Connect with us

Berita Teratas

Kemendikbud tekankan pentingnya vaksinasi booster bagi lansia

Published

on

Jakarta (Antara) – Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan menyoroti pentingnya dosis ketiga atau dosis booster pertama bagi lansia untuk memberikan perlindungan optimal terhadap COVID-19.

“Vaksin booster sangat diperlukan bagi lansia dan kelompok rentan lainnya, termasuk mereka yang memiliki penyakit penyerta,” kata Agus Suprapto, Deputi Bidang Peningkatan Kualitas dan Pengembangan Kependudukan Kementerian Kesehatan, saat dihubungi di Jakarta, Kamis.

Menurut Suprado, vaksin booster dinilai perlu untuk menekan angka rawat inap dan mencegah korban mengalami gejala yang parah.

“Meskipun jumlah kasus COVID-19 sudah mulai terkendali, namun tetap perlu menerapkan protokol kesehatan dan vaksinasi, termasuk untuk lansia,” tegasnya.

Dia menegaskan, pemerintah akan terus mengimbau masyarakat untuk mendukung upaya pemerintah meningkatkan cakupan vaksin booster.

“Masyarakat dapat berperan aktif dengan berinisiatif mengunjungi puskesmas terdekat atau stand vaksinasi bagi yang belum mendapatkan dosis booster,” ujarnya.

Selain itu, sosialisasi tentang manfaat dosis vaksinasi booster terus digencarkan untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman masyarakat akan pentingnya vaksinasi.

Sementara itu, Ketua Umum Ikatan Dokter dan Spesialis Kependudukan Indonesia (IPADI) Sutipio Alimoso mengimbau agar sosialisasi lebih intensif terkait penerapan vaksin COVID-19 dan protokol kesehatan kepada lansia.

“Tujuannya untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran lansia tentang protokol kesehatan dan pentingnya vaksin COVID-19 untuk mencegah penyebaran COVID-19,” ujarnya.

Ia menegaskan, jika lansia sehat, aktif dan produktif, mereka bisa menjadi bonus demografi kedua yang berkontribusi positif bagi kesejahteraan masyarakat.

Sebagai bagian dari upaya peningkatan imunitas masyarakat, pemerintah Indonesia mencanangkan program vaksinasi nasional pada 13 Januari 2021 dengan target 234.666.020 WNI.

Menurut data yang diberikan Gugus Tugas COVID-19, per 29 September 2022, 204.556.520 orang Indonesia menerima dosis vaksin pertama, 171.161.526 menerima dosis kedua, 63.466.363 menerima dosis ketiga, dosis pertama atau 6080. telah menerima dosis keempat atau booster kedua. (IN)

READ  Demi Rose poses with a bouquet of roses in gorgeous swimwear (Photo)

lebih dekat

Diedit oleh INE

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Teratas

Indonesia mengalihkan prioritas dari penanganan Covid-19 ke pembangunan layanan kesehatan

Published

on

Tempo.co, JakartaMenteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin mengatakan prioritas pemerintah di bidang kesehatan bergeser dari penanganan pandemi COVID-19 menjadi peningkatan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat. Dengan demikian Kemenkes akan mengalokasikan anggaran yang memadai untuk fasilitas kesehatan dan program promotif dan preventif.

“Fokus utamanya adalah pelayanan kesehatan. Oleh karena itu, kami akan mengalokasikan dana yang cukup untuk kebangunan rohani Buskesmas (Puskesmas) dan Bosyandu (Penunjukan Pelayanan Kesehatan Terpadu), serta program promotif dan preventif. Itu adalah salah satu prioritas kami; Menjaga kesehatan masyarakat,” kata Budi Gunadi pada Kamis, 1 Desember 2022 seperti disiarkan Kantor Pers Sekretariat Presiden.

Fokus kedua adalah merestrukturisasi rumah sakit di seluruh nusantara untuk meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat, terutama untuk penyakit yang mengancam jiwa dengan biaya tinggi seperti penyakit jantung, stroke, dan kanker.

“Kami akan bekerja sama dengan pemerintah daerah, Polri, dan TNI agar anggaran juga terkoordinasi,” tambah Budi.

Fokus ketiga adalah membangun bidang kesehatan yang akan bekerjasama dengan Kementerian Perindustrian.

Fokus keempat adalah pengembangan sumber daya manusia. Terkait hal itu, Kementerian Kesehatan akan bekerja sama dengan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Ristek, dan Kementerian Agama untuk memastikan ketersediaan dokter spesialis yang cukup.

“Akan ada alokasi anggaran langsung dari kementerian atau LPDP untuk memberikan tunjangan kepada tenaga kesehatan,” jelas Budi.

Fokus kelima adalah memperbaiki sistem pembiayaan kesehatan. Dua tahun setelah pandemi Covid-19 dan masa pemulihan saat ini, masyarakat mulai memeriksakan kesehatannya untuk penyakit lain.

“Kemudian kita sudah mulai memprioritaskan proyek kesehatan ke depan berbasis bioteknologi, teknologi informasi, kecerdasan buatan,” pungkas Menkes Budi Gunadi.

Amirullah

Klik disini Dapatkan update berita terbaru dari Tempo di Google News

READ  Kepala BNPB Pastikan Kesiapsiagaan Bencana Jelang KTT G20

Continue Reading

Berita Teratas

Grab menawarkan layanan gratis kepada relawan untuk membantu korban gempa Cianjur

Published

on

Tempo.co, Jakarta – Grab Indonesia memberikan bantuan senilai Rp2 miliar kepada korban gempa Cianjur di Jawa Barat. Bantuan tersebut meliputi uang tunai Rp1 miliar, ribuan kode voucher pemesanan layanan grab, gratis ongkos tumpangan dan antar relawan, alokasi tiga unit mobil sebagai kendaraan operasional, dan penambahan dapur umum.

“Grab Indonesia dan OVO turut berduka cita atas tragedi yang terjadi di Kabupaten Cianjur. Solidaritas kemanusiaan ini merupakan bentuk simpati dan bantuan kepada para korban, termasuk mitra pengemudi dan merchant kami,” ujar Country Managing Director Grab Indonesia Neneng Goenadi. Pernyataan tertulis pada Jumat, 2 Desember.

Pihaknya berharap dengan bergandengan tangan, situasi sedikit demi sedikit membaik. “Kita semua berharap saudara-saudara kita di Cianjur terus diberi kekuatan dan kesehatan untuk menghadapi masa sulit ini,” ujarnya.

Dengan menggunakan Grab, GrabCar dan GrabBike, pihaknya menyediakan layanan gratis untuk memfasilitasi mobilisasi relawan ke beberapa posisi kritis di lokasi gempa. Grab juga membebaskan biaya pengiriman untuk layanan GrabExpress dan GrabFood dengan menggunakan voucher “PEDULICIANJUR”.

Gempa Cianjur terjadi pada Senin, 21 November dengan magnitudo 5,6. Hingga Kamis, 1 Desember, Bupati Cianjur Hermann Suhermann mengatakan korban tewas mencapai sekitar 329 orang. Pencarian berlanjut karena sekitar 11 orang hilang.

Riri Rahayu | Penerjemah: Praktisi / Imaji Lasahido

Klik disini Dapatkan update berita terbaru dari Tempo di Google News

READ  Ini adalah jeratan yang ditemukan di kios garasi Bubba Wallace di Talladega Superspeedway
Continue Reading

Berita Teratas

Tersingkirnya Jerman dari Piala Dunia ‘seperti film horor’: Howard

Published

on

Diterbitkan di:

Al Khor (Qatar) (AFP) – Penyerang Jerman Guy Havertz menyamakan tersingkirnya timnya dari Piala Dunia seperti “menonton film horor” ketika tim mengetahui nasib mereka saat ditampilkan di lapangan hasil pertandingan antara Jepang dan Spanyol.

Mereka mengalahkan juara empat kali Kosta Rika 4-2, tetapi Jepang tersingkir secara mengejutkan saat menang 2-1 atas Spanyol membuat Blue Samurai memuncaki grup.

Meski finis dengan empat poin, Spanyol finis di depan Jerman karena selisih gol.

Howards, yang mencetak dua gol di babak kedua setelah masuk dari bangku cadangan pada Kamis, mengatakan cara para pemain tersingkir dari Piala Dunia membuatnya semakin sulit.

“Ketika terjadi seperti ini, rasanya seperti menonton film horor,” kata Howards.

“Kami tahu selama pertandingan bahwa Jepang memimpin dan kemudian peringkatnya terlihat di lapangan. Kami masih memiliki sedikit harapan bahwa Spanyol akan mencetak gol.

“Tapi kami melihat bahwa pertandingan Jepang sudah berakhir.”

Howards menyalahkan kinerja tim melawan Jepang atas pemecatan mereka dan mengisyaratkan bahwa semuanya tidak baik di sepak bola Jerman.

“Tersingkir dua kali di babak pertama dan sekali di babak 16 besar, rasanya pahit.

“Kami harus jujur ​​dan mengatakan bahwa semuanya tidak berjalan dengan baik selama empat tahun.

“Sekarang kami sudah tersingkir dua kali di babak penyisihan grup. Saya rasa kami tidak bisa menjadi tim yang kompetitif lagi.”

READ  Pelaksana ABC News Barbara Fedida cuti di tengah melakukan penyelidikan
Continue Reading

Trending