Connect with us

Ekonomi

Menu MPV bekas Rp 60 jutaan ada Xenia, Avanza hingga Serena

Published

on

JAKARTA, KOMPAS.com – Kendaraan Multiguna Segmen ( MPV) di pasar mobil bekas menjadi tipe yang paling diminati konsumen.

Alasan dasar pembeli memilih mobil jenis ini tidak lain adalah ruang kabin area dan kapasitas untuk lebih banyak penumpang.

Selain itu, mobil dengan tujuh penumpang ini juga bisa digunakan untuk segala keperluan.

Di pasaran mobil semi bekas, mobil jenis ini juga memiliki harga yang cukup bervariasi. Tidak sedikit penjual yang menawarkan MPV dengan harga hanya puluhan juta rupiah.

Baca juga: Pilihan mobil bekas Rp 70 jutaan ada Yaris, Avanza hingga CR-V

Tawaran ini tentunya cukup menarik bagi konsumen yang ingin membeli mobil namun dana yang tersedia terbatas.

Ari Purnomo Seorang pedagang memasang kertas berisi spesifikasi mobil yang akan dijual di bursa mobil Sriwedari, Solo, Jawa Tengah, Minggu (15/12/2019). Setiap Minggu ratusan mobil bekas dijual di Bursa Mobil Sriwedari.

Jadi, mereka berhak memilih memiliki kendaraan roda empat pribadi yang bisa digunakan untuk keluarga.

Misalnya dengan hanya Rp. 60 juta, pembeli bisa memilih merek yang sesuai dengan keinginannya.

Herjanto Kosasih, Manajer senior Bursa Mobil bekas WTC Mangga Dua, mengatakan segmen MPV murah memang kembali diminati konsumen.

Baca juga: Pilihan Mobil Bekas Rp 50 Juta di Auction Hall, Ada Kijang Innova

Dalam kondisi pandemi Covid-19 saat ini, yang dibutuhkan pembeli adalah mobil dengan harga bersahabat dan bisa menghemat uang.

“MPV seperti Avanza, Xenia yang dulu terlupakan, kini kembali dicari konsumen.” Yang dicari konsumen adalah ruang kabin yang luas, ”kata Herjanto Kompas.com beberapa waktu lalu.

Bagi calon pembeli yang masih ragu menentukan pilihan, Herjanto menyarankan agar mengundang tenaga ahli untuk memastikan kondisi mobil yang mereka incar.

Suzuki Auto Value adalah jaminan servis mobil bekasGridOto.com Suzuki Auto Value adalah jaminan servis mobil bekas

“Kalau kurang paham mesin sebaiknya ajak orang yang ahli, agar tidak salah saat membeli mobil,” ujarnya.

READ  Hore, harga bensin Pertalite jadi Rp. 5.355 Pertamax Rp. 6.300 dan Pertamax Turbo Rp. 6.895 per liter Ikuti info - semua halaman

Namun, kata Herjanto, mobil bekas itu wajar jika harus diperbaiki. Namun, sebaiknya perbaikannya tidak terlalu banyak, agar tidak menguras isi kantong.

Baca juga: Perburuan mobil bekas seharga Rp 40 juta di balai lelang pekan ini

Berikut ini adalah pilihan MPV bekas dengan harga Rp. 60 juta yang untuk jual beli online.

1. Nissan Serena matik tahun 2008 dibandrol dengan harga Rp. 68,5 juta

2. Nissan Grand Livina matik tahun 2009 dibandrol dengan harga Rp. 67,5 juta

3. Kijang LGX 1997 harga Rp. 61 juta

4. Daihatsu Xenia 2010 dibandrol dengan harga Rp. 68 juta

5. Karnaval KIA 2001 dihargai Rp. 68,75 juta

6. Isuzu Panther 2001 harga Rp 69 juta

7. Suzuki APV Arena GX tahun 2009 dibandrol dengan harga Rp. 68 juta

8. Datsun Go + Panca tahun 2019 dibandrol dengan harga Rp 69 jutaan

9. Toyota Avanza matik tahun 2005 dibandrol dengan harga Rp. 68 juta

10. Chevrolet Cafira 2001 harga Rp. 60 juta

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ekonomi

IHSG Diprediksi Akan Kuat Minggu Depan, Ini Faktor Pendukungnya

Published

on

JAKARTA, KOMPAS.com – Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG) diperkirakan akan bergerak lebih tinggi pada perdagangan minggu depan.

Direktur PT Anugerah Mega Investama Hans Kwee mengatakan, IHSG akan menguat dengan support di level 5.063 hingga 5.001 dan resistance di level 5.135 hingga 5.182.

Beberapa faktor akan mempengaruhi pergerakan IHSG minggu depan seperti perkembangan stimulus fiskal tambahan dan perkembangan pemilihan umum di Amerika Serikat.

“Ada juga kekhawatiran terkait ancaman kasus Covid-19 gelombang kedua dan laporan laba perusahaan pada kuartal ketiga,” ujarnya dalam keterangannya, Minggu (25/10/2020).

Baca juga: Lihat saham yang bisa dilihat di 2021

Selain itu, para pelaku pasar juga memperhatikan potensi yang ada pertumbuhan Perekonomian Indonesia pada kuartal ketiga tahun 2020.

Pemerintah memperkirakan Produk Domestik Bruto (PDB) akan menyusut 1 persen hingga 2,9 persen.

Semua komponen yang membentuk Produk Domestik Bruto (PDB) akan mengalami kontraksi atau pertumbuhan negatif pada kuartal ketiga.

Perkiraan konsumsi rumah tangga akan turun 1,5 persen menjadi 3 persen, investasi juga mengalami tekanan, dengan perkiraan berkisar antara minus 6,4 persen sampai minus 8,5 persen.

Pertumbuhan ekspor juga diperkirakan mengalami kontraksi pada kisaran 8,7 persen hingga 13,9 persen. Dan impor juga masih mengalami tekanan.

Sedangkan untuk keseluruhan tahun 2020 pertumbuhan ekonomi diperkirakan berada pada kisaran minus 0,6 persen hingga minus 1,7 persen.

“Meski mengalami pertumbuhan negatif, namun pertumbuhan ekonomi Indonesia jauh lebih baik dibandingkan negara lain yang menghadapi pandemi Covid-19,” jelas Hans Kwee.

Baca juga: Naik 0,4 Persen, IHSG Kembali Tembus Level 5.100

Continue Reading

Ekonomi

Cengkareng-Cinere Akan Terhubung dengan Jalan Tol Akhir Tahun 2020

Published

on

JAKARTA, KOMPAS.com – Pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) berjanji, konstruksi 11 jalanan Jalan raya akan selesai hingga akhir tahun 2020.

Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Marga Kementerian PUPR Hal ini dibenarkan Hedy Rahadian dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Kamis (22/10/2020).

“Dalam jangka panjang diharapkan turun menjadi 1,5 jam per 100 kilometer,” kata Hedy.

Saat ini, waktu tempuh masih di kisaran 2,3-2,5 jam per 100 kilometer.

Dari sekian banyak jalan raya korban yang pembangunannya selesai hingga akhir tahun 2020, Korban Cengkareng-Kunciran salah satunya.

Jalan bebas hambatan sepanjang 14,19 kilometer ini adalah salah satu dari 6 bagian Jalan raya Jakarta Outer Ring Road (JORR) II atau JORR 2.

Baca juga: 6 Jalan Tol Baru Jabodetabek Siap Dioperasikan Akhir Tahun 2020

Tol jorr 2 sendiri terbagi menjadi 6 seksi yaitu Tol Cengkareng-Batu Ceper-Kunciran dengan panjang 14,19 kilometer, Tol Kunciran-Serpong sepanjang 11,4 kilometer, dan Tol Serpong-Cinere sepanjang 10,14 kilometer. .

Kemudian tol Cinere-Jagorawi sepanjang 14,64 kilometer, tol Cimanggis-Cibitung sepanjang 25,39 kilometer, dan tol Cibitung-Cilincing sepanjang 34,02 kilometer.

Sedangkan Jalan khusus Jalan Tol Cengkareng-Kunciran sendiri dibagi menjadi empat bagian. Rinciannya, Seksi I (Kunciran-Tirtayasa) sepanjang 2,04 kilometer.

Kemudian Seksi II (Tirtayasa-Benteng Betawi) sepanjang 3,52 kilometer, Seksi III (Benteng Betawi-H.Sastranegara) sepanjang 6,57 kilometer, dan Seksi IV (H.Sastranegara-SS Benda) sepanjang 2,06 kilometer.

Jalan raya ini dikelola oleh bekerja sama antara PT Jasa Marga (Persero) Tbk dan CMS Works International Limited, PT Wijaya Karya (Persero) Tbk, PT Nindya Karya (Persero) dan PT Istaka Karya (Persero) yaitu, PT Jasamarga Kunciran Cengkareng (JKC).

Jalan Tol Cengkareng-Kunciran juga akan terkoneksi dengan Jalan Tol Serpong-Cinere yang pembangunannya juga akan selesai pada akhir tahun 2020.

READ  Aneka Tambang (ANTM) optimistis bisa meningkatkan kinerja keuangannya di sisa tahun ini

Baca juga: Pemerintah Janjikan Sebelas Ruas Tol Baru Selesai Akhir 2020

Jalan tol ini juga akan terkoneksi dengan Jalan Tol Kunciran-Serpong yang telah beroperasi dan diresmikan Presiden Jokowi sejak Desember 2019 lalu.

Keberadaan jalan tol ini diharapkan bisa menjadi alternatif akses tol menuju Bandara Internasional Soekarno-Hatta dan sekitarnya.

Continue Reading

Ekonomi

6 Ruas Tol Baru Jabodetabek Siap Beroperasi Akhir Tahun 2020 Halaman all

Published

on

JAKARTA, KOMPAS.com – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) bersama badan usaha Jalan raya ( penginapan) memastikan penyelesaian konstruksi enam korban baru di wilayah metropolitan Jabodetabek.

Saat ini keenam ruas tol tersebut telah memasuki tahap akhir pembangunan untuk segera dioperasikan dan siap diresmikan pada November dan Desember 2020.

Keenam jalan tol tersebut adalah Jalan raya Cimanggis-Cibitung Seksi 1A (Cimanggis-Jatikarya), Korban Cinere-Serpong Seksi 1 (SS Serpong-SS Pamulang), dan Bogor Ring Road Seksi 3A (Simpang Yasmin-Cinnamon).

Kemudian Tol Cengkareng-Kunciran, Tol Cibitung-Cilincing Seksi 1 (Cibitung-Gabus Indah), dan Tol Bekasi-Cawang-Kampung Melayu Seksi 1 (Tol Sambungan ke Tol Wiyoto Wiyono + On Ramp Pasar Gembrong) dan Seksi 2A ( Jaka Sampurna-Kayuringin).

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan kehadiran jalan tol yang terkoneksi dengan kawasan produktif dapat menekan biaya logistik dan meningkatkan daya saing Indonesia dalam menarik investasi.

Baca juga: November 2020, dari Serpong hingga Pamulang sudah bisa lewat tol

Tol Cimanggis-Cibitung Seksi 1A (Cimanggis-Jatikarya) dirancang sepanjang 3,17 kilometer dengan pogres pembangunan hingga 99 persen dan telah dilakukan perbaikan setelah dilakukan Uji Kelayakan Fungsi (ULF).

“ULF dilaksanakan oleh tim evaluasi yang terdiri dari unsur-unsur Kementerian PUPR, Kementerian Perhubungan, dan Korps Lalu Lintas Polri, “kata Basuki Kompas.com, Sabtu (24/10/2020).

Jasa Marga Tol Cinere-Serpong siap beroperasi secara fungsional jelang Libur Natal 2020 dan Tahun Baru 2021. Tampak pada gambar Pamulang Simpang Susun.

Sedangkan Tol Serpong-Cinere seksi 1 ruas Serpong IC-Pamulang IC sepanjang 6,5 kilometer yang ditargetkan selesai pada November 2020 merupakan bagian dari jaringan tol Jakarta Outer Ring Road (JORR) II.

Jalan raya ini dibangun untuk mendistribusikan beban lalu lintas dan meningkatkan kapasitas jalan di metropolitan Jakarta.

READ  Aneka Tambang (ANTM) optimistis bisa meningkatkan kinerja keuangannya di sisa tahun ini

Selanjutnya, Jalan Tol Bogor Ring Road (BORR) Seksi 3A (Simpang Yasmin-Kayu Manis) sepanjang 3 kilometer telah melalui tahapan Uji Statis dan Uji Dinamis dengan menggunakan kendaraan jenis truk berat.

Pengujian statik dan dinamis ini untuk mendapatkan hasil yang konsisten dan untuk mengetahui kualitas kekuatan jembatan pada jalan tol dengan konstruksi jembatan penyeberangan itu.

Baca juga: Tol Cinere-Serpong dan Cengkareng-Kunciran siap difungsikan saat Nataru

Ruas simpang Yasmin-Kayu Manis merupakan bagian dari Jalan Tol BORR yang dikelola oleh PT Marga Sarana Jabar dengan total panjang 11,45 kilometer.

Tol Bogor Ring Road terbagi menjadi 3 seksi yaitu Seksi I Sentul Selatan-Kedung Halang yang dioperasikan pada 2009, Seksi IIA Kedung Halang-Kedung Badak diresmikan pada 2014, dan Seksi IIB Kedung Badak-Simpang Yasmin diresmikan pada 2018. dengan total 8,45 kilometer.

Kemudian dilanjutkan dengan Seksi IIIA dari Persimpangan Yasmin-Cinnamon sepanjang 3 kilometer.

Tol Cengkareng-Kunciran sepanjang 14,19 kilometer siap diresmikan pada pekan ke-4 Desember 2020.

Tol Cengkareng-Kunciran dikelola oleh PT Jasamarga Kunciran Cengkareng (JKC) yang terbagi menjadi 4 seksi.

Seksi I (Kunciran-Tirtayasa) sepanjang 2,04 kilometer, Seksi II (Tirtayasa-Benteng Betawi) sepanjang 3,52 kilometer.

Kemudian Seksi III (Benteng Betawi-H Sastranegara) sepanjang 6,57 kilometer, dan terakhir Seksi IV (H Sastranegara-SS Benda) sepanjang 2,06 kilometer.

Tol BORR Persimpangan 3A Yasmin-Semplak Seksi.Dermaga. PT Jasa Marga (Persero) Tbk. Tol BORR Persimpangan 3A Yasmin-Semplak Seksi.

Jalan tol ini akan terkoneksi dengan Jalan Tol Kunciran-Serpong yang telah dioperasikan dan diresmikan Presiden Jokowi sejak Desember 2019 lalu.

Tol Cengkareng-Kunciran diharapkan menjadi alternatif akses tol menuju Bandara Internasional Soekarno-Hatta dan sekitarnya.

Selanjutnya Tol Cibitung-Cilincing Seksi 1 (Cibitung-Gabus Indah) sepanjang 13,52 kilometer akan menghubungkan kawasan industri di Cikarang dengan Pelabuhan Tanjung Priok.

READ  IHSG diperkirakan akan melemah, pantau saham-saham terpilih ini pada Selasa (13/10)

Setelah Seksi 1 Cibitung-Gabus Indah rampung, ruas Tol Cibitung-Cilincing yang akan mengikuti penyelesaian adalah Seksi 2 Gabus Indah-Muara Bakti (6,05 kilometer) yang progresnya kini mencapai 92,45 persen.

Seksi 3 Kanal Banjir Muara Bakti Timur (10,64 kilometer) sudah berkembang 84,57 persen, dan Seksi 4 Kanal Banjir Cilincing Timur (4,56 kilometer) sudah mencapai 47,42 persen.

Ruas tol ini akan memberikan dukungan bagi pergerakan masyarakat (komuter) dan logistik khususnya menuju kawasan industri Cibitung dan Cilincing.

Pengerjaan gelagar tol Becakayu di JORRJasa Marga Pengerjaan gelagar tol Becakayu di JORR

Jalan tol terakhir yang siap diresmikan pada tahun 2020 adalah Tol Bekasi-Cawang-Kampung Melayu Seksi 1 (Tol Wiyoto Wiyono ke Sambungan Tol + On Ramp Pasar Gembrong) dan Seksi 2A (Jaka Sampurna-Kayuringin) sepanjang 5,17 kilometer.

Jalan tol ini telah dikerjakan secara bertahap sejak 2015 dan siap diresmikan pada Desember 2020.

Dukungan enam jaringan jalan tersebut untuk memperlancar lalu lintas / mengurangi waktu tempuh, serta memberikan dukungan bagi peningkatan pertumbuhan ekonomi di Metroplolitan Jakarta.

Continue Reading

Trending