Connect with us

Berita Teratas

LeBron James, Pink, membanting ‘clout chaser’ menggunakan protes untuk publisitas

Published

on

LeBron James, Pink, membanting 'clout chaser' menggunakan protes untuk publisitas

Bintang NBA LeBron James pada hari Selasa mengecam wanita yang tertangkap di media sosial berpose untuk ops foto di dekat toko yang rusak dalam protes George Floyd.

“Mereka Melakukan APA SAJA untuk Pengaruh !!” bintang LA Lakers menulis, menurut TMZ. “Cardi dan Offset mencoba memberi tahu kalian semua.”

James bereaksi ke pos-pos Twitter yang menunjukkan dua wanita secara terpisah berpose di depan dua etalase California – satu diobrak-abrik oleh penjarah yang lainnya sedang naik.

Dalam satu video, seorang wanita di Santa Monica berjalan ke seorang pria menaiki etalase dan meminta untuk meminjam bor kekuatannya dan berpose dengannya sementara temannya mengambil foto ponselnya – kemudian masuk ke sebuah Mercedes Benz SUV dan pergi.

Di video kedua, pasangan lewat Santa Monica T-Mobile yang rusak toko berhenti sehingga dia bisa berpose di depan etalase. Pria itu mengambil gambar dan mereka berjalan.

“Perempuan kulit putih terus mengecewakan,” tulis poster itu. “Para pengunjuk rasa ini bukan peluang konten untuk Anda. Ini di Santa Monica. “

Kedua video telah beredar di media sosial, dengan ribuan membanting poster.

Dan James bukan satu-satunya selebriti di antara mereka. Penyanyi Pink juga mengambil pengecualian pada tampilan tidak sensitif.

“Apa yang salah dengan lubang ** ** ini ?!” dia menulis. “Siapa kau dan siapa orang tuamu, kau orang yang mengerikan? Bagaimana orang bisa mempertahankan ini ??? !!! ”

READ  5 Hal Yang Harus Anda Lakukan Jika Terkena Flu
Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Teratas

Tidak ada lagi pencapaian – Jumat, 6 Agustus 2021

Published

on

Dewan Redaksi (Jakarta Post)

Premium

Jakarta
Jumat, 6 Agustus 2021

“Nunik Heravathi Hudojo memiliki seorang ibu rumah tangga, seorang ibu, seorang guru dan sebuah rumah kos, sebuah depot dan sebuah warung yang menyajikan makanan ala rumahan.”

Kalimat di atas adalah kalimat pembuka dari artikel pertama dalam seri “Rakyat, Bukan Angka” kami, yang ditujukan untuk orang-orang yang lebih peduli dengan statistik dan banyak lagi.

Nunik, yang meninggal karena penyakit Kovit-19 pada 15 Desember 2020 di Malang, Jawa Timur, dibunuh oleh satu dari 100.636 nyawa di Indonesia pada hari Rabu, menurut catatan resmi, dan kami semua mendedikasikan halaman pertama untuk edisi Kamis kami.

Krisis kesehatan masyarakat telah mempengaruhi kita semua dalam banyak hal, dan setiap nyawa yang hilang karena penyakit adalah tragedi nasional.

Di antara rekan-rekan kami Jakarta Post, Salah satu guru senior kami kehilangan saudara laki-laki dan perempuan karena Pemerintah-19, yang lain dirawat di rumah sakit …

Baca cerita lengkapnya

Berlangganan sekarang

IDR mulai dari 55.000 / bulan

  • Akses tak terbatas ke konten web dan aplikasi kami
  • E-posting surat kabar digital harian
  • Tidak ada iklan, tidak ada batasan
  • Hak istimewa untuk acara dan program kami
  • Berlangganan buletin kami

READ  Cara Membedakan Gejala Flu Biasa Selama Musim Hujan dan COVID-19
Continue Reading

Berita Teratas

Penggemar Marvel tidak senang dengan penghilangan Agen Carter di episode Becky’s Legends

Published

on

Episode baru Peggy Carter-centric dari seri Marvel Legends telah membuat marah beberapa penggemar — berkat penolakan Agen Carter untuk diakui secara kanonik.

Review 10 menit, bagaimana jika didesain untuk menjaring penonton…? Memperkenalkan Kapten Carter ke dunia pada bulan Agustus, ia menjelaskan sejarah karakter Haley Adwell di MCU.

Continue Reading

Berita Teratas

Mulyani mengatakan dibutuhkan Rp3 triliun untuk mengatasi perubahan iklim

Published

on

TEMPO.CO, Jakarta Menteri Keuangan Sri Mulyani Indravati pada Rabu dalam webinar CSIS mengatakan biaya kontribusi CO2 atau mitigasi perubahan iklim terlalu tinggi, dengan investasi yang dibutuhkan untuk memitigasi US$365 miliar dan bagian pemerintah mencapai 26 persen.

“Pada 2030 diperkirakan Rp3,461 triliun dan angka itu dinaikkan menjadi Rp3.779 triliun,” kata Menkeu dalam acara virtual pada 4 Agustus.

Ini berarti bahwa negara dapat merumuskan kebijakan atau kerangka kerja dengan sektor publik dan swasta secara internasional yang dapat menerjemahkan perkiraan dan mengisi kesenjangan keuangan dan mencapai komitmen perubahan iklim.

Bapak Mulyani menjelaskan bahwa 2030 akan menjadi tonggak perubahan iklim dan momen penting bagi banyak negara yang telah berjanji pada Perjanjian Paris.

Menteri juga mencontohkan bencana alam global seperti bencana banjir di Jerman, kebakaran hutan di Turki dan California, yang semuanya mendorong negara-negara untuk mewujudkan komitmen ini.

“Perubahan iklim itu nyata dan ketersediaannya menyusut karena dunia saat ini memanas lebih dari 1 persen,” katanya. Sri Mulyani.

Melangkah: Shri Mulyani memprediksi kenaikan anggaran kesehatan 2021 akan lebih dari Rp300tn

Hendardio Honky

READ  Satu vaksin Covid-19 yang dikembangkan oleh China diklaim 'berhasil' dalam fase uji klinis
Continue Reading

Trending