Connect with us

Ekonomi

4 juta tenaga medis Indonesia menerima vaksin Covid-19 dosis ke-4

Published

on

Empat juta pekerja medis akan menerima vaksin Covid-19 dosis keempat di Indonesia di tengah meningkatnya wabah yang dipicu oleh sub-varian virus, kata Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin.

Dosis ketiga vaksin Covid-19 diluncurkan pada Agustus 2021, dan sekarang saatnya untuk suntikan kekebalan baru, kata kantor berita Xinhua kepada media lokal, Rabu.

“Jadi mereka membutuhkan dosis keempat untuk memperkuat kembali kekebalan mereka. Kami mengutamakan tenaga medis,” tambahnya.

Sadiqin mengatakan stok vaksin yang ada cukup untuk digunakan oleh seluruh tenaga medis.

Negara Asia Tenggara baru-baru ini mengalami kebangkitan kasus, didorong oleh penyebaran subtipe Omicron BA.4 dan BA.5.

Para pejabat juga telah mengidentifikasi beberapa kasus dengan sub-varian BA.2.75, yang oleh Organisasi Kesehatan Dunia telah diklasifikasikan sebagai varian genetik yang menjadi perhatian dalam pengawasan.

— IANS

int/khz/

(Hanya judul dan gambar untuk laporan ini yang mungkin telah dikerjakan ulang oleh staf Business Standard; konten lainnya dibuat secara otomatis dari umpan gabungan.)

Pembaca yang terhormat,

Business Standard selalu berusaha untuk memberi Anda informasi dan komentar terkini yang menarik dan memiliki implikasi politik dan ekonomi yang luas bagi negara dan dunia. Dorongan dan umpan balik Anda yang terus-menerus tentang cara meningkatkan penawaran kami telah memperkuat tekad dan komitmen kami terhadap cita-cita ini. Bahkan di masa-masa sulit yang timbul dari Covid-19 ini, kami tetap berkomitmen untuk memberi tahu dan memperbarui Anda dengan berita yang dapat dipercaya, pandangan otoritatif, dan komentar serius tentang masalah topikal yang relevan.
Namun kami memiliki permintaan.

Saat kami memerangi korban ekonomi dari pandemi, kami lebih membutuhkan dukungan Anda sehingga kami dapat terus menyediakan konten berkualitas tinggi untuk Anda. Model berlangganan kami telah melihat respons yang menggembirakan dari banyak dari Anda yang berlangganan konten online kami. Langganan tambahan untuk konten online kami hanya akan membantu kami mencapai tujuan kami untuk menyediakan konten yang lebih baik dan lebih relevan untuk Anda. Kami percaya pada jurnalisme yang bebas, adil, dan dapat diandalkan. Dukungan Anda melalui lebih banyak langganan akan membantu kami mempraktikkan jurnalisme yang menjadi komitmen kami.

READ  Indonesia berupaya mengembangkan keterampilan digital

Dukung jurnalisme yang berkualitas dan Berlangganan Standar Bisnis.

Editor Digital

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Ekonomi

Gempa bermagnitudo 6,1 melanda Jawa Barat, Indonesia

Published

on

JAKARTA: Gempa bermagnitudo 6,1 melanda provinsi Jawa Barat di Indonesia pada hari Kamis, kata Badan Geofisika (BMKG) negara itu, mendorong penduduk di daerah dekat pusat gempa untuk meninggalkan rumah mereka dengan panik.

Gempa yang terletak 22 km (13,67 mil) dari kota Sukabumi itu tidak berpotensi tsunami dan melanda pada kedalaman 104 km, kata BMKG.

Warga meninggalkan rumah mereka di Sugabhumi, menurut rekaman yang disiarkan oleh saluran berita TVOne.

Gempa juga dirasakan di dalam dan sekitar ibu kota, Jakarta, kata saksi mata kepada Reuters.

Abdul Muhari, seorang pejabat di Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), mengatakan kepada Reuters sejauh ini tidak ada laporan kerusakan, tetapi badan tersebut masih menilai situasinya.

Bulan lalu, gempa berkekuatan 5,6 melanda kota Cianjur di Jawa Barat, menewaskan lebih dari 300 orang dan merusak ribuan rumah.

Dikenal sebagai Cincin Api, sebuah zona seismik yang sangat aktif di mana lempeng-lempeng berbeda di kerak bumi bertemu, Indonesia memiliki sejarah gempa bumi dahsyat.

252 orang termasuk siswa sekolah tewas dalam gempa bumi di Indonesia

Pada tahun 2004, gempa berkekuatan 9,1 SR di lepas pantai pulau Sumatra di Indonesia bagian utara memicu tsunami yang melanda 14 negara, menewaskan 226.000 orang.

READ  Fasilitas Layanan Penyelesaian dan Pelaporan Pajak UKM - Indonesia Expot
Continue Reading

Ekonomi

Indonesia mendorong kemitraan internasional untuk mendukung ekonomi biru

Published

on

Tentu saja, kami membutuhkan investasi besar untuk mendukung transisi energi yang efektif. Investasi akan mencapai 25-30 miliar USD, yang ditargetkan tercapai pada pertengahan tahun 2030.

JAKARTA (ANTARA) – Kemitraan internasional untuk mendukung ekonomi biru dan meningkatkan investasi dalam sistem net-zero emission menjadi salah satu prinsip G20 Bali Compact 2022.

Rida Mulyana, Sekretaris Jenderal Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, dalam acara “Indonesia-Nordic Investment Day: Kerjasama untuk mencapai tujuan NZE”, mengikuti latihan dari Jakarta, Kamis.

“Kesepakatan tersebut merupakan kebijakan sukarela untuk memastikan mode transisi energi yang efektif bagi anggota G20. Transisi energi telah menjadi fokus utama transformasi global. Dalam (KTT) G20 tahun ini, Indonesia mengangkat isu transisi energi. Tiga poin pembahasan, ” dia berkata.

Acaranya sangat tepat Dalam empat dekade ke depan, Indonesia akan menghasilkan lebih dari 580 gigawatt tenaga listrik, yang sebagian besar berasal dari tenaga surya, air, panas bumi, laut, dan hidrogen atau energi fosil. Minyak dan gas untuk mendukung transisi ke energi bersih, tambahnya.

Pemerintah Indonesia telah menyetujui strategi untuk mengurangi energi fosil dengan mengubahnya menjadi energi yang lebih bersih dan menghentikan pembangunan pembangkit listrik tenaga batu bara.

“Tentunya kita membutuhkan investasi besar untuk mendukung transisi energi yang efektif. Investasinya mencapai 25-30 miliar dolar AS yang ditargetkan tercapai pada pertengahan 2030,” ujarnya.

Indonesia dinilai sangat kompetitif di sektor energi, misalnya menawarkan berbagai program inisiatif dalam program business-to-consumer (B2C) atau business-to-business (B2B), tambahnya.

Di tingkat pemerintah, Indonesia telah menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) energi bersih, efisien dan terbarukan dengan Finlandia dan MoU lain tentang energi terbarukan dan ketahanan energi dengan Denmark.

READ  Fasilitas Layanan Penyelesaian dan Pelaporan Pajak UKM - Indonesia Expot

Selain itu, Indonesia telah membentuk kelompok kerja dengan Swedia untuk proyek energi terbarukan dan konsultasi bilateral.

“Kami juga memiliki kemitraan energi dengan Denmark yang disebut INDODEPP. Selain itu, kami juga telah bermitra dengan Islandia dalam peningkatan kapasitas dan kelayakan panas bumi,” ujarnya.

Berita Terkait: Mempromosikan ekonomi hijau melalui pengembangan energi terbarukan: Nasara
Berita Terkait: Pertamina mendukung realisasi NZE melalui inisiatif dekarbonisasi

Continue Reading

Ekonomi

Indonesia menempati peringkat ke-46 secara global dalam efisiensi logistik: Kementerian

Published

on

JAKARTA (ANTARA) – Biaya logistik di Indonesia tergolong tinggi, yakni mencapai 23,5 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB) nasional pada 2019, menurut Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian.

Sementara itu, sektor logistik negara menyumbang 3,15 persen terhadap PDB pada 2018.

Menurut data Bank Dunia tentang Logistics Performance Indicators (LPI), Indonesia menempati peringkat ke-46 dalam kinerja logistik secara global dan ke-5 di kawasan ASEAN pada tahun 2018.

Angka ini sebenarnya tinggi dibandingkan dengan negara-negara seperti Singapura, Amerika Serikat sebesar 8 persen, Uni Eropa serta Jepang dan Korea Selatan sebesar 9 persen,” kata Edwin Manansong, asisten wakil presiden ekonomi digital kementerian, dalam webinar. , diikuti dari sini pada hari Kamis.

Webinar membahas tantangan dan peluang logistik bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Menurut Manansang, kondisi geografis negara tersebut mengganggu efisiensi sektor logistik sehingga tidak optimal dan menimbulkan masalah bagi operator logistik.

Berita Terkait: Pemerintah menargetkan belanja logistik mencapai 17 persen dari PDB

Isu lain terkait logistik antara lain pengiriman ke luar kota dan luar Jawa ke pedesaan, serta masalah pergudangan dan pelaku logistik, menghambat operasional bisnis yang efektif dan efisien.

“Sekitar 70 persen pelaku usaha logistik adalah pemain kecil dan proses pergudangannya masih manual,” ujarnya.

Belakangan, penggunaan truk untuk mengangkut barang masih belum optimal, dan masih banyak UMKM yang menyewa truk untuk mengangkut barang antar kota dengan sekali pakai saja.

“Jadi sudah waktunya menutup biaya, sehingga biayanya menjadi dua kali lipat,” jelasnya.

Belakangan, ia mencatat terkait informasi pengiriman, waktu pengiriman masih belum terstandarisasi dan terkonsolidasi.

Untuk mengatasi permasalahan logistik tersebut, pemerintah telah mengembangkan platform NLE (National Logistics Ecosystem) yang mengintegrasikan data kargo dan dokumen internasional mulai dari kedatangan alat angkut di pelabuhan hingga kedatangan barang. Di gudang (pedalaman).

READ  Emas Antam Melonjak Rp 15.000 / Gram Tanggal 29 Agustus, Pegadaian?

Platform NLE, sejalan dengan Instruksi Presiden No. 5 yang dikeluarkan tahun ini, bertujuan untuk meningkatkan efisiensi logistik nasional, iklim investasi, dan daya saing ekonomi nasional.

Berita Terkait: Implementasi NLE diharapkan dapat menekan biaya logistik sebesar 17 persen
Berita Terkait: Jalan tol tidak akan mengurangi biaya logistik secara signifikan: Ekonom

Continue Reading

Trending