Connect with us

Ekonomi

Melonjak 125% dalam enam hari, saham Saranacentral Bajatama (BAJA) dibekukan

Published

on

ILUSTRASI. Harga saham BAJA melonjak 124,56% dalam enam hari perdagangan terakhir.

Reporter: Wahyu Tri Rahmawati | Editor: Wahyu T. Rahmawati

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Bursa Efek Indonesia (BEI) telah menghentikan perdagangan (menangguhkan) saham PT Saranacentral Bajatama Tbk (BAJA) hari ini, Senin (12/10). Penghentian sementara perdagangan saham BAJA dilakukan karena adanya kenaikan harga kumulatif saham BAJA yang signifikan.

“Penghentian sementara perdagangan saham BAJA akan dilakukan di pasar reguler dan pasar tunai,” kata BEI dalam pengumuman di bursa.

Pendinginan Hari ini diselenggarakan dengan tujuan untuk memberikan waktu yang cukup bagi pelaku pasar untuk mempertimbangkan secara cermat berdasarkan informasi yang tersedia dalam setiap pengambilan keputusan investasi di saham BAJA.

Baca juga: BAJA menargetkan penjualan 100.000 ton dan laba bersih di akhir tahun

Pada perdagangan Jumat (9/10), harga saham BAJA melonjak 25,49 persen menjadi Rp 128 per saham. Ini merupakan harga tertinggi saham BAJA sejak 5 Oktober 2018 atau dalam dua tahun terakhir.

Harga saham telah melonjak sejak awal Oktober. Harga saham BAJA melonjak 124,56% dalam enam hari perdagangan terakhir.

Baca juga: Saranacentral Bajatatama (BAJA) Factory Utility Kerek Untuk Memenuhi Kebutuhan Pasar

DONASI, Dapatkan Voucher Gratis!

Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terima kasih atas perhatiannya, terdapat voucher gratis senilai donasi yang dapat digunakan berbelanja TOKO SELAMAT.


READ  Kalian yang ngeri! 12 Negara Sudah Resesi Termasuk Malaysia
Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ekonomi

Luhut pernah ditelpon Tesla soal pabrik, apakah lahan sudah siap?

Published

on

Jakarta, CNBC Indonesia – Kabar mengejutkan mengenai rencana Tesla masuk ke Indonesia melalui pembangunan pabrik baterai disambut baik oleh pengelola kawasan industri. Menteri Perindustrian Agus Gumiwang mengungkapkan, pemerintah akan mendorong Tesla masuk ke kawasan industri Batang. Bahkan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Pandjaitan telah mendapat telepon dari Tesla tentang rencana pembangunan pabrik baterai lithium.

Apakah lahan untuk investor seperti Tesla sudah siap?

Direktur Operasional PT KIW (Persero) Ahmad Fauzie Nur mengatakan terus memantau perkembangan investor yang akan masuk ke Indonesia. Salah satu hal yang paling menyedot perhatian saat ini adalah rencana masuknya pemain mobil listrik besar dunia, Tesla by Elon Musk, yang sedang menjajaki pembangunan pabrik baterai di Indonesia.


Untuk menyambutnya, persiapan terus dilakukan oleh konsorsium PT KIW bersama PT PP (Persero), PTPN IX dan Perusda Batang untuk mengembangkan dan mengelola Kawasan Industri Terpadu (KIT) Batang.

“KIT Batang siap terima,” kata Fauzie kepada CNBC Indonesia, Senin (19/10).

Ia mengatakan konsorsium KIT Batang menyambut baik kabar tersebut. Apalagi, ada rencana 153 perusahaan sudah antri untuk bisa membangun bisnisnya di Indonesia.

“Untuk itu, kami percepat pembangunan KIT Batang. Penyiapan lahan dan dukungan pembangunan infrastruktur secara paralel juga terus dilakukan. KIT Batang optimistis dengan percepatan yang ada saat ini akan menarik lebih banyak investor di KIT Batang,” ucapnya. Fauzie.

Penyiapan lahan tahap pertama seluas 450 hektar diharapkan siap pada Triwulan I-2021. Tidak berhenti pada tahap pertama, penyiapan lahan juga berlanjut untuk tahap selanjutnya pada cluster 1 (satu) seluas 3.100 hektar. Total luas target KIT Batang sekitar 4.300 Ha.

Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang membenarkan soal rencana Tesla tersebut, ia mengatakan nantinya Tesla akan diarahkan untuk membangun pabrik di Batang. Saat ini proses pembahasan antara Tesla dan pemerintah masih berlangsung.

READ  Perluasan Tiga Kota, Fabelio Incar Volume Transaksi Naik 150 Persen

“Sedang berlangsung pembahasan, arahnya ada (Batang),” kata Agus kepada CNBC Indonesia, Senin (19/10).

Kabar ketertarikan Tesla membangun pabrik baterai di Indonesia sudah berkembang sejak bulan lalu. Bahkan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Penanaman Modal Jenderal TNI (Purn) Luhut Binsar Pandjaitan mengaku dipanggil Tesla.

“Saya ingin sampaikan lagi banyak yang tertarik berinvestasi di Indonesia, saya baru mendapat telepon dari Tesla di Amerika, mereka juga berminat membangun baterai (pabrik) lithium di Indonesia,” kata Luhut Rabu (9/9) 9/2020).

[Gambas:Video CNBC]

(Hai, Hai)


Continue Reading

Ekonomi

Adaro Energy (ADRO) membantah rumor akuisisi saham PLTU Paiton

Published

on

ILUSTRASI. Suasana Kompleks PLTU Paiton

Reporter: Dimas Andi | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. PT Adaro Energy Tbk (ADRO) melalui anak perusahaannya, Adaro Power & Adaro Water, menepis laporan bahwa mereka berencana bermitra dengan PT TBS Energi Utama Tbk (TOBA) sebelumnya bernama PT Toba Bara Sejahtra untuk mengakuisisi 45,5% saham Mitsui Corp Jepang di Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Paiton.

Direktur Utama Adaro Power & Adaro Water Wito Krisnahadi mengatakan saat ini pihaknya belum berencana mengakuisisi saham di PLTU Paiton. “Kami juga tidak ada kerja sama dengan TKEDUA terkait hal ini, ”ujarnya, Senin (19/10).

Sebelumnya, manajemen ADRO memang sempat melakukan kajian internal terkait peluang di PLTU Paiton yang dikelola Paiton Energy. Namun, saat itu belum ada kepastian apakah perseroan benar-benar tertarik untuk ikut ambil bagian dalam Paiton Energy atau tidak.

“Karenanya belum ada kepastian untuk ikut,” ujarnya Kepala Komunikasi Perusahaan Adaro Energy Febriati Nadira saat dihubungi Kontan.co.id, beberapa waktu lalu.

Baca juga: Adaro Energy (ADRO) mendukung rencana insentif untuk izin usaha pertambangan

Sampai tulisan ini dibuat, Direktur TOBA Pandu Patria Sjahrir dan Sekretaris Perusahaan TOBA Pingkan Ratna Melati belum memberikan konfirmasi atau menjawab pertanyaan Kontan.co.id terkait masalah akuisisi saham PLTU Paiton.

Asal tahu saja, saat ini mayoritas saham PLTU Paiton dimiliki oleh Mitsui Corp, yakni 45,5%. Namun, Mitsui dikabarkan akan melepas seluruh kepemilikan sahamnya di pembangkit listrik 2.045 megawatt (MW) tersebut.

Selain Mitsui, ada beberapa investor asing lainnya yang memiliki saham di PLTU Paiton yang berlokasi di Probolinggo, Jawa Timur. Diantaranya, Nebras Power Qatar yang memiliki 35,5% saham, dan Jera, perusahaan patungan antara Tokyo Electric Power Group dan Chubu Electric Power Group, yang memiliki 14% PLTU. Sisa 5% saham PLTU Paiton dimiliki oleh TOBA.

READ  Perluasan Tiga Kota, Fabelio Incar Volume Transaksi Naik 150 Persen

Mengutip situs resmi Paiton Energy, PLTU Paiton didirikan pada tahun 1994 dan mampu menghasilkan listrik sekitar 13.500 GWh per tahun. PLTU ini menyumbang sekitar 10% dari konsumsi listrik tahunan di Pulau Jawa.

DONASI, Dapatkan Voucher Gratis!

Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terima kasih atas perhatiannya, terdapat voucher gratis senilai donasi yang dapat digunakan berbelanja TOKO SELAMAT.


Continue Reading

Ekonomi

Ekonomi China Pulih, Tumbuh 4,9% Pada Q3 2020

Published

on

Jakarta, CNBC Indonesia – Perekonomian China terus pulih dari dampak korona (Covid-19) pada kuartal ketiga tahun 2020. Menurut data Badan Statistik Nasional, PDB pada kuartal ketiga tahun 2020 positif, sebesar 4,9% (yoy).

Ekspansi ekonomi dari triwulan sebelumnya 3,2%. Namun menurut Reuters, hal tersebut masih lebih rendah dari konsensus pasar dimana ekonomi diperkirakan tumbuh sebesar 5,2%.


“Secara umum, perekonomian nasional secara keseluruhan terus mengalami pemulihan yang stabil dan hasilnya signifikan,” kata biro tersebut seperti dikutip CNBC International, Senin (19/10/2020).

“Namun, kami juga harus menyadari bahwa lingkungan internasional masih kompleks dan parah dengan ketidakstabilan … bahwa kami berada di bawah tekanan besar untuk mencegah penyebaran epidemi dari luar negeri dan peningkatannya di dalam negeri.”

“Perekonomian masih dalam proses pemulihan dan fondasi untuk pemulihan yang berkelanjutan perlu dikonsolidasikan.”

Penjualan ritel naik 3,3% pada September, naik 0,9% pada kuartal tersebut. Namun selama sembilan bulan pertama tahun 2020, penjualan ritel mengalami kontraksi 7,2%.

Investasi aset tetap naik 0,8%. Tingkat pengangguran yang disurvei perkotaan turun lebih rendah pada bulan September menjadi 5,4%.

Produksi industri naik 6,9% pada September dari tahun lalu. Ini membuat total pertumbuhan selama sembilan bulan pertama tahun ini menjadi 1,2%.

Sebelumnya, Dana Moneter Internasional (IMF) memperkirakan China akan menjadi satu-satunya ekonomi utama dunia yang tumbuh tahun ini. Ekonomi 2020 adalah 1,9%.

(Kepala / kepala)


READ  Hebatnya, Presiden Jokowi membawa nilai tukar rupiah meroket sejak Omnibus Law disahkan
Continue Reading

Trending