Connect with us

Ekonomi

Lo Kheng Hong Sebut Saham Grup MNC Murah, Cek Fakta Ini Pertama!

Published

on

Jakarta, CNBC Indonesia – akuInvestor lama Lo Kheng Hong baru saja mengungkapkan alasannya membeli saham PT Global Mediacom Tbk (BMTR), perusahaan induk media MNC Group yang dikuasai taipan Hary Tanoesoedibjo.

BMTR adalah perusahaan induk dari PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN) dan PT MNC Vision Networks Tbk. (IPTV). Sedangkan MNCN membawahi beberapa lini bisnis media seperti stasiun televisi (RCTI, iNews, MNC TV), radio, dan media cetak.

“BMTR perusahaan bagus, di tengah pandemi masih bisa membukukan untung Rp 551 miliar,” kata Lo Kheng Hong yang juga pemegang saham PT Petrosea Tbk (PTRO) kepada CNBC Indonesia, Selasa ( 18/8/2020).


“Penilaian [BMTR] murah juga, ”jelasnya.

Diketahui Lo Kheng Hong dikenal sebagai tipe investor investasi nilai (berbasis nilai) di Bursa Efek Indonesia (BEI) dan berhasil. Bahkan, ia dijuluki Warren Buffet of Indonesia karena sudah meraup untung dengan memilih saham-saham dengan fundamental bagus dan valuasi murah.

Tapi benarkah saham perusahaan induk MNC Group itu murah, kata Lo Kheng Hong?

BaikUntuk saham BMTR jika melihat perbandingan nilai buku dan harga saham alias Price to Book Value (PBV), harga saham BMTR masih tergolong murah yaitu 0,41 kali di bawah rata-rata industri media yang memiliki PBV sebesar 1,1. waktu.

Tapi ternyata BMTR punya aset tidak berwujud yang cukup besar.

Hal tersebut wajar karena BMTR sendiri merupakan holding company dari perusahaan media MNC Group. Aset tidak berwujud sendiri merupakan aset yang apabila perusahaan kolaps maka aset tersebut tidak dapat diuangkan secara langsung, biasanya aset tersebut berupa hak siar, hak merek, hak cipta, hak paten, keunggulan teknologi, niat baik dan lain-lain.

Jika menggunakan harga menjadi nilai buku yang berwujud, Valuasi BMTR berada di 0,55 kali.

Selanjutnya untuk Price Earnings Ratio (PER), rasio yang membandingkan laba bersih perusahaan dalam satu tahun dengan harga pasarnya, PER BMTR berada pada kisaran 4,4 kali, sedikit di bawah rata-rata industri media yaitu PER 4.6. waktu.

Namun, yang menarik bagi saham BMTR adalah kemampuannya dalam bertumbuh. Salah satu industri yang tumbuh cukup lambat adalah industri media.

READ  Menu MPV bekas Rp 60 jutaan ada Xenia, Avanza hingga Serena

Karena jika ingin berekspansi, induk media harus siap mencaplok perusahaan media lain atau mendirikan perusahaan media baru. Ini karena ruang pertumbuhan perusahaan media ada dengan menambahkan rubrik membaca atau program TV baru sangat terbatas, di tengah persaingan dari perusahaan media untuk mendapatkan persentase perhatian konsumen, tentunya terbatasnya waktu menonton atau membaca media per hari.

Analisis ini diperkuat dengan data Refinitiv bahwa rata-rata pertumbuhan pendapatan media tergolong sangat kecil yaitu hanya 1,1% selama 5 tahun terakhir.

Namun, ternyata BMTR lebih unggul di sini. Selama 5 tahun terakhir pendapatan BMTR berhasil tumbuh hingga 4% per tahun.

Sehingga jika menggunakan metode valuasi PBV, PER, dan melihat pertumbuhan perusahaan, dapat dikatakan bahwa saham BMTR memang lebih murah dibandingkan saham pada perusahaan industri media lainnya.

Namun bagaimana dengan valuasi anak perusahaannya yang lebih terkenal yaitu MNCN yang tergabung dalam indeks LQ45 yaitu indeks dengan konstituen saham yang memiliki likuiditas perdagangan yang mumpuni dan kinerja perusahaan yang baik.

Apabila menggunakan metode valuasi PBV, dapat dikatakan bahwa harga MNCN saat ini tergolong wajar karena PBV MNCN berada pada kisaran 1,04 kali sehingga hanya sedikit lebih murah dibandingkan rata-rata industri media yang memiliki PBV 1,1 kali.

Kalaupun valuasi dilakukan dengan metode PER, dapat dikatakan MNCN memiliki valuasi yang lebih mahal dibandingkan perusahaan media lainnya, dengan PER MNCN 6,83 kali, lebih tinggi dari rata-rata industri media sebesar 4,6 kali.

Namun, lagi-lagi daya tarik saham MNCN terlihat dari kemampuan pertumbuhan laba perseroan selama 5 tahun terakhir yang bahkan berhasil tumbuh lebih tinggi dari induknya.

MNCN berhasil tumbuh 4,4% per tahun, jauh di atas rata-rata pertumbuhan laba industri media yang hanya berkisar 1,1%.

Hmm… jadi apakah analisis Lo Kheng Hong benar?

READ  Aneka Tambang (ANTM) optimistis bisa meningkatkan kinerja keuangannya di sisa tahun ini

TIM PENELITI CNBC INDONESIA

[Gambas:Video CNBC]

(trp / trp)


Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ekonomi

Saat cuti, Bandara Soetta mencatat jumlah penumpang tertinggi selama pandemi

Published

on

ILUSTRASI. PT Angkasa Pura II mencatat jumlah pergerakan penumpang pesawat di Bandara Soekarno-Hatta diperkirakan mencapai 61.000 orang pada hari pertama cuti bersama. ANTARA FOTO / Muhammad Iqbal / wsj.

Sumber: Kompas.com | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Saat pandemi, jumlah penumpang di Bandara Soekarno-Hatta menurun drastis. Namun, kondisi berbeda tampak pada pelaksanaan cuti bersama ini pada akhir Oktober 2020.

PT Angkasa Pura II mencatat jumlah pergerakan penumpang pesawat di Bandara Soekarno-Hatta diperkirakan mencapai 61.000 orang pada hari pertama libur. akhir minggu yang panjang atau pada Rabu (28/10/2020) kemarin. Jumlah ini menjadi rekor penumpang tertinggi selama pandemi Covid-19 di Bandara Soekarno-Hatta.

Direktur Utama PT AP II Muhammad Awaluddin mengatakan, puncak arus keberangkatan penumpang terjadi pada 27-28 Oktober 2020 kemarin.

“Di tengah pandemi ini, rata-rata penumpang di Bandara Soekarno-Hatta adalah 40.000 – 45.000 orang per hari, dan hari ini, 28 Oktober 2020, kami perkirakan akan mencapai sekitar 61.000 orang. Ini juga sesuai dengan laporan tersebut. Kami terima dari pihak maskapai, jumlah penumpang saat ini mencapai sekitar 61.000 orang, “kata Awaluddin dalam keterangan tertulisnya, Kamis (29/10/2020).

Baca juga: Menhub mengingatkan: Jangan pulang bersama pada 1 November

Sedangkan puncak arus balik di Bandara Soekarno-Hatta diperkirakan terjadi pada 30 Oktober dan 1 November 2020. Sementara itu, Direktur Operasi dan Pelayanan PT AP II Muhamad Wasid menambahkan, lalu lintas penerbangan yang padat juga terjadi di bandara lain yang dikelola oleh PT. perusahaan.

“PT Angkasa Pura II bersama pemangku kepentingan tetap waspada untuk meningkatkan fokus melayani pemudik dan menjaga protokol kesehatan terlaksana dengan baik. Kami selalu berupaya agar kelancaran perjalanan masyarakat di 19 bandara,” ujarnya.

READ  Soal penghapusan Premium dan Pertalite, demikian kata bos Pertamina itu

Baca juga: Hati-hati, jumlah wilayah dengan zona risiko semakin banyak

Dalam menjaga protokol kesehatan Covid-19, Bandara Soekarno-Hatta juga telah menyiapkan personel di beberapa titik.

Jarak fisik harus diurus. Fokus personel mengantisipasi di sejumlah titik seperti area check-in, titik pemeriksaan keamanan, ruang tunggu boarding. Prosedur desinfeksi di semua terminal dilakukan secara berkala, dan pengawasan di ruang CCTV juga dilakukan 24 jam, ”kata Executive General Manager Bandara Soekarno-Hatta Agus Haryadi di kesempatan yang sama.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul “Bandara Soekarno-Hatta Rekor Rekor Tertinggi untuk Jumlah Penumpang Saat Pandemi
Penulis: Akhdi Martin Pratama
Editor: Yoga Sukmana

DONASI, Dapatkan Voucher Gratis!

Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terima kasih atas perhatiannya, terdapat voucher gratis senilai donasi yang dapat digunakan berbelanja TOKO SELAMAT.


Continue Reading

Ekonomi

Triliuner Peringkat Ketiga Indonesia Meninggal, Total Kekayaan Rp 87 Triliun Terbengkalai

Published

on


JURNAL PRESISI – Seorang miliarder nasional Tan Siok Tjien dikabarkan meninggal pada usia 91 tahun pada hari Minggu, 25 Oktober 2020.

Tan Siok Tjien dirinya adalah istri pendiri PT gudang Garam Tbk (GGRM) tidak lain adalah Surya Winowidjojo yang meninggal pada tahun 1985.

Tan kemudian mengambil kendali gudang Garam yang dikenal sebagai produser rokok yang menguasai seperempat pasar tembakau di seluruh Indonesia.

Baca juga: Senantiasa kesal dituduh PKI, Megawati Ngegas: Nyonya Pahlawan Nasional

Tan Siok Tjien tercatat sebagai orang terkaya di dunia dengan peringkat 369 dan orang terkaya ketiga di Indonesia. Proses pemakaman berlangsung pada hari Selasa, 27 Oktober 2020.

Berdasarkan data dari Indeks Miliarder Bloomberg, Tan Siok Tjien tercatat memiliki kekayaan 5,96 miliar dollar AS atau setara dengan Rp87,92 triliun dengan nilai tukar Rp 14.752 per dolar AS.



Terungkap pula, sejak awal tahun ini, nilai kekayaan Tan mengalami penurunan sebesar 1,86 miliar dollar AS atau setara dengan 23,8 persen.

Baca juga: Megawati Mempertanyakan Kontribusi Generasi Milenial, Bagaimana Bisa Demo Saja?

gudang Garam dikenal sebagai pabrikan rokok Rokok kretek legendaris di Indonesia yang memiliki kurang lebih 32.000 pekerja dengan pendapatan dilaporkan mencapai 7,8 miliar dolar AS pada tahun 2019.

Berdasarkan laporan tersebut, Tan mewarisi kekayaan dari Surya dengan memegang saham di PT Suryaduta Investama dan Suryamitra Kusuma.

READ  Menunggu Mobil Baru Honda, Meluncur Akhir Tahun Ini?
Continue Reading

Ekonomi

Saham-saham ini paling banyak di bulan Oktober, analis menyarankan agar berhati-hati

Published

on

ILUSTRASI. Seorang petugas teller melayani nasabah di kantor Cabnag BRI Syariah Kebun Jeruk di Jakarta, Selasa (13/10). / pho KONTAN / Carolus Agus Waluyo / 13/10/2020.

Reporter: Kenia Intan | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Beberapa saham mencatat kenaikan harga yang signifikan di Bursa Efek Indonesia (BEI) sepanjang Oktober 2020. Sepuluh saham dengan kenaikan harga tertinggi mengalami kenaikan antara 61% hingga 188,34%

Mengutip data dari Bloomberg, PT Aesler Grup Internasional Tbk (RONY) sampai dengan 188,34% sampai dengan Rp. 470. Setelah itu, disusul oleh PT Bank Permata Tbk (BNLI) sampai dengan 93,97% sampai dengan Rp 2.250. Ada juga PT Jaya Agra Wattie Tbk (JAWA) yang meningkat 82,69% menjadi Rp 95.

Dengan urutan sebagai berikut, harga saham PT Bank QNB Indonesia (BKSW) membukukan kenaikan 81,16% menjadi Rp 125. PT Armada Berjaya Trans Tbk (JAYA) meningkat 75,34% menjadi Rp 128. PT Nusantara Almazia (NZIA) naik 74,19% menjadi Rp 216 dan PT Trimuda Nuansa Citra Tbk (TNCA) meningkat 70,76% menjadi Rp 292.

Baca juga: Mayoritas bursa Asia turun pada perdagangan Kamis (29/10)

Sedangkan tiga saham terakhir yang mengalami kenaikan harga yang cukup signifikan adalah PT Cipta Selera Murni Tbk yang naik 69,93% menjadi Rp. 520, PT Bank BRISyariah Tbk (BREEZE) meningkat 64,67% menjadi 1.235, dan BAJA meningkat 61,40% menjadi Rp 92.

Meski mencatatkan angka tertinggi sepanjang Oktober 2020, analis menyarankan tetap berhati-hati terhadap saham-saham tersebut.

Analis Sucor Sekuritas Indonesia Hendriko Gani mengatakan investor sebenarnya bisa mengikuti tren kenaikan harga beberapa saham. Namun, investor perlu lebih berhati-hati dan menganalisis likuiditas sahamnya. “Karena saham-saham tersebut memiliki likuiditas yang relatif minim,” jelas Hendriko kepada Kontan.co.id, Kamis (29/10).

READ  Aneka Tambang (ANTM) optimistis bisa meningkatkan kinerja keuangannya di sisa tahun ini

Hendriko mengamati dari sepuluh saham tersebut, hanya BRIS dan BNLI yang memiliki sentimen positif. BRIS mewarnai sentimen merger bank syariah. Sedangkan BNLI dilatarbelakangi oleh rencana Bangkok Bank yang akan menjadikan BNLI sebagai bank buku IV. Sedangkan untuk saham lainnya, sebenarnya tidak ada sentimen yang berpengaruh signifikan terhadap harga sahamnya.

Baca juga: Pekan depan IHSG diperkirakan melemah dipicu oleh penurunan bursa global

Analis Panin Sekurtias William Hartanto juga menilai hanya BNLI dan BBRI yang memiliki sentimen positif yang mempengaruhi pergerakan sahamnya. Sedangkan penyebab kenaikan harga saham lainnya belum diketahui.

Karenanya, William cenderung menyarankan investor untuk memperhatikan saham-saham yang pergerakannya didorong oleh sentimen positif. Namun, menurut William, secara teknis, saham BRIS terlihat lebih menarik. “Ada celah di 1,125 itu bisa menjadi tingkat awal dan target harga Rp 1.500, “jelas William kepada Kontan.co.id, Rabu (28/10).

DONASI, Dapatkan Voucher Gratis!

Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terima kasih atas perhatiannya, terdapat voucher gratis senilai donasi yang dapat digunakan berbelanja TOKO SELAMAT.


Continue Reading

Trending