Connect with us

Ilmu

Geger, Bintang Umur ‘Kakek Nuh’ Lebih Tua dari Alam Semesta?

Published

on

Geger, Bintang Umur ‘Kakek Nuh’ Lebih Tua dari Alam Semesta?

ACEHSATU.COM | JAKARTA – Menghitung usia benda langit ternyata menjadi misteri bagi hampir semua astronom dunia. Pada tahun 2000, sejumlah ilmuwan mengukur usia sebuah bintang bernama Methuselah (nama kakek Nuh) lebih tua dari alam semesta, yakni 16 miliar tahun.

Hasil penelitian itu mengejutkan banyak ilmuwan lain. Ini karena alam semesta sendiri berusia 13,8 miliar tahun. Artinya, bintang Metusalah 2 miliar tahun lebih tua dari alam semesta?

Meluncurkan detikcom, semua orang pada umumnya memahami bahwa alam semesta muncul lebih dulu, kemudian diikuti oleh benda langit. Namun ada satu bintang yang usianya diperkirakan lebih tua dari alam semesta.

Para astronom telah meneliti bintang Metusalah yang berjarak 190 tahun cahaya dari Bumi selama 100 tahun hingga sekarang. Dia dinamai menurut nama kakek Nabi Nuh, untuk menunjukkan berapa umur bintang ini.

Nama lainnya adalah HD Star 140283. Bintang inilah yang menyebabkan kebingungan di kalangan ilmuwan.

Dilihat dari Zeenews, Selasa (8/9/2020) tahun 2000, para ilmuwan mengukur usia bintang ini menggunakan satelit Hipparcos Badan Antariksa Eropa (ESA). Kami mendapatkan angka usia 16 miliar tahun.

Yang mengejutkan para ilmuwan, alam semesta sendiri berusia 13,8 miliar tahun. Bagaimana bisa ada bintang yang berusia 2 miliar tahun lebih tua dari alam semesta.

Ketidakpastian jarak bintang

Astronom Howard Bond dari Pennsylvania State University mengatakan dia dan timnya menganalisis 11 pengamatan yang direkam oleh Fine Guidance Sensors dari Teleskop Luar Angkasa Hubble antara 2003-2011. Mereka mengukur posisi, jarang, dan keluaran energi sebuah bintang.

“Salah satu ketidakpastian adalah jarak persis bintang, yang penting agar kami dapat menentukan luminositas dan usianya.” Semakin terang luminositasnya, semakin muda usia bintang tersebut, “katanya.

READ  Bersiaplah di bulan Juli hingga Agustus, Akan Mempresentasikan Fenomena Alami Fenomena, Catat Tanggalnya

Faktor kedua adalah oksigen. Rasio oksigen dan besi di HD Star 140283 lebih tinggi dari yang diharapkan. Ini berarti umur Bintang Metusalah lebih muda dari hitungan astronom.

Bond menghitung bahwa dia berusia 14,46 miliar tahun, tetapi masih lebih tua dari usia alam semesta. Ada kalkulasi lain, yakni menguranginya lagi hingga 800 juta tahun agar pas menjadi lebih muda dari alam semesta. Tetapi sekali lagi, kalkulasi ini dapat berubah.

Fisikawan Robert Matthew dari Universitas Aston, Birmingham, Inggris, yang tidak terlibat dalam penelitian tersebut, mengatakan mungkin ada kesalahan sistematis dalam menghitung usia bintang. Itulah yang harus ditangani para ilmuwan dengan penelitian lebih lanjut.

“Umur bintang tidak sesuai dengan usia alam semesta yang dihitung dari gelombang mikro kosmik. Masalah ini bisa diatasi dengan mendorong penanda kesalahan hingga batas ekstrim, ”ujarnya.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ilmu

Tanam Tanaman Adenium, Ini Langkahnya!

Published

on

IDEAOnline-Adhesi adalah satu Cara Perbanyakan tanaman pada tanaman.

Perbanyakan tumbuhan adalah perbanyakan tumbuhan tanpa perkawinan.

Kecuali untuk menempel, Cara Leinya Steak and Sticks.

Teknik okulasi tanaman Adenium Mirip dengan teknik okulasi pada tanaman lain.

Namun teknik ini jarang digunakan, meskipun tingkat keberhasilannya relatif tinggi dibandingkan dengan teknik pemotongan berdasarkan proses yang lebih kompleks.

Baca juga: Getah adenium memang beracun, tapi bisa diserang serangga, kenali 9 jenis herbisida berikut

Seri rumah

Deskripsi tempat adenium dijual ke tanaman dewasa.

Berikut langkah-langkah bagaimana melakukannya.

1. Pilih batang tua dan sehat. Properti bersih, licin dan kasar. Diameter minimum adalah 3 cm.

2. Kupas labu, parut dan peras sarinya. Bersihkan batu empedu lendir putih. Gunakan pisau tajam dan steril.

3. Biarkan sayatan mengering selama 3 sampai 5 jam.

4. Oleskan batang yang dipotong menjadi pasta dengan hormon pertumbuhan akar (contoh: Ruten F dicampur sedikit air) dengan kuas atau jari yang lembut.

Baca juga: Pabrik Adenium melakukan bisnis yang meningkatkan nilai jualnya

5. Siapkan media tanam untuk pasta yang sama dengan campuran media tanam.

6. Tutup sayatan dengan media lalu bungkus dengan sabut kelapa atau plastik. Ikat ujungnya dengan tali rafia.

7. Simpan tanaman di tempat yang relatif teduh selama 4 hingga 6 minggu ke depan, hindari terkena air panas dan air hujan. Air secukupnya dan cukup.

8. Jika sayatan memiliki akar, teknik pencangkokan akan berhasil. Potong 2 cm-4 cm dari batang di bawah sayatan lalu tanam di pot atau wadah lain.

Baca juga: Apakah ada pemahaman umum tentang Adenium? Bisnis Pembiakan Kumbang!

#SharingIDEA

Video unggulan


Konten yang diiklankan

READ  Mari Belajar Biologi! 5 Fakta Ilmiah tentang Spesies Ekstremofil
Continue Reading

Ilmu

Perbanyakan Tanaman Adenium Alternatif, Begini Langkahnya!

Published

on

IDEAOnline-Adhesi adalah satu Cara Perbanyakan tanaman pada tanaman.

Perbanyakan tumbuhan adalah perbanyakan tumbuhan tanpa kawin.

Selain menempel, Cara Steak dan tongkat lainnya.

Teknik okulasi tanaman Adenium Mirip dengan teknik okulasi pada tanaman lain.

Namun teknik ini jarang digunakan meskipun tingkat keberhasilannya relatif lebih tinggi dibandingkan dengan teknik pemotongan yang didasarkan pada proses yang lebih kompleks.

Baca juga: Getah adenium memang beracun, tapi bisa diserang serangga, kenali 9 jenis herbisida berikut

Seri rumah

Deskripsi tempat adenium dijual ke tanaman dewasa / dewasa.

Berikut langkah-langkah cara melakukannya.

1. Pilih batang tua dan sehat. Properti bersih, licin dan keras. Diameter minimal 3 cm.

2. Kupas kulit batang secara melingkar dengan lebar sekitar 5 cm hingga tampak putih di bagian dalam. Seka batang kambium yang terdapat lendir berwarna putih. Gunakan pisau tajam dan steril.

3. Biarkan sayatan mengering selama 3 sampai 5 jam hingga kering.

4. Oleskan batang yang sudah dipotong dengan hormon pertumbuhan akar di paste (contoh: Routon F dicampur sedikit air) dengan kuas atau jari yang lembut.

Baca juga: Pabrik adenium melakukan usaha yang meningkatkan nilai jualnya

Deskripsi bunga adenium.

Deskripsi bunga adenium.

5. Siapkan media tanam untuk pasta yang sama dengan campuran media tanam.

6. Tutup sayatan dengan media lalu bungkus dengan sabut kelapa atau plastik. Ikat ujungnya dengan tali rafia.

7. Simpan tanaman di tempat yang relatif teduh, hindari terkena air panas dan air hujan selama 4 hingga 6 minggu ke depan. Air secukupnya dan secukupnya.

8. Jika sayatan memiliki akar, teknik pencangkokan berhasil. Potong batang 2 cm-4 cm di bawah sayatan lalu tanam dalam pot atau wadah lain.

READ  Bersiaplah di bulan Juli hingga Agustus, Akan Mempresentasikan Fenomena Alami Fenomena, Catat Tanggalnya

Baca juga: Apakah ada pengertian umum tentang Adenium? Hanya bisnis kumbang!

#SharingIDEA

Video unggulan


Konten yang diiklankan

Continue Reading

Ilmu

Ilmuwan Mencari Cara Mengubah Energi Lubang Hitam Menjadi Energi …

Published

on

Memuat…

JAKARTA – Selama beberapa dekade, para ilmuwan telah berusaha untuk mengungkap misteri fisika yang kompleks. Mungkinkah energi yang sangat besar yang dihasilkan oleh lubang hitam bisa digunakan oleh manusia?

Jika manusia mampu memanfaatkan energi luar biasa dari lubang hitam, tampaknya pasokan energi untuk planet yang jauh akan terjamin. Saat ini para ilmuwan sedang berusaha mencari cara bagaimana memanfaatkan energi lubang hitam untuk kehidupan manusia. (Baca: Tiga Penemu Lubang Hitam Raih Hadiah Nobel 2020)

“Lubang hitam biasanya dikelilingi oleh partikel plasma panas yang membawa medan magnet,” jelas astrofisikawan Luca Comisso dari Universitas Columbia.

Teori ilmuwan menunjukkan bahwa ketika garis-garis medan magnet diputus dan dihubungkan kembali dengan benar, maka akan mempercepat partikel plasma menjadi energi. Dengan cara ini menghasilkan energi yang besar lubang hitam akan diubah menjadi energi yang berguna.

Berdasarkan desain baru Comisso yang ditulis bersama dengan fisikawan Felipe A. Asenjo dari Universidad Adolfo Ibáñez di Chili, mereka membuat prisma untuk melihat bagaimana ekstraksi energi dari lubang hitam yang berputar dapat bekerja. (Baca Juga: Peneliti Tercengang, Ternyata Ular Bisa Memanjat dengan Cara Tak Biasa)

Mengingat massa ekstrim mereka, wajar untuk berasumsi lubang hitam juga mengandung energi yang sangat besar. Sayangnya semuanya terkunci di dasar lubang ruang-waktu.

Tampaknya fisikawan dan matematikawan Emminent University of Oxford, Roger Penrose, mengusulkan metode yang cerdik. Dalam apa yang kemudian dikenal sebagai proses Penrose, energi secara teoritis dapat diekstraksi dari daerah di luar cakrawala peristiwa lubang hitam, yang disebut ergosfer.

Ide terkenal ini diverifikasi secara eksperimental oleh para ilmuwan dalam sebuah makalah yang diterbitkan beberapa bulan lalu. Tapi itu bukan satu-satunya cara yang disarankan untuk memanfaatkan energi lubang hitam yang berputar. (Baca juga: Merasa Santai Berlibur di Pulau Pribadi Itaafhusi)

READ  Berikut 7 tren perawatan wajah ekstrim yang dilakukan wanita agar tampil cantik

Continue Reading

Trending