Connect with us

Olahraga

Bagaimana Sterling Membakar Motivasi Sebelum Melawan Madrid

Published

on

Jakarta

Raheem Sterling punya cara sendiri untuk memotivasi diri sendiri sebelum menghadapinya Real Madrid di Liga Champions. Sterling tidak mau Manchester City gagal lagi.

City menghadapi ujian dari Madrid di babak 16 besar Liga Champions. Setelah menang 2-1 di Santiago Bernabeu pada leg pertama Februari lalu, City bergantian menjamu Madrid di leg kedua.

Pada laga leg kedua di Etihad Stadium, Sabtu (8/8/2020), City kembali menang dengan skor 2-1 atas Madrid. Masyarakat lolos ke perempat final dengan keunggulan agregat 4-2.

Sterling mencetak gol pembuka City di menit kesembilan. Meski Karim Benzema berhasil membawa Madrid menyamakan kedudukan, City akhirnya menang berkat gol Gabriel Jesus pada menit ke-68.

Gary Lineker yang kini menjadi presenter olahraga mengungkap rahasia persiapan Sterling jelang laga melawan Madrid. Mantan striker Inggris itu mengatakan Sterling menonton video pertandingan Liga Champions musim lalu ketika City disingkirkan oleh Tottenham Hotspur.

Langkah City musim lalu dihentikan oleh Tottenham di perempat final. Setelah kalah 0-1 di leg pertama, City menang 4-3 di leg kedua. Namun, meski imbang 4-4, mereka tetap tersingkir karena agresivitas gol tandang.

“Saya tidak tahu apakah saya harus membagikan ini atau harus menjadi rahasia Raheem,” kata Lineker Merek.

“Tapi dia sebenarnya berkomunikasi dengan BT (stasiun TV Inggris) untuk meminta video pertandingan musim lalu melawan Tottenham Hotspur di mana mereka kalah.”

“Tidak hanya untuk melihat performanya, tapi dia ingin merasakan kembali perasaan kalah dan arti kekalahan. Itu menunjukkan seberapa besar perhatian yang dia berikan pada laga ini. Dia ingin memastikan hal itu tidak terulang lagi,” ujarnya. kata.

READ  Tuchel Pusing! 11 Pemain PSG Terancam Absen Melawan MU

Di babak perempat final musim ini, City akan menghadapi Lyon pada 15 Agustus di Estadio Jose Alvalade, Lisbon, Portugal.

Menonton video “Pesta Gol Manchester City di Rumah Brighton
[Gambas:Video 20detik]
(nds / cas)


Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Olahraga

Pemain Madrid tak pernah meragukan Zidane

Published

on

Madrid

Kemenangan di El Clasico diyakini belum sepenuhnya mengamankan posisi Zinedine Zidane dari Real Madrid. Meski demikian, para pemain Madrid tetap mendukung sang pelatih.

Tekanan terhadap Zidane berkurang setelah Madrid melumat Barcelona 3-1 di Camp Nou, akhir pekan lalu. Sebelumnya, pelatih asal Prancis itu diyakini terancam pemecatan setelah Los Blancos menderita dua kekalahan beruntun dari tim promosi LaLiga, Cadiz, 0-1 dan Shakhtar Donetsk 2-3 pada laga perdana Liga Champions.

Bos Real Madrid dikabarkan mulai memikirkan calon pelatih baru jika harus berpisah dengan Zidane. Mereka adalah Mauricio Pochettino atau Raul Gonzalez, seorang legenda Madrid yang kini mengelola tim Castilla.

Zidane Dikatakan telah diberi kesempatan untuk menyelamatkan pekerjaannya di kompetisi tertentu. Borussia Moenchengladbach, Rabu (28/10/2020), merupakan laga yang wajib dimenangkan oleh Real Madrid.

Gelandang top dan pemain senior Madrid Toni Kroos tak mau ambil pusing dengan kritik yang dihadapi pelatihnya. Namun, Kroos cs terlihat jelas masih tertinggal dari Zidane.

“Bagi kami para pemain, tidak pernah ada keraguan dengan Zidane,” kata Kroos SEBAGAI. “Kami kalah dan menang bersama.”

“Ketika ada yang salah, mudah untuk mengatakan ada banyak keraguan, tetapi hasil El Clasico tidak menunjukkan hal seperti itu. Jika Anda bermain untuk Madrid, Anda harus menerima kritik ketika Anda menderita kekalahan.”

“Yang penting adalah bagaimana Anda bereaksi dan kami melakukannya dengan sangat baik. Tapi itu hanya satu kemenangan dan Anda harus terus maju,” katanya. Toni Kroos mempertanyakan keraguan terhadap Zidane.

(rin / krs)


READ  Hasil Kualifikasi Moto2 Styria 2020, Pembalap Indonesia Andi Gilang Mulai Dari Posisi Terbaik Saat di Moto2
Continue Reading

Olahraga

Disorot wasit Milan vs Roma, Fonseca dan Pioli enggan berkomentar

Published

on

Milan

Wasit pertandingan AC Milan vs. AS Roma, Piero Giacomelli, menjadi sorotan usai memberikan dua penalti yang dinilai meragukan. Apa yang dikatakan para pelatih kedua tim?

Duel Milan vs Roma di San Siro sebelumnya Liga ItaliaSelasa (27/10/2020) pagi WIB, seru. Kedua tim membalas gol tersebut hingga akhirnya berakhir imbang 3-3.

Dalam laga tersebut, wasit Piero Giacomelli memberikan hadiah penalti untuk masing-masing tim. Roma mendapat penalti lebih dulu di menit ke-68. Ismael Bennacer dinilai telah menjatuhkan Pedro yang berusaha merebut bola muntah di depan gawang.

Pada menit ke-79, giliran Milan yang mendapatkan penalti. Wasit menunjuk titik putih setelah Gianluca Mancini dianggap melakukan pelanggaran terhadap Hakan Calhanoglu.

Keputusan penalti tersebut mendapat protes dari kedua tim. Kedua hukuman itu dianggap meragukan.

Pelatih Roma, Paulo Fonseca, enggan menyalahkan wasit atas hukuman tersebut. Ia lebih memilih mengomentari perjuangan Roma yang tiga kali membalaskan keunggulan Milan.

“Saya tidak perlu berkomentar, kami semua memiliki hari-hari di mana kami melakukan kesalahan. Dia melakukan kesalahan untuk kedua tim,” kata Fonseca. Sky Sport.

“Hal baiknya adalah kami mencetak tiga gol, meski tidak bagus kami kebobolan tiga gol. Pertandingan yang seimbang, kami mulai kebobolan tapi kami bereaksi dengan baik dan dengan keberanian,” lanjut Fonseca.

“Bukan itu yang saya inginkan, karena saya ingin menang. Tapi setelah semua itu terjadi, setelah tertinggal setelah tiga menit, saya pikir ini adalah hasil yang positif.”

Di sisi lain, pelatih Milan, Stefano Pioli, juga tak mau berkomentar banyak soal wasit.

“Saya tidak mau berkomentar,” kata Pioli singkat.

Dengan hasil ini, AC Milan masih puncak Klasemen Liga Italia dengan 13 poin dari lima pertandingan. Sementara AS Roma berada di posisi kesembilan dengan delapan poin.

READ  Hasil Kualifikasi Moto2 Styria 2020, Pembalap Indonesia Andi Gilang Mulai Dari Posisi Terbaik Saat di Moto2

Menonton video “Duel sengit AC Milan vs AS Roma diakhiri dengan hasil imbang
[Gambas:Video 20detik]
(nds / adp)


Continue Reading

Olahraga

Juventus tidak meyakinkan jelang lawan Barcelona, ​​Pirlo tidak khawatir

Published

on

Turin

Sebelum menghadapi Barcelona, Juventus malah tersandung di Liga Italia. Namun, Andrea Pirlo tidak khawatir dengan performa Juventus.

Juventus baru mendapat hasil imbang saat menjamu Hellas Verona pada pekan kelima Liga Italia. Bertanding di Allianz Stadium, Senin (26/10/2020) dini hari WIB, Bianconeri harus puas berbagi angka 1-1.

Di laga itu, Juventus malah kebobolan lebih dulu setelah tim tamu mencetak gol lewat Andrea Favilli. Juventus akhirnya selamat dari kekalahan tersebut berkat gol Dejan Kulusevski.

Itu adalah hasil imbang kedua berturut-turut bagi Juventus di Liga Italia. Sebelumnya, mereka ditahan imbang oleh Crotone dengan skor yang sama.

Juventus selanjutnya akan menjadi tuan rumah Barcelona pada hari pertandingan 2 Grup G Liga Champions, Kamis (29/10/2020) dini hari WIB. Meski kecepatan Juventus tak mulus, Pirlo tak khawatir menghadapi tantangan dari Barcelona.

“Tidak, saya tidak khawatir menghadapi Barcelona, ​​karena mereka adalah dua permainan yang berbeda, dengan dua gaya permainan yang berbeda,” kata Pirlo seperti dikutip dari laporan tersebut. SEBAGAI.

“Seperti yang saya katakan sebelumnya, Atalanta seperti Verona bermain dengan cara yang jauh berbeda dibandingkan dengan Barcelona, ​​oleh karena itu ketika Anda bermain melawan tim seperti ini, itu seperti pertandingan yang berbeda.”

“Anda harus mencoba dan melakukan hal-hal tertentu, yang kami coba selama pertandingan,” kata Pirlo.

Dalam pertandingan hari pertandingan 1 terakhir, Juventus memetik kemenangan 2-0 di Dinamo Kyiv. Sedangkan Barcelona menang 5-1 atas Ferencvaros.

Menonton video “Sah! Pirlo Akhirnya Dampingi Juventus di Pertandingan tersebut
[Gambas:Video 20detik]
(nds / adp)


Continue Reading

Trending