Connect with us

Ekonomi

OJK Cabut Izin Usaha, Apakah Leasing Ini Akan Dikeluarkan dari BEI?

Published

on

Jakarta, CNBC Indonesia – Bursa Efek Indonesia (BEI) menyatakan telah memperpanjang penangguhan saham emiten multi PT First Indo American Leasing Tbk (FINN) atau First Finance.

Emiten ini sebelumnya sempat dibekukan kegiatan usahanya sejak 27 Februari 2020, kemudian Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencabut izin usaha perseroan pada 20 Oktober 2020.

Menurut Direktur Penilaian Perusahaan BEI, I Gede Nyoman Yetna Setia, saham First Indo American Leasing telah dibekukan sejak 9 Desember 2019 dan PKPU (Postponement of Debt Payment Obligation) perseroan telah mendapatkan persetujuan homologasi dari Pengadilan Niaga Jakarta Pusat.


Namun, kata Nyoman, mengingat dibekukannya kegiatan usaha perseroan sejak 27 Februari 2020, Bursa telah memperpanjang penangguhan sekuritas perseroan.

Terkait pencabutan kegiatan usaha, Bursa telah mengajukan permintaan penjelasan dan akan mengevaluasi tanggapan atas permintaan penjelasan yang disampaikan Perseroan sebelum Bursa mengambil tindakan lebih lanjut, “kata Nyoman, Senin (2/11/2020).

Seperti diketahui, OJK mencabut izin usaha FINN dalam Surat Keputusan Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan Nomor KEP-50 / D.05 / 2020 tanggal 20 Oktober 2020.

“Pencabutan izin usaha First Indo American Leasing berlaku efektif sejak Keputusan Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan diundangkan,” bunyi surat tersebut.

Dengan dicabutnya izin usaha tersebut, maka perusahaan dilarang menjalankan kegiatan usaha di bidang perusahaan pembiayaan dan wajib menyelesaikan hak dan kewajiban sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Kewajiban yang dimaksud antara lain mencakup hak dan kewajiban debitur, kreditur dan / atau pemberi dana yang berkepentingan.

Kemudian menyampaikan informasi secara jelas kepada debitur, kreditur dan / atau penyandang dana yang berkepentingan mengenai mekanisme penyelesaian hak dan kewajiban serta menyediakan pusat informasi dan pengaduan nasabah di dalam perusahaan.

READ  6 Maskapai yang Memberhentikan Pegawainya karena Corona Pandemic Page semua

Sebelumnya, manajemen FINN bahkan berencana menambah modal dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) atau masalah hak 2,3 miliar saham baru setara dengan 51,24% dari total modal disetor dengan nilai nominal Rp 100 per saham.

Namun, aksi korporasi ini bisa tertunda setelah izin dari regulator dicabut.

Mengacu pada data BEI, saat ini FINN termasuk dalam kelas emiten saham gocap dan menjadi emiten yang berpotensi untuk dikeluarkan dari bursa (menghapus daftar).

Pemegang saham perseroan hingga 30 September 2020 antara lain PT Inti Sukses Danamas selaku pengendali dengan kepemilikan 44,13% atau 965,75 juta saham.

UOB Kay Hian Pte memiliki 9,82% atau 215 juta saham, UOB Kay Hian Ltd memiliki 8,28% atau 181,30 juta saham. Sisa 37,77% dimiliki oleh publik yang merupakan kepemilikan 826,45 juta lembar saham.

FINN tercatat di BEI pada Kamis 8 Juni 2017 dengan melepas sekitar 35% sahamnya ke publik atau setara dengan 766 juta saham baru dengan harga saham perdana Rp 105 per saham.

Melalui aksi IPO tersebut, FINN mengantongi dana sebesar Rp80,43 miliar. Dana hasil penawaran umum perdana (IPO) digunakan untuk modal kerja ekspansi kredit. Perusahaan ini bergerak di bidang pembiayaan atau leasing kendaraan roda empat khususnya mobil bekas.

[Gambas:Video CNBC]

(tas tas)


Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ekonomi

Ini Saat Yang Tepat untuk Bitcoin C – Blockchain Media Indonesia

Published

on

Dan Schulman, CEO dan Presiden PayPal mengatakan bahwa ini adalah waktu yang tepat bagi aset kripto (Bitcoin C) untuk memasuki arus utama (arus utama) sistem pembayaran sehari-hari.

Demikian disampaikan Schulman dalam Web Summit pada Rabu (2 Desember 2020). Pertemuan online tersebut disaksikan oleh lebih dari 100.000 penonton.

“Kami mengantisipasi aset kripto akan segera masuk ke arus utama dan menjadi alat pembayaran sehari-hari. Pandemi virus corona global telah mempercepat berbagai tren, seperti konsumen yang semakin tertinggal uang tunai,” ujarnya.

Menurutnya, jika kita bisa menciptakan sistem keuangan, teknologi baru dan modern yang lebih cepat, lebih murah dan lebih efisien, itu akan bagus untuk membawa lebih banyak orang ke dalam sistem, membantu meningkatkan kesehatan keuangan mereka.

“Jadi, dalam jangka panjang, saya sangat optimis dengan semua jenis mata uang digital,” ujarnya.

Sebelumnya pada Oktober 2020, PayPal mengumumkan bahwa ia membuka layanan perdagangan untuk aset kripto, termasuk Bitcoin dalam aplikasinya.

PayPal Mengundang Warga AS untuk Membeli Bitcoin dalam Aplikasinya

Beberapa bulan lalu warga Amerika Serikat (AS) sudah bisa mencicipinya. Pada tahun depan, 28 juta pedagang di seluruh dunia dapat menggunakannya.

Schulman mengatakan sebelum layanan tersebut diluncurkan, PayPal melakukan penelitian, yang menunjukkan bahwa 54 persen pengguna PayPal menginginkan dan beberapa telah menggunakan aset kripto untuk bertransaksi.

“Dompet digital kami adalah pelengkap alami untuk merangkul aset kripto,” katanya.

Penggunaan sejumlah aset kripto dalam aplikasi PayPal, tidak hanya seperti jual beli biasa, tetapi sebagai alternatif metode pembayaran barang dan jasa.

Pembeli yang memiliki Bitcoin di aplikasi PayPal, dapat menggunakan aset kripto untuk membeli produk pedagang yang mendukung. Lanjut, pedagang jangan terima Bitcoin, tapi dalam bentuk dollar atau mata uang perintah yang didukung. Jadi, aplikasi secara otomatis mengubah nilai tukar.

Cara ini dianggap efektif, karena pembeli memegang nilai Bitcoin lebih murah daripada saat pertama kali membelinya, kemudian menransaksikannya untuk barang dan jasa dengan harga tertentu dalam dolar.

Transaksi aset kripto dalam kehidupan sehari-hari dianggap efektif dalam meningkatkan adopsi aset kripto itu sendiri dan memastikan tingkat likuiditas yang lebih tinggi, meskipun diperkirakan harga Bitcoin akan terus melambung, setelah 30 November 2020, kemudian menembus level tertinggi sepanjang masa. [red]

Ikuti media sosial kami

INFO IKLAN / INFO IKLAN

READ  Pilihan mobil bekas Rp. 70 juta, ada Yaris, Avanza hingga CR-V semua halaman
Continue Reading

Ekonomi

Gojek & Grab Dikabarkan Setuju ‘Menikah’

Published

on

Jakarta

Gojek dan Grab dilaporkan mencapai kesepakatan untuk merger atau merger bisnis. Dua perusahaan Startup terbesar di Asia Tenggara Hal ini mempersempit perbedaan pendapat mereka, meskipun beberapa bagian dari kesepakatan tersebut masih perlu dinegosiasikan.

Mengutip Bloomberg, Rabu (2/12/2020), detail terakhir sedang dikerjakan di antara para pemimpin paling senior di setiap perusahaan dengan partisipasi Masayoshi Son dari SoftBank Group Corp., investor utama Grab.

Di bawah satu struktur dengan dukungan substansial, salah satu pendiri Grab Anthony Tan akan menjadi CEO dari entitas bersama tersebut, sementara eksekutif Gojek akan menjalankan bisnis bersama baru di Indonesia dengan merek Gojek.

Wakil Grab, Gojek, dan SoftBank menolak berkomentar, berdasarkan sumber bahwa pembicaraan masih berlangsung dan mungkin tidak menghasilkan transaksi. Investor telah mendorong mereka untuk bergabung di seluruh Asia Tenggara untuk mengurangi pengeluaran dan menciptakan salah satu perusahaan terkuat.

Grab yang hadir di delapan negara saat ini bernilai lebih dari US $ 14 miliar, sedangkan Gojek senilai US $ 10 miliar hadir di Indonesia, Singapura, Filipina, Thailand, dan Vietnam.

SoftBank telah mendorong kesepakatan sejak Son mengunjungi Indonesia pada bulan Januari, tetapi ia semakin frustrasi dengan kurangnya kemajuan. Persaingan berkepanjangan dan bentrokan kepribadian antara para pemimpin kedua perusahaan telah menyebabkan negosiasi yang menemui jalan buntu.

Langsung saja klik halaman selanjutnya.

READ  IHSG menguat 2,58% dalam sepekan, asing masih net sell Rp 8,09 triliun
Continue Reading

Ekonomi

Mungkin Beberapa Pabrik Pertamina Akan Tutup …

Published

on

JAKARTA, KOMPAS.com – Komisaris Utama PT Pertamina Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok mengatakan perusahaan minyak milik negara akan menutup nomor pabrik dia. Pasalnya, kilang dinilai tidak efisien, sekaligus sebagai upaya mendorong integrasi kilang minyak dengan produknya petrokimia.

Ia mengungkapkan, saat ini terdapat 6 kilang yang dioperasikan Pertamina.

“Mungkin sebagian akan ditutup karena sangat tidak efisien. Karena butuh kilang baru sebagai kilang terintegrasi,” kata Ahok dalam International Convention On Indonesian Hulu Migas 2020 yang digelar secara virtual, Rabu (2/12/2020).

Baca juga: Jika Jadi RI-1, Apa Yang Akan Ahok Lakukan?

Menurut Ahok, dua lokasi yang saat ini diproyeksikan akan dikembangkan sebagai kilang petrokimia terintegrasi tersebut Pabrik Pabrik Tuban dan Balongan.

Ahok mengatakan dalam mendorong integrasi ini, Pertamina juga membuka opsi kerja sama dengan calon investor.

Menurut dia, investor bisa berinvestasi di kompleks kilang petrokimia.

Untuk langkah ini, Ahok bahkan memastikan Pertamina siap bermitra dengan pemegang saham minoritas.

Baca juga: Inilah ciri SPBU Pertamina yang menjual BBM Premium Pertalite

“Investor bisa menerimanya minyak mentah-dia ke Indonesia, jadilah pemasok dan Pertamina menjamin pembelian dengan harga pasar, “kata Ahok.

Namun, Ahok belum mau merinci kilang mana yang berpotensi ditutup.

Sejauh ini Pertamina berencana mengembangkan kapasitas 4 kilang dan membangun kilang baru. Dengan penambahan tersebut maka kapasitas pengolahan kilang akan meningkat menjadi 1,8 juta bph. (Filemon Agung)

Artikel ini telah tayang di Kontan.co.id dengan judul Ahok ngomongin kilang Pertamina, katanya apa?

Continue Reading

Trending