Connect with us

Berita Teratas

PDIP vs 8 Fraksi soal Ahok buka mulut Pertamina

Published

on

Jakarta

PDIP membela Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok yang membeberkan aib PT Pertamina (Persero). Saat PDIP membela Komisaris Utama (Komut) Pertamina Bahwa, 8 fraksi lain di DPR mengecam langkah Ahok.

Permulaan polemik pernyataan Ahok itu karena mantan Gubernur DKI itu membeberkan persoalan yang ada di dalam tubuh Pertamina. Melalui video berdurasi 6 menit yang diunggah ke akun YouTube POIN, Ahok memaparkan pertanyaan sutradara yang memiliki hobi melobi menteri kepada direksi yang lebih suka berhutang dan membungkam investor.

“Dia malah bisa ganti direksi tanpa kasih tahu saya, saya juga marah, jadi semua direksi melobi ke menteri karena yang ditetapkan menteri itu yang ditetapkan menteri. Komisionernya juga rata-rata disetor oleh kementerian,” kata Ahok di akun YouTube. .

Ahok mengatakan memiliki cara untuk menyelesaikan masalah ini. Salah satunya adalah lelang terbuka.

“Saya potong birokrasinya, Pertamina dipromosikan pakai pangkat, tingkat referensi Pertamina harus bekerja sampai SVP bisa 20 tahun ke atas. Saya potong semuanya harus lelang terbuka,” jelasnya.

Selain membeberkan hobi direksi yang gemar melobi kementerian, Ahok mengungkap masalah lain, yakni manipulasi gaji. Ahok mengaku kerap menemui kendala terkait penggajian, terutama pada posisi direktur pelaksana anak perusahaan.

“Orang dicopot dari jabatan direktur utama anak perusahaan, misalnya gajinya di atas Rp 100 juta padahal gajinya dihapus tetap sama, alasannya dia orang tua yang gajinya harus mengikuti posisi, “kata Ahok.

Pernyataan Ahok tersebut kemudian menuai kritik pedas dari anggota Komisi VI DPR Andre Rosiade. Komisi VI DPR bermitra dengan BUMN, termasuk Pertamina. Andre geram dengan pernyataan Ahok yang dianggap menimbulkan kerusuhan di masyarakat.

Menurut Andre, Ahok sebagai komisaris utama harus membantu menyelesaikan masalah, bukan membeberkan ‘aib’ Pertamina. Politisi Gerindra itu kemudian meminta Presiden Jokowi mencopot Ahok.

READ  Dalai Lama blames George Floyd's death on racism
Foto: Andre Rosiade (Jeka Kampai / detikcom).

“Menurut saya, sebagai anggota Komisi VI DPR, mitra BUMN, percuma saja Presiden tetap Pak Basuki Tjahaja Purnama sebagai Commut Pertamina. Kenapa? Pertama ya, yang bersangkutan selalu bikin a ribut banyak, “kata Andre kepada wartawan, Selasa (15/9/2020).

Menurut Andre, persoalan internal Pertamina tidak bisa disalahkan kepada masyarakat. Andre pun mengingatkan Ahok agar tidak membuat keributan

“Seharusnya komut bisa menyelesaikannya kalau ada masalah, perbaiki internal atau lapor ke Menteri BUMN, tidak mengumbar di luar sehingga menimbulkan keributan dan citra negatif bagi Pertamina yang bergelut di paruh kedua tahun 2020. untuk return, dapat untung setelah semester. rugi dulu ya, ”kata Andre.

PDIP pun membela Ahok yang merupakan kader. Menurut elite senior PDIP, Hendrawan Supratikno, meski sempat heboh Ahok, itu demi kebaikan Pertamina.

“Pilih yang mana, gaduh tapi ada perubahan menjadi lebih baik atau tenang tapi penyakit perusahaan terselip rapi di laci? Hidup damai dalam status quo dengan segala kebejatan yang hanya bisa dirasakan atau berfluktuasi tapi mencari solusinya Di luar norma? Itu dua sudut pandang pendekatan manajerial., ”kata Hendrawan, Rabu (16/9/2020).

Menurut Hendrawan, sikap Ahok membawa semangat Pertamina untuk berubah lebih baik. Hendrawan menilai jika ingin perubahan baik di tubuh PT Pertamina, butuh keberanian seperti sosok Ahok. Ia juga mendukung Ahok untuk membongkar pejabat-pejabat nakal di Pertamina, namun ia mengingatkan Ahok untuk tetap menjaga pendiriannya.

“Ini seperti pedal gas dan rem. Dipakai dalam kondisi berbeda. Lihat saja ‘sikon’, bagi BUMN yang penyakitnya berkarat, dengan sedimen berkerak, butuh keberanian tinggi untuk menerobos. Bahasa Iwan. Salah, ‘bongkar!’ Tapi, Ahok juga harus ‘tahu batasnya’, jangan sampai remnya mati, “ujarnya.

READ  Bagaimana reli Trump di Tulsa akan menjadi ujicoba untuk konvensi GOP

Ahok juga mendapat pembelaan dari Ketua DPP PDIP Djarot Saiful Hidayat. Mantan Wakil Gubernur DKI yang pernah bermitra dengan Ahok untuk memimpin ibu kota itu menilai ucapan temannya itu demi kebaikan Pertamina.

“Demi kebaikan Pertamina menjadi BUMN yang sehat, bersih, transparan dan tangguh dalam mengelola migas yang merupakan kebutuhan pokok bagi seluruh rakyat Indonesia, pertanyaan yang harus dijawab adalah apakah pernyataan yang disampaikan Pak Ahok itu benar atau tidak. ? ” kata Djarot, Rabu (16/9/2020).

Jika pernyataan Ahok benar, menurut Djarot, direksi bertanggung jawab untuk memperbaiki tata kelola organisasi Pertamina. Sebagai Komut, Djarot menilai Ahok tengah menjalankan tugasnya mengoreksi dan memberi masukan kepada Pertamina.

“Kalau benar, maka menjadi tanggung jawab direksi untuk memperbaiki tata kelola organisasi Pertamina. Harus diwujudkan kedaulatan energi di Indonesia yang kaya akan sumber daya migas. Pertamina menjadi ujung tombak yang akan menentukan kedaulatan energi kita. bisa terwujud atau semakin bergantung pada impor migas, ”kata Djarot.

“Komut memiliki tanggung jawab untuk mengawasi dan memberikan koreksi dan masukan agar tata kelola perusahaan menjadi lebih baik, efektif, dan efisien serta mampu mencapai KPI yang telah ditetapkan,” tambahnya.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Teratas

Siapa yang berisiko terkena diabetes, inilah jawabannya

Published

on

TRIBUNJAMBI.COM – Siapa yang berisiko diabetes? Sekelompok orang dengan potensi risiko penyakit diabetes ini adalah mereka yang berusia di atas 15 tahun.

Selain penderita itu diabetes juga berpotensi menyerang mereka yang mengalami obesitas atau kelebihan berat badan. Bagi yang mengalami hipertensi (140/90 mmHg) harus waspada karena juga beresiko terserang. diabetes.

Hal lainnya adalah pemilik kolesterol tinggi, memiliki riwayat keluarga diabetes millitus, menderita penyakit kardiovaskular.

Baca juga: Apa Penyebab Diabetes? Kurangi Makanan Ini

Baca juga: Obat Batu Ginjal, Mencegah Komplikasi Diabetes Hingga Asam Urat, Manfaat Air Rebus Daun Salam

Baca juga: Bahan Alami untuk Mengontrol Gula Darah dan Mencegah Komplikasi Diabetes – Belimbing, Kayu Manis, Ciplukan

Baca juga: Manfaat Petai untuk Kesehatan – Obat Impotensi, Obat Diabetes hingga Asam Urat

Baca juga: Sikap Sherrin Tharia Usai Masalah Bodoh Zumi Zola Mengalami Diabetes Yang Mengganggu Penglihatan Disorot

Berdasarkan Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) dari Kementerian Kesehatan Indonesia Pada tahun 2013, sekitar 12 juta penduduk Indonesia yang berusia di atas 15 tahun mengalami hal ini diabetes tipe 2. Namun, hanya 26 persen yang didiagnosis. Selebihnya, tidak menyadari bahwa mereka dipukul diabetes tipe 2.

Sedangkan International Diabetes Federation tahun 2015 memiliki data jumlah penderita diabetes di Indonesia diperkirakan ada 10 juta orang. Usia mereka berkisar antara 20-79 tahun.

Untuk dihindari diabetes, hati-hati dalam menentukan pilihan menu makan. Salah-salah kamu bisa sakit diabetes. Memang ada beberapa makanan penyebab penyakit yang dikenal dengan silent killer.

Diabetes yang juga kita sebut diabetes merupakan ancaman bagi kesehatan karena dapat menimbulkan komplikasi yang sangat berbahaya.

Komplikasi diabetes yang harus Anda waspadai antara lain luka sulit sembuh, daya tahan tubuh menurun, daya ingat lemah, penyakit jantung, stroke, tinja dan kerusakan saraf.

READ  Rumah Sakit Azra Gelar Latihan Osteoporosis Online

Baca juga: Teh Minimalkan Risiko Stroke, Kopi Cegah Risiko Diabetes Tipe 2, Haruskah Anda Pilih Kopi atau Teh?

Baca juga: Dianggap sebagai salah satu pemicu diabetes, berikut cara mengonsumsi nasi putih yang aman dan sehat!

Baca juga: Cegah Komplikasi Diabetes, Hindari Lima Jenis Makanan Yang Bisa Bikin Fatal

Baca juga: Sering haus dan kencing keruh, gejala diabetes yang sering tidak disadari, berikut 9 tandanya

Baca juga: Khasiat Daun Salam Efektif untuk Diabetes dan Kesehatan Jantung, Ternyata Karena Senyawa Ini

Selain itu berbagai jenis kanker, misalnya kanker prostat, kanker payudara, kanker usus besar, dan kanker endometrium.

Untuk menghindari diabetes, jadi kamu harus mengurangi makanan berkarbohidrat tinggi dan rendah serat. Makanan tinggi karbohidrat dan rendah serat antara lain tepung putih, pasta, nasi, roti putih.

Makanan ini mudah dicerna oleh tubuh. Kemudian, berubah menjadi glukosa lebih cepat. Dengan demikian, dapat menyebabkan lonjakan gula darah dan insulin. Sehingga, terkadang makanan tersebut bisa memicu diabetes.

Apakah Anda ingin sehat? pilih makanan sumber karbohidrat dari jenis seratnya. Perlu diketahui, tubuh tidak memecah serat dengan cara yang sama seperti karbohidrat lainnya. Jadi, makanan berkarbohidrat jenis serat tidak cepat menaikkan kadar gula darah.

Contoh sumber karbohidrat dari jenis serat ini adalah buah-buahan, sayur mayur, kacang-kacangan. Selain biji-bijian, seperti nasi merah, oatmeal, roti gandum. (tribunjambi.com)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul “Mengapa Banyak Orang Indonesia Terkena Diabetes?”, Klik untuk membaca:
https://lifestyle.kompas.com/read/2018/08/11/181800620/kenapa-banyak-orang-indonesia-yang-kena-diabetes-

Continue Reading

Berita Teratas

Harga Ram HP 6GB Termurah Mulai 1 Jutaan Oktober 2020: Ada Vivo, Oppo, Xiaomi, dan Infinix

Published

on

Meski beberapa produk ponsel dengan RAM tinggi harganya mahal, nyatanya beberapa produk yang diproduksi oleh produsen ponsel tersebut bisa dimiliki dengan harga yang terjangkau.

Untuk itu, Lamongan Today mencoba menghadirkan berbagai pilihan ponsel RAM 6BG yang dikutip dari situsnya carisinyal.com.

Baca juga: Harga Vivo V17 HP RAM 8GB Habis Turun Jadi 1 Jutaan, Beli Saja!

  1. Redmi Note 8

Redmi Note 8 dipasarkan di Indonesia dalam beberapa varian memori, salah satunya RAM 6 GB dan ROM 128 GB. Varian ini merupakan salah satu rekomendasi terbaik untuk jajaran varian di seri ini.

Smartphone ini menawarkan sejumlah keunggulan di kelas harganya. Keunggulan pertama adalah desainnya yang mencolok dibuat bagian depan dan belakang yang kokoh dengan lapisan Gorilla Glass 5.

Karenanya, Anda tidak perlu khawatir lagi saat perangkat bersentuhan dengan benda tajam yang sering berada di saku celana atau tas Anda, seperti kunci misalnya.



Baca juga: Harga Vivo V17 HP RAM 8GB Habis Turun Jadi 1 Jutaan, Beli Saja!

Selain itu, ponsel ini juga menawarkan tampilan yang lebar dengan tingkat kecerahan dan kontras yang baik.

Ponsel dibuat Xiaomi ini juga menghadirkan pengaturan kamera belakang yang bagus, cocok untuk Anda yang menyukai fotografi.

Harga: Rp 1.590.000

Editor: Nugroho

Sumber: carisinyal.com, shopee



Tag



Baru

Continue Reading

Berita Teratas

6 Tips Mengatasi Asam Lambung Tanpa Obat, Cukup Menyesuaikan Kebiasaan

Published

on

RINGTIME BANYUWANGI – Refluks asam terjadi ketika isi lambung naik ke esofagus, yang dikenal sebagai regurgitasi asam atau refluks gastroesofagus.

Jika gejala ini bertahan lebih dari dua kali seminggu, Anda mungkin mengalami gejala yang dikenal sebagai penyakit refluks gastroesofageal (GERD).

Gejala asam lambung Meningkatnya atau GERD yang menyebabkan ketidaknyamanan seperti sensasi terbakar atau rasa terbakar di dada yang bisa naik ke leher, ini bisa disebut mulas atau sensasi terbakar di dada.

Sebab asam lambung kenaikan biasanya disebabkan oleh tekanan pada perut saat hamil, obesitas, sindrom hernia lambung, alkohol, merokok, diabetes, dan asma.

Gejala yang sering terjadi pada penderitanya asam lambung tinggi atau GERD, yang meliputi mulut asam, sakit tenggorokan, mual, muntah, kembung, kesulitan menelan, suara serak, batuk, nyeri dada, dan cegukan.



Baca juga: Sorotan aktivitas belanja, ShopeePay Deals Rp1 hadir di Euphoria 11.11

Untuk mengatasi asam lambung kelebihan bisa dilakukan dengan mengatur kebiasaan sehari-hari, berikut ini hal yang bisa Anda lakukan ringtimesbanyuwangi.com diringkas dari 99.co.

1. Perhatikan porsi makan

Jangan makan terlalu banyak dalam porsi besar dalam satu waktu, hal ini justru akan membuat iritasi asam lambung meningkat.

READ  Joe Biden meminta Rep. Karen Bass untuk menjalani proses pemeriksaan VP: laporkan
Continue Reading

Trending