Connect with us

Berita Teratas

Jarak sosial Kim Jong Un selama pertemuan Korea Utara

Published

on

Jarak sosial Kim Jong Un selama pertemuan Korea Utara

Kim Jong Un yang berseri-seri dan tanpa topeng secara sosial menjauhkan dirinya pada hari Senin selama pertemuan politbiro Partai Buruh Korea Utara yang berkuasa – sementara semua orang duduk berdekatan di tengah pandemi coronavirus.

Orang kuat penyendiri – yang keberadaannya telah menjadi topik spekulasi luas dalam beberapa bulan terakhir – tampaknya menjadi gambaran kesehatan saat ia tersenyum lebar dalam situasi melingkar.

Kim, yang mengenakan jaket putih, duduk setidaknya enam kaki jauhnya dari para pembantunya yang sudah lama, Choe Ryong Hae dan Pak Pong Ju, menurut Sky News.

Baik dia maupun yang lain yang hadir di Pyongyang tidak mengenakan masker di tengah pandemi, yang tidak disebutkan dalam laporan media pemerintah tentang pertemuan tersebut.

Meskipun Korea Utara mengatakan tidak memiliki kasus COVID-19 yang dikonfirmasi, agen intelijen utama Korea Selatan mengatakan wabah di negara itu tidak dapat dikesampingkan, menurut Reuters.

Foto-foto menunjukkan yang lain berkumpul untuk pertemuan tingkat atas yang duduk berdekatan satu sama lain.

“Pertemuan tersebut membahas secara mendalam beberapa masalah penting yang timbul dalam pengembangan lebih lanjut ekonomi swadaya negara dan meningkatkan standar kehidupan masyarakat,” menurut media resmi, Sky News melaporkan.

Gambar bisnis seperti biasa datang hanya beberapa minggu setelah Kim menghadiri penyelesaian pabrik pupuk, penampilan pertamanya setelah menghilang dari pandangan publik pada 11 April – ketidakhadiran yang menyebabkan rumor bahwa dia sakit parah setelah operasi.

Spekulasi tentang kesehatannya pertama kali muncul setelah ia melewatkan acara untuk memperingati ulang tahun ke-108 kakeknya Kim Il Sung pada 15 April.

Pertemuan politbiro datang pada saat ketidakpastian ekonomi selama pandemi, yang telah meningkatkan tekanan pada Kerajaan Hermit, yang ekonominya telah dihantam oleh sanksi internasional yang bertujuan menghentikan program nuklirnya.

READ  Momen Ngenes saat Lionel Messi dibantai di kandang Juventus

Kim tidak menyebut meningkatnya kecaman Pyongyang terhadap Korea Selatan atau pembelot Korea Utara yang menyebutnya rumah, menurut Reuters.

Rezim jahat telah mengecam di Seoul dalam beberapa hari terakhir, mengancam akan menutup kantor penghubung antar-Korea dan proyek lainnya jika Korea Selatan tidak menghentikan pembelot mengirim selebaran ke Korea Utara.

Pyongyang tidak menjawab panggilan telepon penghubung rutin setiap hari Senin pagi dari para pejabat Korea Selatan untuk pertama kalinya sejak 2018, menurut Kementerian Unifikasi Korea Selatan.

Namun Korut kemudian menjawab panggilan sore tanpa menjelaskan sikap tidak responsif sebelumnya, tambah kementerian itu.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Teratas

BEM UI akan mengoordinasikan gelombang protes besar-besaran terhadap undang-undang pidana yang baru

Published

on

Tempo.co, JakartaDewan Perwakilan Rakyat (DPR) resmi mengesahkan Revisi KUHP atau RKUHP dalam rapat paripurna yang digelar hari ini, 6 Desember 2022. Bayu Satria Utomo, Presiden Badan Penyelenggaraan Mahasiswa (BEM) Universitas Indonesia (UI), mengatakan dalam RUU tersebut. Masih banyak lagi artikel yang bermasalah.

Di antara pasal-pasal yang bermasalah, kata Bayu, adalah pasal yang mengatur penodaan agama dan demonstrasi. Bayu mengatakan akan mengadakan pertemuan dengan mahasiswa di daerah lain untuk menolak undang-undang baru tersebut.

“Tentu kami akan berusaha menghadirkan gelombang protes yang besar. Kami akan berdiskusi dan berkoordinasi tidak hanya di Jakarta, tapi di seluruh Indonesia,” kata Bayu, Selasa, 6 November 2022, di depan gedung DPR.

Menurut dia, pemerintah dan DPR ngotot untuk mengesahkan RUU tersebut meski banyak pasal yang rancu. Misalnya, pasal yang menghina institusi pemerintah.

Bayou berpendapat pasal tersebut berpotensi membungkam kebebasan berekspresi mahasiswa karena tidak ada garis tegas antara kritik dan hinaan.

Oleh karena itu, kata dia, ini merupakan langkah terdekat yang harus dilakukan sebelum mahasiswa turun ke jalan dan melakukan aksi protes terhadap undang-undang pidana yang baru.

“Kita akan konsolidasi dulu dan perkuat gerakan di setiap daerah. Kalau perlu kita turun ke jalan,” kata Bayu.

Ima Dini Shafira

Klik disini Dapatkan update berita terbaru dari Tempo di Google News

READ  REALMI X50 Pro Mulai Masuk Indonesia, Simak Spesifikasi Harga dan Pilihan Warna
Continue Reading

Berita Teratas

Sandhyaka Uno mengatakan saat ini pemerintah tengah mengembangkan Bali sebagai destinasi wisata kesehatan unggulan

Published

on

Tempo.co, JakartaPemerintah saat ini sedang berkembang Bali Menurut Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Santiaka Uno, merupakan destinasi wisata kesehatan yang ideal.

“Kita semua (sebagai Paul) bersiap untuk kesehatan pariwisata target,” katanya dalam rilis resmi, Selasa.

Rencana promosi wisata kesehatan di Bali bertujuan untuk menarik minat masyarakat Indonesia yang biasanya berobat ke luar negeri untuk berobat ke Indonesia dengan memberikan pelayanan yang optimal.

Berdasarkan data yang dicatat Kementerian Kesehatan pada 2021, ada kebocoran ekonomi sekitar Rp161 triliun per tahun dari warga Indonesia yang berobat ke luar negeri.

Pengembangan wisata kesehatan menjadi strategi nasional terdepan sebagai jawaban atas tantangan yang dihadapi bangsa Indonesia, khususnya terkait dengan kesehatan dan pemulihan ekonomi pasca pandemi.

Kementerian terus bekerja sama dengan berbagai pihak untuk mengimplementasikan empat pilar pengembangan wisata kesehatan yaitu wisata medis, wisata kesehatan, wisata kesehatan berbasis event olahraga dan kesehatan ilmiah berbasis MICE (Meetings, Incentives, Conferences and Exhibitions). pariwisata

“Bali adalah champion city dan medical tourism hub, serta salah satu destinasi yang sangat potensial untuk dikembangkan di sepanjang pilar health tourism,” kata Uno.

Menkeu menjelaskan, pihaknya sedang melakukan beberapa inisiatif untuk memperkuat kerja sama dan menghubungkan sektor pariwisata dengan sektor kesehatan.

Inisiatif tersebut antara lain mengembangkan Rencana Aksi Nasional (RAN) Medical Tourism dan Wellness Tourism di Indonesia serta mendukung dan mendorong rumah sakit dan klinik yang ada di Bali untuk mendapatkan mandat dari Menteri Kesehatan sebagai Fasilitas Pelayanan Kesehatan Medical Tourism.

“Kemudian mendukung rencana Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menciptakan Zona Ekonomi Eksklusif Sehat di Sanur (Bali), sebagai keberhasilan cepat kami, mendesak pemerintah daerah untuk membentuk sistem perusahaan bersama. Koordinasi, advokasi dan implementasi yang diperlukan kebijakan dan program dalam rangka pengembangan wisata kesehatan di daerah masing-masing,” jelasnya.

READ  Demam Berdarah: Nyamuk yang dimodifikasi berkurang 77% dalam percobaan di Indonesia

Ia menambahkan, Menkes telah melakukan berbagai langkah, salah satunya mendorong ekspatriat Indonesia, khususnya dokter Indonesia yang bekerja di luar negeri dan yang berilmu tinggi, untuk kembali ke Indonesia dan berkontribusi dalam peningkatan kesehatan. pariwisata Di Indonesia.

Antara

Klik disini Dapatkan update berita terbaru dari Tempo di Google News

Continue Reading

Berita Teratas

Bekerja keras untuk mencapai tujuan menghapus larangan: BKKBN

Published

on

JAKARTA (ANTARA) – Menurut seorang pejabat Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), kerja keras diperlukan untuk mengurangi stunting di tingkat nasional guna mencapai tujuan menghilangkan hambatan pertumbuhan pada tahun 2030.

“Bisakah kita mencapai Indonesia tertinggal pada tahun 2030? Tinggal dua tahun lagi (untuk mencapai target penurunan angka keterbelakangan sebesar 14 persen pada tahun 2024). Kita harus bekerja keras,” kata Siti Fathonah, Konsultan Keluarga Berencana (PKB) dan kunci BKKBN. ahli, dalam format online-offline, Senin, mengatakan pada “Rapat Koordinasi Teknis Nasional Percepatan Pengurangan Bingung”.

Pertumbuhan yang lambat masih menjadi perhatian pemerintah karena penyebarannya dari tahun ke tahun rendah, kurang dari 2 persen per tahun, jelasnya.

Menurut Survei Status Gizi Indonesia (SSGI), prevalensi stunting Indonesia pada 2021 sebesar 24,4 persen. Saat ini pemerintah masih menunggu data SSGI 2022 yang mencerminkan penurunan pertumbuhan yang dicapai dari survei 2021.

Berita Terkait: Kementerian menarik perhatian pada masalah tata kelola dalam mengurangi kebuntuan

Data baru akan berfungsi untuk menunjukkan apakah upaya pemerintah berada di jalur yang tepat dengan tujuan mengurangi stunting hingga 14 persen pada tahun 2024.

Ia juga menyoroti bahwa target ketertinggalan nasional periode 2025-2030 harus ditetapkan berdasarkan penilaian tahun 2024.

Diterbitkan Peraturan Presiden Nomor 72 Tahun 2021 tentang Percepatan Penanggulangan Stunting, yang kemudian disusul dengan Peraturan BKKBN Nomor 12 Tahun 2021 yang berfungsi sebagai warning untuk pencegahan stunting dan sebagai dasar upaya percepatan penurunan stunting.

Ia menambahkan, Peraturan BKKBN Nomor 12 Tahun 2021 tentang Rencana Aksi Nasional Percepatan Penurunan Angka Stunting Indonesia (RAN-PASTI) memuat penjabaran prioritas utama kegiatan, tujuan, indikator, sasaran dan tanggung jawab.

READ  Laporkan Segera Jika Mengalami Gejala Yang Tidak Biasa Setelah Imunisasi

BKKBN telah melakukan inisiatif percepatan penanggulangan stunting, seperti memetakan peran kementerian dan lembaga dalam percepatan penanggulangan stunting dan membentuk Tim Percepatan Penanggulangan Stunting (TPPS) di tingkat provinsi, kabupaten, kota, dan desa binaan. Tim (TPK).

Badan ini telah membentuk Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Stunting di BKKBN di tingkat pusat, provinsi, kabupaten dan kota untuk membantu koordinasi, konsultasi dan fasilitasi TPPS di tingkat provinsi, kabupaten dan kota.

Berita Terkait: Menteri menggemakan pentingnya gizi seimbang untuk mencegah stunting
Berita Terkait: Memotong pertumbuhan 10,4% pada tahun 2024 bukanlah tugas yang mudah: resmi

Continue Reading

Trending