Connect with us

Ekonomi

IHSG turun tipis, saham ini paling banyak dijual asing, Jumat (16/10).

Published

on

ILUSTRASI. Pekerja melintas di dekat layar digital pergerakan saham di Gedung BEI, Jakarta, Jumat (9/10/2020). Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 14,52 poin atau 0,29 persen menjadi 5.053,66.

Reporter: Saya tahu Laoli | Editor: Saya tahu Laoli

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup turun 0,03% pada level 5.103.414 pada perdagangan Jumat. Selama perdagangan, IHSG sebagian besar berada di zona merah dari level terendah 5.076.589 dan level tertinggi 5.115.558.

Mengutip data RTI, tiga sektor kemerahan dan 7 sektor hijau. Sektor yang mengguyur adalah sektor keuangan yang turun 0,67%, sektor perdagangan turun 0,46% dan sektor infrastruktur turun 0,27%.

Sementara itu, sektor yang menguat antara lain sektor aneka industri yang menguat 2,89%, sektor pertambangan yang menguat 0,75% dan sektor manufaktur yang menguat 0,68%.

Total volume perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI) mencapai 10,43 miliar saham dengan nilai transaksi Rp7,76 triliun. Investor asing diposting penjualan bersih di semua pasar Rp. 593,87 miliar.

Baca juga: Asing net sell Rp 493,87 miliar, IHSG turun tipis 0,03% menjadi 5.103,41, Jumat (16/10)

Penjualan bersih saham PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) Rp 137 miliar. Saham TLKM ditutup turun 1,08% menjadi Rp 2.750 per saham. Total volume perdagangan saham TLKM mencapai 144 juta dengan nilai transaksi Rp 395,2 miliar.

Asing juga melepas saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 125,9 miliar. Saham BBCA ditutup turun 0,43% menjadi Rp 28.800 per saham. Total volume perdagangan saham BBCA mencapai 31,8 juta dengan nilai transaksi Rp 917,8 miliar.

Saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) juga tidak luput dari net sell asing sebesar Rp. 118,9 miliar. Saham BBRI turun 1,81% ke level Rp 3.250 per saham. Total volume perdagangan saham BBRI mencapai 142,6 miliar dengan nilai transaksi Rp 465,8 miliar.

READ  Lihat 8 berita yang harus dicari untuk menemukan pertandingan hari ini

Baca juga: IHSG terkoreksi 0,03% menjadi 5.103 pada Jumat (16/10), asing keluar TLKM, BBCA, BBRI

Berikut adalah 10 dari perdagangan luar negeri paling banyak pada perdagangan Jumat:

DONASI, Dapatkan Voucher Gratis!

Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyediakan artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terima kasih atas perhatiannya, terdapat voucher gratis senilai donasi yang dapat digunakan berbelanja TOKO SELAMAT.



Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ekonomi

IHSG Diprediksi Akan Kuat Minggu Depan, Ini Faktor Pendukungnya

Published

on

JAKARTA, KOMPAS.com – Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG) diperkirakan akan bergerak lebih tinggi pada perdagangan minggu depan.

Direktur PT Anugerah Mega Investama Hans Kwee mengatakan, IHSG akan menguat dengan support di level 5.063 hingga 5.001 dan resistance di level 5.135 hingga 5.182.

Beberapa faktor akan mempengaruhi pergerakan IHSG minggu depan seperti perkembangan stimulus fiskal tambahan dan perkembangan pemilihan umum di Amerika Serikat.

“Ada juga kekhawatiran terkait ancaman kasus Covid-19 gelombang kedua dan laporan laba perusahaan pada kuartal ketiga,” ujarnya dalam keterangannya, Minggu (25/10/2020).

Baca juga: Lihat saham yang bisa dilihat di 2021

Selain itu, para pelaku pasar juga memperhatikan potensi yang ada pertumbuhan Perekonomian Indonesia pada kuartal ketiga tahun 2020.

Pemerintah memperkirakan Produk Domestik Bruto (PDB) akan menyusut 1 persen hingga 2,9 persen.

Semua komponen yang membentuk Produk Domestik Bruto (PDB) akan mengalami kontraksi atau pertumbuhan negatif pada kuartal ketiga.

Perkiraan konsumsi rumah tangga akan turun 1,5 persen menjadi 3 persen, investasi juga mengalami tekanan, dengan perkiraan berkisar antara minus 6,4 persen sampai minus 8,5 persen.

Pertumbuhan ekspor juga diperkirakan mengalami kontraksi pada kisaran 8,7 persen hingga 13,9 persen. Dan impor juga masih mengalami tekanan.

Sedangkan untuk keseluruhan tahun 2020 pertumbuhan ekonomi diperkirakan berada pada kisaran minus 0,6 persen hingga minus 1,7 persen.

“Meski mengalami pertumbuhan negatif, namun pertumbuhan ekonomi Indonesia jauh lebih baik dibandingkan negara lain yang menghadapi pandemi Covid-19,” jelas Hans Kwee.

Baca juga: Naik 0,4 Persen, IHSG Kembali Tembus Level 5.100

Continue Reading

Ekonomi

Cengkareng-Cinere Akan Terhubung dengan Jalan Tol Akhir Tahun 2020

Published

on

JAKARTA, KOMPAS.com – Pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) berjanji, konstruksi 11 jalanan Jalan raya akan selesai hingga akhir tahun 2020.

Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Marga Kementerian PUPR Hal ini dibenarkan Hedy Rahadian dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Kamis (22/10/2020).

“Dalam jangka panjang diharapkan turun menjadi 1,5 jam per 100 kilometer,” kata Hedy.

Saat ini, waktu tempuh masih di kisaran 2,3-2,5 jam per 100 kilometer.

Dari sekian banyak jalan raya korban yang pembangunannya selesai hingga akhir tahun 2020, Korban Cengkareng-Kunciran salah satunya.

Jalan bebas hambatan sepanjang 14,19 kilometer ini adalah salah satu dari 6 bagian Jalan raya Jakarta Outer Ring Road (JORR) II atau JORR 2.

Baca juga: 6 Jalan Tol Baru Jabodetabek Siap Dioperasikan Akhir Tahun 2020

Tol jorr 2 sendiri terbagi menjadi 6 seksi yaitu Tol Cengkareng-Batu Ceper-Kunciran dengan panjang 14,19 kilometer, Tol Kunciran-Serpong sepanjang 11,4 kilometer, dan Tol Serpong-Cinere sepanjang 10,14 kilometer. .

Kemudian tol Cinere-Jagorawi sepanjang 14,64 kilometer, tol Cimanggis-Cibitung sepanjang 25,39 kilometer, dan tol Cibitung-Cilincing sepanjang 34,02 kilometer.

Sedangkan Jalan khusus Jalan Tol Cengkareng-Kunciran sendiri dibagi menjadi empat bagian. Rinciannya, Seksi I (Kunciran-Tirtayasa) sepanjang 2,04 kilometer.

Kemudian Seksi II (Tirtayasa-Benteng Betawi) sepanjang 3,52 kilometer, Seksi III (Benteng Betawi-H.Sastranegara) sepanjang 6,57 kilometer, dan Seksi IV (H.Sastranegara-SS Benda) sepanjang 2,06 kilometer.

Jalan raya ini dikelola oleh bekerja sama antara PT Jasa Marga (Persero) Tbk dan CMS Works International Limited, PT Wijaya Karya (Persero) Tbk, PT Nindya Karya (Persero) dan PT Istaka Karya (Persero) yaitu, PT Jasamarga Kunciran Cengkareng (JKC).

Jalan Tol Cengkareng-Kunciran juga akan terkoneksi dengan Jalan Tol Serpong-Cinere yang pembangunannya juga akan selesai pada akhir tahun 2020.

READ  Setelah menjual Bank Permata, Astra International (ASII) sedang mengincar perusahaan keuangan lain

Baca juga: Pemerintah Janjikan Sebelas Ruas Tol Baru Selesai Akhir 2020

Jalan tol ini juga akan terkoneksi dengan Jalan Tol Kunciran-Serpong yang telah beroperasi dan diresmikan Presiden Jokowi sejak Desember 2019 lalu.

Keberadaan jalan tol ini diharapkan bisa menjadi alternatif akses tol menuju Bandara Internasional Soekarno-Hatta dan sekitarnya.

Continue Reading

Ekonomi

6 Ruas Tol Baru Jabodetabek Siap Beroperasi Akhir Tahun 2020 Halaman all

Published

on

JAKARTA, KOMPAS.com – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) bersama badan usaha Jalan raya ( penginapan) memastikan penyelesaian konstruksi enam korban baru di wilayah metropolitan Jabodetabek.

Saat ini keenam ruas tol tersebut telah memasuki tahap akhir pembangunan untuk segera dioperasikan dan siap diresmikan pada November dan Desember 2020.

Keenam jalan tol tersebut adalah Jalan raya Cimanggis-Cibitung Seksi 1A (Cimanggis-Jatikarya), Korban Cinere-Serpong Seksi 1 (SS Serpong-SS Pamulang), dan Bogor Ring Road Seksi 3A (Simpang Yasmin-Cinnamon).

Kemudian Tol Cengkareng-Kunciran, Tol Cibitung-Cilincing Seksi 1 (Cibitung-Gabus Indah), dan Tol Bekasi-Cawang-Kampung Melayu Seksi 1 (Tol Sambungan ke Tol Wiyoto Wiyono + On Ramp Pasar Gembrong) dan Seksi 2A ( Jaka Sampurna-Kayuringin).

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan kehadiran jalan tol yang terkoneksi dengan kawasan produktif dapat menekan biaya logistik dan meningkatkan daya saing Indonesia dalam menarik investasi.

Baca juga: November 2020, dari Serpong hingga Pamulang sudah bisa lewat tol

Tol Cimanggis-Cibitung Seksi 1A (Cimanggis-Jatikarya) dirancang sepanjang 3,17 kilometer dengan pogres pembangunan hingga 99 persen dan telah dilakukan perbaikan setelah dilakukan Uji Kelayakan Fungsi (ULF).

“ULF dilaksanakan oleh tim evaluasi yang terdiri dari unsur-unsur Kementerian PUPR, Kementerian Perhubungan, dan Korps Lalu Lintas Polri, “kata Basuki Kompas.com, Sabtu (24/10/2020).

Jasa Marga Tol Cinere-Serpong siap beroperasi secara fungsional jelang Libur Natal 2020 dan Tahun Baru 2021. Tampak pada gambar Pamulang Simpang Susun.

Sedangkan Tol Serpong-Cinere seksi 1 ruas Serpong IC-Pamulang IC sepanjang 6,5 kilometer yang ditargetkan selesai pada November 2020 merupakan bagian dari jaringan tol Jakarta Outer Ring Road (JORR) II.

Jalan raya ini dibangun untuk mendistribusikan beban lalu lintas dan meningkatkan kapasitas jalan di metropolitan Jakarta.

READ  Bergabung dengan pertemuan emas LM? Inilah potensi untung rugi pembeli emas dalam satu tahun terakhir

Selanjutnya, Jalan Tol Bogor Ring Road (BORR) Seksi 3A (Simpang Yasmin-Kayu Manis) sepanjang 3 kilometer telah melalui tahapan Uji Statis dan Uji Dinamis dengan menggunakan kendaraan jenis truk berat.

Pengujian statik dan dinamis ini untuk mendapatkan hasil yang konsisten dan untuk mengetahui kualitas kekuatan jembatan pada jalan tol dengan konstruksi jembatan penyeberangan itu.

Baca juga: Tol Cinere-Serpong dan Cengkareng-Kunciran siap difungsikan saat Nataru

Ruas simpang Yasmin-Kayu Manis merupakan bagian dari Jalan Tol BORR yang dikelola oleh PT Marga Sarana Jabar dengan total panjang 11,45 kilometer.

Tol Bogor Ring Road terbagi menjadi 3 seksi yaitu Seksi I Sentul Selatan-Kedung Halang yang dioperasikan pada 2009, Seksi IIA Kedung Halang-Kedung Badak diresmikan pada 2014, dan Seksi IIB Kedung Badak-Simpang Yasmin diresmikan pada 2018. dengan total 8,45 kilometer.

Kemudian dilanjutkan dengan Seksi IIIA dari Persimpangan Yasmin-Cinnamon sepanjang 3 kilometer.

Tol Cengkareng-Kunciran sepanjang 14,19 kilometer siap diresmikan pada pekan ke-4 Desember 2020.

Tol Cengkareng-Kunciran dikelola oleh PT Jasamarga Kunciran Cengkareng (JKC) yang terbagi menjadi 4 seksi.

Seksi I (Kunciran-Tirtayasa) sepanjang 2,04 kilometer, Seksi II (Tirtayasa-Benteng Betawi) sepanjang 3,52 kilometer.

Kemudian Seksi III (Benteng Betawi-H Sastranegara) sepanjang 6,57 kilometer, dan terakhir Seksi IV (H Sastranegara-SS Benda) sepanjang 2,06 kilometer.

Tol BORR Persimpangan 3A Yasmin-Semplak Seksi.Dermaga. PT Jasa Marga (Persero) Tbk. Tol BORR Persimpangan 3A Yasmin-Semplak Seksi.

Jalan tol ini akan terkoneksi dengan Jalan Tol Kunciran-Serpong yang telah dioperasikan dan diresmikan Presiden Jokowi sejak Desember 2019 lalu.

Tol Cengkareng-Kunciran diharapkan menjadi alternatif akses tol menuju Bandara Internasional Soekarno-Hatta dan sekitarnya.

Selanjutnya Tol Cibitung-Cilincing Seksi 1 (Cibitung-Gabus Indah) sepanjang 13,52 kilometer akan menghubungkan kawasan industri di Cikarang dengan Pelabuhan Tanjung Priok.

READ  Honda Perkenalkan CR-V PHEV, Konsumsi Bahan Bakar Klaim 90 Km per Liter

Setelah Seksi 1 Cibitung-Gabus Indah rampung, ruas Tol Cibitung-Cilincing yang akan mengikuti penyelesaian adalah Seksi 2 Gabus Indah-Muara Bakti (6,05 kilometer) yang progresnya kini mencapai 92,45 persen.

Seksi 3 Kanal Banjir Muara Bakti Timur (10,64 kilometer) sudah berkembang 84,57 persen, dan Seksi 4 Kanal Banjir Cilincing Timur (4,56 kilometer) sudah mencapai 47,42 persen.

Ruas tol ini akan memberikan dukungan bagi pergerakan masyarakat (komuter) dan logistik khususnya menuju kawasan industri Cibitung dan Cilincing.

Pengerjaan gelagar tol Becakayu di JORRJasa Marga Pengerjaan gelagar tol Becakayu di JORR

Jalan tol terakhir yang siap diresmikan pada tahun 2020 adalah Tol Bekasi-Cawang-Kampung Melayu Seksi 1 (Tol Wiyoto Wiyono ke Sambungan Tol + On Ramp Pasar Gembrong) dan Seksi 2A (Jaka Sampurna-Kayuringin) sepanjang 5,17 kilometer.

Jalan tol ini telah dikerjakan secara bertahap sejak 2015 dan siap diresmikan pada Desember 2020.

Dukungan enam jaringan jalan tersebut untuk memperlancar lalu lintas / mengurangi waktu tempuh, serta memberikan dukungan bagi peningkatan pertumbuhan ekonomi di Metroplolitan Jakarta.

Continue Reading

Trending