Connect with us

Ilmu

5 fenomena langit minggu ini, salah satunya adalah bulan di titik terjauh dari Bumi

Published

on

Gambar oleh Arek Socha dari Pixabay

Ilustrasi Bulan dan Bumi

Bobo.id – Fenomena langit apa yang Anda tunggu di bulan Februari?

Di minggu ketiga Februari 2021, ada lima fenomena langit yang akan terjadi ya sobat.

Bersumber dari Kompas.com, Badan Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) merilis daftar lima fenomena langit yang bakal terjadi pekan ini melalui akun media sosial resminya.

Menurut pejabat LAPAN, fenomena langit yang akan terjadi pada minggu ketiga Februari 2021 bisa diamati tanpa menggunakan alat, asalkan cuaca cerah dan tidak mendung.

Ada fenomena surgawi, ya?

Baca juga: Asteroid Terbesar Tahun 2021 Akan Melintasi Bumi Bulan Depan, Berapa Ukurannya?

Fenomena Minggu Langit ke-3 pada Februari 2021

18 Februari 2021: Apoge Bulan

Pada 18 Februari 2021, Bulan akan mencapai apoge atau disebut juga dengan Apoge Bulan.

Apoge of the Moon adalah saat posisi Bulan berada pada titik terjauh dari Bumi.

Saat apoge Bulan, Bulan akan berada pada jarak sekitar 404.505 km dari Bumi, sobat.

Diperkirakan apoge Bulan akan terjadi pada pukul 17.24 WIB.

19 Februari 2021: Konjungsi Segitiga Bulan-Mars-Pleiades

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) kata hubung berarti pertemuan atau pseudo eksposur antara dua atau lebih benda langit.

Pada 19 Februari 2021, puncak konjungsi Bulan-Mars akan terjadi pada pukul 07.11 WIB, namun Bulan dan Mars baru bisa terlihat sekitar 21 menit sebelum matahari terbenam dari arah utara-barat laut.

Kemudian, Bulan juga terhubung dengan Pleiades, sehingga membentuk konjungsi segitiga antara Bulan, Mars, dan Pleiades.

19 – 28 Februari 2021: Konjungsi Segitiga Merkurius-Jupiter-Saturnus

Konjungsi segitiga juga akan terbentuk antara Merkurius, Jupiter, dan Saturnus dari 19 Februari hingga 28 Februari 2021.

READ  Mars Sangat Dekat dengan Bumi Tanggal 6 Oktober 2020, Jangan Sampai Lewatkan!

Fenomena ini bisa disaksikan sekitar 30 menit sebelum matahari terbit, dari arah timur-tenggara.

Baca juga: Peristiwa langit Februari 2021, akan ada puncak hujan meteor Alpha Centaurid!

20 Februari 2021: Fase Bulan Kehutanan Awal

Fase perban awal merupakan salah satu fase Bulan, dimana posisi antara Matahari, Bumi dan Bulan membentuk sudut siku-siku atau 90 derajat Celcius.

Fase ini terjadi sebelum fase bulan purnama.

Puncak fase perban awal ini terjadi sekitar pukul 01.47 WIB dan baru terlihat saat naik 30 menit setelah tengah hari dari arah timur-timur laut.

Kemudian, puncak bulanan awal atau berada pada puncak tertingginya di utara menuju matahari terbenam dan terbenam di barat-barat laut 30 menit setelah tengah malam.

20 Februari 2021: Aphelion Venus

Aphelion adalah posisi sebuah planet berada pada titik terjauh dari Matahari, sobat.

Aphelion Venus akan terjadi pada 20 Februari 2021 pukul 15:36 WIB.

Pada masa Aphelion Venus, jarak antara Venus dan Matahari adalah 108,9 juta km, sobat.

Venus dapat diamati pada arah timur-tenggara di dekat konstelasi Aquarius selama 30 menit dari 30 menit sebelum matahari terbit hingga matahari terbit.

Baca juga: Batu dari Langit Jatuh ke Rumah Warga di Lampung Tengah, Apakah Itu Meteor?

(Penulis: Jawahir Gustav Rizal)

—–

Teman-teman, jika ingin tahu lebih banyak tentang sains, dongeng fantasi, cerita misteri, dan pengetahuan seru, langsung saja berlangganan majalah Bobo dan Mombi SD. Cukup klik www.gridstore.id/

Atau teman-teman bisa membaca versi elektroniknya (e-Magz) yang bisa diakses secara online di ebooks.gramedia.com


Video Unggulan

KONTEN YANG DIPROMOSIKAN

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ilmu

2-3 Maret 2021, NASA Waspadai Serangan Asteroid Besar ke Bumi

Published

on

NEW YORK – Pusat Studi Objek Dekat Bumi milik NBEGITU sedang melacak asteroid yang diperkirakan berada di antara 310 dan 680 m saat melintas pada 2-3 Maret 2021 sekitar 7,52 waktu setempat. NASA akan bertabrakan dengan orbit Bumi dengan kecepatan 44.000 mph

klaim NASA’s Near Earth Object Center asteroid raksasa yang bergerak lebih dari 44.000 mph akan bertabrakan dengan orbit Bumi minggu depan. BACA JUGA – Makhluk Bersisik Besi yang Menghuni Gunung Berapi Diungkap

Batuan luar angkasa biasanya berada di sisi kecil, di bawah 150m, tetapi stasiun luar angkasa telah mengidentifikasi yang besar, dan akan bertabrakan dengan orbit Bumi.

Menurut tabel, asteroid Apollo akan meluncur dengan aman di atas Bumi pada 2 Maret sekitar pukul 7.52 Waktu Standar Timur, setara dengan pukul 12.53 pada 3 Maret di Waktu Rata-rata Greenwich.

Asteroid Apollo adalah asteroid yang bersentuhan dengan orbit Bumi saat melewati ruang angkasa.

Asteroid Apollo cenderung menjadi jenis asteroid yang paling umum, tetapi batuan antariksa Aten dan Amor juga sering menghiasi langit kita.

Berbeda dengan asteroid yang memusnahkan dinosaurus, asteroid 1999 RM45 akan lewat dengan aman pada jarak 7,62 LD [Lunar Distance] atau 0,01959 AU [Aeronautical Miles].

Sejak penemuannya, NASA telah mengawasi asteroid tersebut. Batuan luar angkasa raksasa tersebut diperkirakan memiliki lebar 110 meter hingga 450 meter dengan lebar hampir 1.500 kaki.

READ  Lubang Hitam Raksasa Hilang, NASA Bingung
Continue Reading

Ilmu

Pada bulan Maret, asteroid yang diklasifikasikan sebagai “berpotensi berbahaya” akan menghantam Bumi

Published

on

penting
Sebuah asteroid yang diklasifikasikan oleh NASA sebagai “berpotensi berbahaya” akan lewat di dekat Bumi pada 21 Maret. Namun, risiko tabrakan sangat rendah, tetapi para ilmuwan dan penghobi akan dapat mengamatinya di udara.

Itu adalah batu yang sangat besar yang menutupi kepala kita di musim semi. Menurut situs AS, asteroid 2001 FO32 akan mengguncang Bumi bulan depan Space.com. Karena ukuran dan kedekatan orbitnya dengan Bumi, asteroid itu diklasifikasikan oleh NASA sebagai “berpotensi berbahaya” oleh sekitar 5 juta orang Prancis pada 21 Maret.

Jadi tidak masalah, menurut majalah tersebut, bahwa kemungkinan Bumi berada pada jarak ini sangat rendah Sains & Kehidupan. NASA mencantumkan asteroid sebagai ‘berpotensi berbahaya’ ketika orbitnya mungkin melintasi Bumi atau terlalu dekat dengan yang terakhir, lebih tepatnya jika melewati dalam jarak 7 juta kilometer dari yang terakhir.

Lima kali ukuran Menara Eiffel

Kabar baik, bagi para astronom dan pecinta ruang angkasa, asteroid itu selebar Jembatan Golden Gate di San Francisco atau lima kali lebih besar dari Menara Eiffel menurut RTL, bisa diamati dengan teleskop di udara. Diperkirakan berdiameter antara 0,767 dan 1,714 kilometer, asteroid ini 97% lebih besar dari asteroid lain yang diketahui. Ini adalah asteroid terbesar yang pernah lewat di dekat planet kita tahun ini.

FO32, pertama kali terlihat dua puluh tahun lalu di New Mexico, bukan hanya salah satu yang terbesar, tetapi juga salah satu asteroid tercepat yang tercatat. Kecepatannya lebih tinggi 34,4 kilometer per detik Sains & Kehidupan, atau hampir 124.000 kilometer per jam. Ini 100 kali lebih cepat dari kecepatan suara.

READ  Ilmuwan Jepang Membangunkan Mikroba Yang Tidur Selama 100 Juta ...

Continue Reading

Ilmu

Trik Membuat Buket Bunga Lebih Tahan Lama

Published

on

JAKARTA, KOMPAS.com – Bunga menjadi salah satu tanda kasih sayang yang biasanya diberikan oleh seseorang yang dicintai.

Biasanya juga bunga diberikan dalam bentuk buket lengkap. Namun, terkadang bunga yang diberikan seseorang akan layu seiring waktu, dan tidak dapat digunakan sebagai elemen dekoratif yang tahan lama.

Lalu, adakah cara agar bunga ini awet agar bisa menjadi elemen dekorasi yang cantik di dalam rumah?

Baca juga: 7 Tanaman Berbunga Tahan Panas

Melaporkan dari Orang dalam, Sabtu (27/2/2021), ada beberapa tahapan agar bunga ini tetap segar dan bisa menjadi salah satu elemen dekorasi dalam rumah, sebagai berikut:

Potong batangnya

Sebelum Anda mencelupkan mawar ke dalam air, potong 1-2 inci dari ujung setiap bunga. Untuk memotongnya, gunakan gunting taman untuk hasil terbaik. Potong miring agar batangnya lebih mudah menyerap air karena tidak menempel rata ke dasar vas.

Para ahli merekomendasikan untuk memangkas bunga Anda setiap beberapa hari untuk mendapatkan batang yang segar dan bersih.

Pangkas daun ekstra

Sangat penting untuk membuang daun yang jatuh di bawah garis air untuk mencegah pertumbuhan bakteri.

Baca juga: 9 Bunga Yang Bisa Memicu Alergi

Periksa bunga Anda setiap hari untuk menghilangkan daun dan kelopak yang mati. Ini sangat penting terutama dalam karangan bunga campuran yang memiliki beberapa jenis bunga yang mungkin memiliki waktu mekar yang berbeda.

memilih kamu bunga Baik

Bunga yang lebih besar dan lebih berat harus dipotong pendek dan ditempatkan dalam vas rendah di mana mereka dapat saling menopang saat terbuka atau memiliki ruang untuk menyebar, sementara bunga yang lebih ringan dan lebih halus dapat disimpan dalam vas yang lebih tinggi.

READ  Tingkatkan Kekebalan untuk Memperbesar Payudara

Pastikan Anda tidak memenuhi vas.

Gantilah air setiap beberapa hari

Mulailah dengan vas bersih dan isi dengan air bersuhu ruangan. Saat Anda menambahkan bahan-bahan seperti pupuk bunga ke dalam air, pastikan bahan-bahan tersebut tercampur rata dan dilarutkan sebelum Anda menambahkan bunga.

Ganti air, bersihkan vas, dan potong batangnya kembali setiap beberapa hari.

Continue Reading

Trending