Connect with us

Ekonomi

Lippo Mengklaim 327 Unit Puncak Cendana Akan Habis dalam Lima Jam

Published

on

JAKARTA, KOMPAS.com – PT Lippo Karawaci Tbk mengklaim mengalami kelebihan permintaan untuk cluster terbaru, Kayu cendana Puncak, yang dikembangkan di Lippo Desa, Karawaci, Tangerang.

CEO PT Lippo Karawaci Tbk John Riady menuturkan, Cendana Park diserbu pembeli dalam waktu kurang dari lima jam.

Hal ini mengulangi suksesnya rilis tahap pertama situs Cendana Homes yang juga terjual habis dalam beberapa jam.

“Minat dan permintaan Puncak Cendana masih didominasi oleh kaum milenial lajang atau orang tua yang membelikan rumah untuk anak-anaknya,” kata John dalam keterangan tertulisnya kepada Kompas.com, Selasa (8/9/2020).

Baca juga: Lippo dan Supra Boga Bekerja Sama Buka Ranch Market di 4 Mall

Taman Cendana dirancang dengan ukuran 50 meter persegi, 60 meter persegi, dan 75 meter persegi dengan dua kamar tidur dan tiga kamar tidur.

Lippo Karawaci menawarkan cluster ini sebanyak 327 unit dengan harga mulai dari Rp 568 jutaan.

Lippo Karawaci Ruang Fexibility, Puncak Cendana

Cluster ini memiliki pintu gerbang tersendiri untuk kenyamanan dan keamanan penghuni serta dilengkapi dengan area bermain anak dan taman hewan peliharaan.

Selain itu ada juga fasilitas taman yoga outdoor, taman pijat refleksi, jalur jogging, pusat kebugaran, dan taman patung.

Sandalwood Peak juga dilengkapi dengan arcade ritel bernama Peak Avenue Plaza yang merupakan bangunan dua lantai dengan konsep multifungsi seluas 100 meter persegi dengan total 16 unit.

Desain sudah dibuat entri ganda dan didedikasikan untuk menjadi pusat perbelanjaan, makan di luar ruangan dan bergaul.

Peak Avenue Plaza dibandrol dengan harga sekitar Rp 1,19 miliar per unit.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ekonomi

Saat cuti, Bandara Soetta mencatat jumlah penumpang tertinggi selama pandemi

Published

on

ILUSTRASI. PT Angkasa Pura II mencatat jumlah pergerakan penumpang pesawat di Bandara Soekarno-Hatta diperkirakan mencapai 61.000 orang pada hari pertama cuti bersama. ANTARA FOTO / Muhammad Iqbal / wsj.

Sumber: Kompas.com | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Saat pandemi, jumlah penumpang di Bandara Soekarno-Hatta menurun drastis. Namun, kondisi berbeda tampak pada pelaksanaan cuti bersama ini pada akhir Oktober 2020.

PT Angkasa Pura II mencatat jumlah pergerakan penumpang pesawat di Bandara Soekarno-Hatta diperkirakan mencapai 61.000 orang pada hari pertama libur. akhir minggu yang panjang atau pada Rabu (28/10/2020) kemarin. Jumlah ini menjadi rekor penumpang tertinggi selama pandemi Covid-19 di Bandara Soekarno-Hatta.

Direktur Utama PT AP II Muhammad Awaluddin mengatakan, puncak arus keberangkatan penumpang terjadi pada 27-28 Oktober 2020 kemarin.

“Di tengah pandemi ini, rata-rata penumpang di Bandara Soekarno-Hatta adalah 40.000 – 45.000 orang per hari, dan hari ini, 28 Oktober 2020, kami perkirakan akan mencapai sekitar 61.000 orang. Ini juga sesuai dengan laporan tersebut. Kami terima dari pihak maskapai, jumlah penumpang saat ini mencapai sekitar 61.000 orang, “kata Awaluddin dalam keterangan tertulisnya, Kamis (29/10/2020).

Baca juga: Menhub mengingatkan: Jangan pulang bersama pada 1 November

Sedangkan puncak arus balik di Bandara Soekarno-Hatta diperkirakan terjadi pada 30 Oktober dan 1 November 2020. Sementara itu, Direktur Operasi dan Pelayanan PT AP II Muhamad Wasid menambahkan, lalu lintas penerbangan yang padat juga terjadi di bandara lain yang dikelola oleh PT. perusahaan.

“PT Angkasa Pura II bersama pemangku kepentingan tetap waspada untuk meningkatkan fokus melayani pemudik dan menjaga protokol kesehatan terlaksana dengan baik. Kami selalu berupaya agar kelancaran perjalanan masyarakat di 19 bandara,” ujarnya.

READ  Diincar Investor, Permintaan SUN Indonesia Tembus Rp. 106 Triliun

Baca juga: Hati-hati, jumlah wilayah dengan zona risiko semakin banyak

Dalam menjaga protokol kesehatan Covid-19, Bandara Soekarno-Hatta juga telah menyiapkan personel di beberapa titik.

Jarak fisik harus diurus. Fokus personel mengantisipasi di sejumlah titik seperti area check-in, titik pemeriksaan keamanan, ruang tunggu boarding. Prosedur desinfeksi di semua terminal dilakukan secara berkala, dan pengawasan di ruang CCTV juga dilakukan 24 jam, ”kata Executive General Manager Bandara Soekarno-Hatta Agus Haryadi di kesempatan yang sama.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul “Bandara Soekarno-Hatta Rekor Rekor Tertinggi untuk Jumlah Penumpang Saat Pandemi
Penulis: Akhdi Martin Pratama
Editor: Yoga Sukmana

DONASI, Dapatkan Voucher Gratis!

Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terima kasih atas perhatiannya, terdapat voucher gratis senilai donasi yang dapat digunakan berbelanja TOKO SELAMAT.


Continue Reading

Ekonomi

Triliuner Peringkat Ketiga Indonesia Meninggal, Total Kekayaan Rp 87 Triliun Terbengkalai

Published

on


JURNAL PRESISI – Seorang miliarder nasional Tan Siok Tjien dikabarkan meninggal pada usia 91 tahun pada hari Minggu, 25 Oktober 2020.

Tan Siok Tjien dirinya adalah istri pendiri PT gudang Garam Tbk (GGRM) tidak lain adalah Surya Winowidjojo yang meninggal pada tahun 1985.

Tan kemudian mengambil kendali gudang Garam yang dikenal sebagai produser rokok yang menguasai seperempat pasar tembakau di seluruh Indonesia.

Baca juga: Senantiasa kesal dituduh PKI, Megawati Ngegas: Nyonya Pahlawan Nasional

Tan Siok Tjien tercatat sebagai orang terkaya di dunia dengan peringkat 369 dan orang terkaya ketiga di Indonesia. Proses pemakaman berlangsung pada hari Selasa, 27 Oktober 2020.

Berdasarkan data dari Indeks Miliarder Bloomberg, Tan Siok Tjien tercatat memiliki kekayaan 5,96 miliar dollar AS atau setara dengan Rp87,92 triliun dengan nilai tukar Rp 14.752 per dolar AS.



Terungkap pula, sejak awal tahun ini, nilai kekayaan Tan mengalami penurunan sebesar 1,86 miliar dollar AS atau setara dengan 23,8 persen.

Baca juga: Megawati Mempertanyakan Kontribusi Generasi Milenial, Bagaimana Bisa Demo Saja?

gudang Garam dikenal sebagai pabrikan rokok Rokok kretek legendaris di Indonesia yang memiliki kurang lebih 32.000 pekerja dengan pendapatan dilaporkan mencapai 7,8 miliar dolar AS pada tahun 2019.

Berdasarkan laporan tersebut, Tan mewarisi kekayaan dari Surya dengan memegang saham di PT Suryaduta Investama dan Suryamitra Kusuma.

READ  10 Mobil Bekas dari Eropa dan US Harga Rp. 50 Juta Halaman semuanya
Continue Reading

Ekonomi

Saham-saham ini paling banyak di bulan Oktober, analis menyarankan agar berhati-hati

Published

on

ILUSTRASI. Seorang petugas teller melayani nasabah di kantor Cabnag BRI Syariah Kebun Jeruk di Jakarta, Selasa (13/10). / pho KONTAN / Carolus Agus Waluyo / 13/10/2020.

Reporter: Kenia Intan | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Beberapa saham mencatat kenaikan harga yang signifikan di Bursa Efek Indonesia (BEI) sepanjang Oktober 2020. Sepuluh saham dengan kenaikan harga tertinggi mengalami kenaikan antara 61% hingga 188,34%

Mengutip data dari Bloomberg, PT Aesler Grup Internasional Tbk (RONY) sampai dengan 188,34% sampai dengan Rp. 470. Setelah itu, disusul oleh PT Bank Permata Tbk (BNLI) sampai dengan 93,97% sampai dengan Rp 2.250. Ada juga PT Jaya Agra Wattie Tbk (JAWA) yang meningkat 82,69% menjadi Rp 95.

Dengan urutan sebagai berikut, harga saham PT Bank QNB Indonesia (BKSW) membukukan kenaikan 81,16% menjadi Rp 125. PT Armada Berjaya Trans Tbk (JAYA) meningkat 75,34% menjadi Rp 128. PT Nusantara Almazia (NZIA) naik 74,19% menjadi Rp 216 dan PT Trimuda Nuansa Citra Tbk (TNCA) meningkat 70,76% menjadi Rp 292.

Baca juga: Mayoritas bursa Asia turun pada perdagangan Kamis (29/10)

Sedangkan tiga saham terakhir yang mengalami kenaikan harga yang cukup signifikan adalah PT Cipta Selera Murni Tbk yang naik 69,93% menjadi Rp. 520, PT Bank BRISyariah Tbk (BREEZE) meningkat 64,67% menjadi 1.235, dan BAJA meningkat 61,40% menjadi Rp 92.

Meski mencatatkan angka tertinggi sepanjang Oktober 2020, analis menyarankan tetap berhati-hati terhadap saham-saham tersebut.

Analis Sucor Sekuritas Indonesia Hendriko Gani mengatakan investor sebenarnya bisa mengikuti tren kenaikan harga beberapa saham. Namun, investor perlu lebih berhati-hati dan menganalisis likuiditas sahamnya. “Karena saham-saham tersebut memiliki likuiditas yang relatif minim,” jelas Hendriko kepada Kontan.co.id, Kamis (29/10).

READ  Pertamina gagal menggarap kilang ini dan membuat Ahok membentuk tim khusus

Hendriko mengamati dari sepuluh saham tersebut, hanya BRIS dan BNLI yang memiliki sentimen positif. BRIS mewarnai sentimen merger bank syariah. Sedangkan BNLI dilatarbelakangi oleh rencana Bangkok Bank yang akan menjadikan BNLI sebagai bank buku IV. Sedangkan untuk saham lainnya, sebenarnya tidak ada sentimen yang berpengaruh signifikan terhadap harga sahamnya.

Baca juga: Pekan depan IHSG diperkirakan melemah dipicu oleh penurunan bursa global

Analis Panin Sekurtias William Hartanto juga menilai hanya BNLI dan BBRI yang memiliki sentimen positif yang mempengaruhi pergerakan sahamnya. Sedangkan penyebab kenaikan harga saham lainnya belum diketahui.

Karenanya, William cenderung menyarankan investor untuk memperhatikan saham-saham yang pergerakannya didorong oleh sentimen positif. Namun, menurut William, secara teknis, saham BRIS terlihat lebih menarik. “Ada celah di 1,125 itu bisa menjadi tingkat awal dan target harga Rp 1.500, “jelas William kepada Kontan.co.id, Rabu (28/10).

DONASI, Dapatkan Voucher Gratis!

Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terima kasih atas perhatiannya, terdapat voucher gratis senilai donasi yang dapat digunakan berbelanja TOKO SELAMAT.


Continue Reading

Trending