Connect with us

Berita Teratas

Pembaruan dari seluruh dunia

Published

on

Pembaruan dari seluruh dunia

Sebuah ramalan yang diterbitkan oleh Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS sekarang memproyeksikan lebih dari 127.000 kematian akibat virus korona di Amerika Serikat pada 27 Juni.

Perkiraan ensemble bergantung pada 20 perkiraan individu dari institusi dan peneliti luar. Proyeksi baru, yang diterbitkan Kamis, memperkirakan 127.230 kematian pada 27 Juni, dengan kisaran kemungkinan 118.450 hingga 143.340 kematian.

“Prakiraan ensemble nasional minggu ini menunjukkan bahwa jumlah COVID-19 kematian yang baru dilaporkan per minggu akan terus menurun. Ia memperkirakan antara 118.000 dan 143.000 kematian kumulatif COVID-19 pada 27 Juni, ”kata CDC di situs webnya.

Tidak seperti beberapa model individual, prakiraan ensembel CDC hanya menawarkan proyeksi untuk bulan berikutnya. Perkiraan ensemble sebelumnya, yang diterbitkan Kamis lalu, memproyeksikan sekitar 123.200 kematian pada 20 Juni.

Proyeksi ini dipublikasikan di halaman “Perkiraan COVID-19” CDC, tetapi proyeksi tersebut juga ditampilkan di “COVID Data Tracker” agensi. Di kedua situs, pengguna juga dapat melihat perkiraan ensemble tingkat negara.

“Perkiraan ensemble menunjukkan bahwa tingkat kematian yang baru dilaporkan akan bervariasi di antara negara-negara bagian,” kata CDC di halaman prakiraannya.

“Di beberapa negara, kematian kumulatif akan meningkat pada tingkat yang kira-kira sama dengan yang mereka miliki dalam beberapa pekan terakhir, sementara negara-negara lain cenderung hanya mengalami sejumlah kecil kematian tambahan dari COVID-19.”

READ  Smartfren Mempersembahkan Cara Baru Mendapatkan eSIM
Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Teratas

Tidak ada lagi pencapaian – Jumat, 6 Agustus 2021

Published

on

Dewan Redaksi (Jakarta Post)

Premium

Jakarta
Jumat, 6 Agustus 2021

“Nunik Heravathi Hudojo memiliki seorang ibu rumah tangga, seorang ibu, seorang guru dan sebuah rumah kos, sebuah depot dan sebuah warung yang menyajikan makanan ala rumahan.”

Kalimat di atas adalah kalimat pembuka dari artikel pertama dalam seri “Rakyat, Bukan Angka” kami, yang ditujukan untuk orang-orang yang lebih peduli dengan statistik dan banyak lagi.

Nunik, yang meninggal karena penyakit Kovit-19 pada 15 Desember 2020 di Malang, Jawa Timur, dibunuh oleh satu dari 100.636 nyawa di Indonesia pada hari Rabu, menurut catatan resmi, dan kami semua mendedikasikan halaman pertama untuk edisi Kamis kami.

Krisis kesehatan masyarakat telah mempengaruhi kita semua dalam banyak hal, dan setiap nyawa yang hilang karena penyakit adalah tragedi nasional.

Di antara rekan-rekan kami Jakarta Post, Salah satu guru senior kami kehilangan saudara laki-laki dan perempuan karena Pemerintah-19, yang lain dirawat di rumah sakit …

Baca cerita lengkapnya

Berlangganan sekarang

IDR mulai dari 55.000 / bulan

  • Akses tak terbatas ke konten web dan aplikasi kami
  • E-posting surat kabar digital harian
  • Tidak ada iklan, tidak ada batasan
  • Hak istimewa untuk acara dan program kami
  • Berlangganan buletin kami

READ  Smartfren Mempersembahkan Cara Baru Mendapatkan eSIM
Continue Reading

Berita Teratas

Penggemar Marvel tidak senang dengan penghilangan Agen Carter di episode Becky’s Legends

Published

on

Episode baru Peggy Carter-centric dari seri Marvel Legends telah membuat marah beberapa penggemar — berkat penolakan Agen Carter untuk diakui secara kanonik.

Review 10 menit, bagaimana jika didesain untuk menjaring penonton…? Memperkenalkan Kapten Carter ke dunia pada bulan Agustus, ia menjelaskan sejarah karakter Haley Adwell di MCU.

Continue Reading

Berita Teratas

Mulyani mengatakan dibutuhkan Rp3 triliun untuk mengatasi perubahan iklim

Published

on

TEMPO.CO, Jakarta Menteri Keuangan Sri Mulyani Indravati pada Rabu dalam webinar CSIS mengatakan biaya kontribusi CO2 atau mitigasi perubahan iklim terlalu tinggi, dengan investasi yang dibutuhkan untuk memitigasi US$365 miliar dan bagian pemerintah mencapai 26 persen.

“Pada 2030 diperkirakan Rp3,461 triliun dan angka itu dinaikkan menjadi Rp3.779 triliun,” kata Menkeu dalam acara virtual pada 4 Agustus.

Ini berarti bahwa negara dapat merumuskan kebijakan atau kerangka kerja dengan sektor publik dan swasta secara internasional yang dapat menerjemahkan perkiraan dan mengisi kesenjangan keuangan dan mencapai komitmen perubahan iklim.

Bapak Mulyani menjelaskan bahwa 2030 akan menjadi tonggak perubahan iklim dan momen penting bagi banyak negara yang telah berjanji pada Perjanjian Paris.

Menteri juga mencontohkan bencana alam global seperti bencana banjir di Jerman, kebakaran hutan di Turki dan California, yang semuanya mendorong negara-negara untuk mewujudkan komitmen ini.

“Perubahan iklim itu nyata dan ketersediaannya menyusut karena dunia saat ini memanas lebih dari 1 persen,” katanya. Sri Mulyani.

Melangkah: Shri Mulyani memprediksi kenaikan anggaran kesehatan 2021 akan lebih dari Rp300tn

Hendardio Honky

READ  Mengapa kami melambaikan di akhir panggilan video
Continue Reading

Trending