidiki tuduhan itu.

Rogers keluar hari Minggu setelah dia mendengar para pengunjuk rasa berkumpul di dekat patung Konfederasi Jenderal A. P. Hill, kata pacarnya.

Dia berencana untuk “mengamati” dan melaporkan kepada polisi jika patung itu dirusak.

“Dia tidak pergi ke sana dengan kecenderungan kekerasan,” kata pacarnya.

READ  Juara AS Terbuka Bianca Andreescu ingin 'melampaui Serena'
Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Teratas

Tidak ada lagi pencapaian – Jumat, 6 Agustus 2021

Published

on

Dewan Redaksi (Jakarta Post)

Premium

Jakarta
Jumat, 6 Agustus 2021

“Nunik Heravathi Hudojo memiliki seorang ibu rumah tangga, seorang ibu, seorang guru dan sebuah rumah kos, sebuah depot dan sebuah warung yang menyajikan makanan ala rumahan.”

Kalimat di atas adalah kalimat pembuka dari artikel pertama dalam seri “Rakyat, Bukan Angka” kami, yang ditujukan untuk orang-orang yang lebih peduli dengan statistik dan banyak lagi.

Nunik, yang meninggal karena penyakit Kovit-19 pada 15 Desember 2020 di Malang, Jawa Timur, dibunuh oleh satu dari 100.636 nyawa di Indonesia pada hari Rabu, menurut catatan resmi, dan kami semua mendedikasikan halaman pertama untuk edisi Kamis kami.

Krisis kesehatan masyarakat telah mempengaruhi kita semua dalam banyak hal, dan setiap nyawa yang hilang karena penyakit adalah tragedi nasional.

Di antara rekan-rekan kami Jakarta Post, Salah satu guru senior kami kehilangan saudara laki-laki dan perempuan karena Pemerintah-19, yang lain dirawat di rumah sakit …

Baca cerita lengkapnya

Berlangganan sekarang

IDR mulai dari 55.000 / bulan

  • Akses tak terbatas ke konten web dan aplikasi kami
  • E-posting surat kabar digital harian
  • Tidak ada iklan, tidak ada batasan
  • Hak istimewa untuk acara dan program kami
  • Berlangganan buletin kami

READ  Wendy of Red Velvet membuat debut solonya di 'Like Water' -
Continue Reading

Berita Teratas

Penggemar Marvel tidak senang dengan penghilangan Agen Carter di episode Becky’s Legends

Published

on

Episode baru Peggy Carter-centric dari seri Marvel Legends telah membuat marah beberapa penggemar — berkat penolakan Agen Carter untuk diakui secara kanonik.

Review 10 menit, bagaimana jika didesain untuk menjaring penonton…? Memperkenalkan Kapten Carter ke dunia pada bulan Agustus, ia menjelaskan sejarah karakter Haley Adwell di MCU.

Continue Reading

Berita Teratas

Mulyani mengatakan dibutuhkan Rp3 triliun untuk mengatasi perubahan iklim

Published

on

TEMPO.CO, Jakarta Menteri Keuangan Sri Mulyani Indravati pada Rabu dalam webinar CSIS mengatakan biaya kontribusi CO2 atau mitigasi perubahan iklim terlalu tinggi, dengan investasi yang dibutuhkan untuk memitigasi US$365 miliar dan bagian pemerintah mencapai 26 persen.

“Pada 2030 diperkirakan Rp3,461 triliun dan angka itu dinaikkan menjadi Rp3.779 triliun,” kata Menkeu dalam acara virtual pada 4 Agustus.

Ini berarti bahwa negara dapat merumuskan kebijakan atau kerangka kerja dengan sektor publik dan swasta secara internasional yang dapat menerjemahkan perkiraan dan mengisi kesenjangan keuangan dan mencapai komitmen perubahan iklim.

Bapak Mulyani menjelaskan bahwa 2030 akan menjadi tonggak perubahan iklim dan momen penting bagi banyak negara yang telah berjanji pada Perjanjian Paris.

Menteri juga mencontohkan bencana alam global seperti bencana banjir di Jerman, kebakaran hutan di Turki dan California, yang semuanya mendorong negara-negara untuk mewujudkan komitmen ini.

“Perubahan iklim itu nyata dan ketersediaannya menyusut karena dunia saat ini memanas lebih dari 1 persen,” katanya. Sri Mulyani.

Melangkah: Shri Mulyani memprediksi kenaikan anggaran kesehatan 2021 akan lebih dari Rp300tn

Hendardio Honky

READ  Patung Calhoun Charleston yang akan dilepas di tengah protes George Floyd
Continue Reading

Trending