Connect with us

Berita Teratas

George Floyd, Derek Chauvin ‘kepala terbentur’ di klub malam, kata rekan kerjanya

Published

on

George Floyd, Derek Chauvin 'kepala terbentur' di klub malam, kata rekan kerjanya

George Floyd dan Derek Chauvin dilaporkan “menabrak kepala” saat bekerja bersama keamanan di klub malam bertahun-tahun sebelum pertemuan fatal mereka.

Seorang rekan kerja di El Nuevo Rodeo di Lake Street di selatan Minneapolis mengungkapkan bahwa sejarah goyah keduanya diakui dalam wawancara dengan CBS News.

Ketegangan, David Pinney mengatakan kepada outlet, “banyak hubungannya dengan Derek menjadi sangat agresif dalam klub dengan beberapa pelanggan, yang merupakan masalah.”

Pemilik klub, Maya Santamaria, sebelumnya mengatakan kepada outlet lokal KSTP bahwa Floyd dan Chauvin tumpang tindih shift pada malam musik populer dalam setahun terakhir.

Santamaria mengatakan bahwa Chauvin berjaga di luar, bertindak sebagai “polisi yang tidak bertugas” selama 17 tahun, sementara Floyd bekerja di dalam.

Dia juga mengatakan dia tidak yakin apakah Floyd dan Chauvin saling kenal – tetapi Pinney yakin mereka tahu.

Pinney mengatakan kepada CBS bahwa Chauvin “mengenalnya … cukup baik,” merujuk pada Floyd.

Chauvin, mantan polisi Minneapolis, telah didakwa dengan pembunuhan tingkat dua dan pembunuhan tingkat dua dalam kematian Floyd pada 25 Mei.

El Nuevo Rodeo Club
El Nuevo Rodeo ClubGoogle Maps

Chauvin awalnya didakwa dengan pembunuhan tingkat tiga, tetapi tuduhan itu ditingkatkan setelah protes dari keluarga Floyd dan pendukung lainnya. Pengacara keluarga Floyd, Benjamin Crump, bahkan menyerukan tuduhan pembunuhan tingkat pertama sejak mengetahui keduanya bekerja bersama.

Sebelum dakwaan ditingkatkan dari pembunuhan tingkat tiga ke tingkat dua, ia mengatakan kepada CBS News bahwa “kami percaya [Chauvin] tahu siapa George Floyd. “

READ  Kutipan Gary Linker tentang Mesut Ozil setelah kekalahan Arsenal oleh Man City
Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Teratas

Tidak ada lagi pencapaian – Jumat, 6 Agustus 2021

Published

on

Dewan Redaksi (Jakarta Post)

Premium

Jakarta
Jumat, 6 Agustus 2021

“Nunik Heravathi Hudojo memiliki seorang ibu rumah tangga, seorang ibu, seorang guru dan sebuah rumah kos, sebuah depot dan sebuah warung yang menyajikan makanan ala rumahan.”

Kalimat di atas adalah kalimat pembuka dari artikel pertama dalam seri “Rakyat, Bukan Angka” kami, yang ditujukan untuk orang-orang yang lebih peduli dengan statistik dan banyak lagi.

Nunik, yang meninggal karena penyakit Kovit-19 pada 15 Desember 2020 di Malang, Jawa Timur, dibunuh oleh satu dari 100.636 nyawa di Indonesia pada hari Rabu, menurut catatan resmi, dan kami semua mendedikasikan halaman pertama untuk edisi Kamis kami.

Krisis kesehatan masyarakat telah mempengaruhi kita semua dalam banyak hal, dan setiap nyawa yang hilang karena penyakit adalah tragedi nasional.

Di antara rekan-rekan kami Jakarta Post, Salah satu guru senior kami kehilangan saudara laki-laki dan perempuan karena Pemerintah-19, yang lain dirawat di rumah sakit …

Baca cerita lengkapnya

Berlangganan sekarang

IDR mulai dari 55.000 / bulan

  • Akses tak terbatas ke konten web dan aplikasi kami
  • E-posting surat kabar digital harian
  • Tidak ada iklan, tidak ada batasan
  • Hak istimewa untuk acara dan program kami
  • Berlangganan buletin kami

READ  Kantor polisi di CHAZ Seattle harus menjadi pusat komunitas: pol
Continue Reading

Berita Teratas

Penggemar Marvel tidak senang dengan penghilangan Agen Carter di episode Becky’s Legends

Published

on

Episode baru Peggy Carter-centric dari seri Marvel Legends telah membuat marah beberapa penggemar — berkat penolakan Agen Carter untuk diakui secara kanonik.

Review 10 menit, bagaimana jika didesain untuk menjaring penonton…? Memperkenalkan Kapten Carter ke dunia pada bulan Agustus, ia menjelaskan sejarah karakter Haley Adwell di MCU.

Continue Reading

Berita Teratas

Mulyani mengatakan dibutuhkan Rp3 triliun untuk mengatasi perubahan iklim

Published

on

TEMPO.CO, Jakarta Menteri Keuangan Sri Mulyani Indravati pada Rabu dalam webinar CSIS mengatakan biaya kontribusi CO2 atau mitigasi perubahan iklim terlalu tinggi, dengan investasi yang dibutuhkan untuk memitigasi US$365 miliar dan bagian pemerintah mencapai 26 persen.

“Pada 2030 diperkirakan Rp3,461 triliun dan angka itu dinaikkan menjadi Rp3.779 triliun,” kata Menkeu dalam acara virtual pada 4 Agustus.

Ini berarti bahwa negara dapat merumuskan kebijakan atau kerangka kerja dengan sektor publik dan swasta secara internasional yang dapat menerjemahkan perkiraan dan mengisi kesenjangan keuangan dan mencapai komitmen perubahan iklim.

Bapak Mulyani menjelaskan bahwa 2030 akan menjadi tonggak perubahan iklim dan momen penting bagi banyak negara yang telah berjanji pada Perjanjian Paris.

Menteri juga mencontohkan bencana alam global seperti bencana banjir di Jerman, kebakaran hutan di Turki dan California, yang semuanya mendorong negara-negara untuk mewujudkan komitmen ini.

“Perubahan iklim itu nyata dan ketersediaannya menyusut karena dunia saat ini memanas lebih dari 1 persen,” katanya. Sri Mulyani.

Melangkah: Shri Mulyani memprediksi kenaikan anggaran kesehatan 2021 akan lebih dari Rp300tn

Hendardio Honky

READ  Bank of England bergabung dengan perusahaan Inggris dalam meminta maaf atas perbudakan
Continue Reading

Trending